Kesehatan Wanita

Transplantasi Rahim, Prosedur Kehamilan yang Kontroversial

Pernahkah Anda mendengar istilah transplantasi rahim? Transplantasi rahim merupakan metode pemindahan rahim dari satu wanita ke wanita lainnya yang memiliki masa infertilitas. Transplantasi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Prosedur transplantasi rahim tergolong baru dan belum banyak dilakukan di belaha dunia mana pun. Bahkan, metode ini menuai cukup banyak kontroversi dari berbagai pihak.  

Transplantasi rahim, etis atau tidak?

Dalam dunia kesehatan, transplantasi umumnya dilakukan sebagai upaya penyembuhan pada kondisi-kondisi yang mengancam jiwa. Akan tetapi, transplantasi rahim tidak dilakukan untuk tujuan itu. Hal ini menjadi kontroversi di antara berbagai kalangan.

Selain itu, transplantasi ini hanya bersifat sementara. Rahim yang telah didonorkan biasanya akan diangkat kembali setelah sang wanita melahirkan.

Banyak ilmuwan yang menganggap bahwa prosedur ini bukanlah hal yang etis. Dengan adanya prosedur ini, banyak wanita yang bisa dengan mudah mengangkat rahim mereka apabila mereka tidak ingin memiliki anak. Kemudian, rahim itu akan didonorkan ke wanita-wanita lain yang memiliki masalah infertilitas.

Akan tetapi, banyak juga kaum profesional dalam bidang medis yang mendukung prosedur ini. Dengan adanya transplantasi, wanita yang tidak bisa mengandung karena memiliki masalah pada rahim bisa kembali mendapatkan kesempatan untuk memiliki bayi. Hal ini memberikan harapan baru bagi banyak wanita yang mengalami kondisi infertilitas.

Bagaimana prosedur transplantasi rahim?

Transplantasi rahim dilakukan kepada wanita yang mengalami sindrom Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser. Sindrom ini merupakan kondisi saat seorang wanita dilahirkan tanpa rahim. Selain itu, prosedur ini juga bisa dijalankan pada wanita yang pernah mengalami penyakit yang berdampak pada rahim, seperti kanker serviks.

Pada beberapa percobaan pertama, donor rahim diberikan oleh pasien wanita yang telah meninggal dunia akibat suatu penyakit tertentu. Meski begitu, hingga kini, donor rahim lebih banyak berasal dari wanita yang masih dalam kondisi sehat.

Dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mempersiapkan proses transplantasi. Anda mungkin akan diminta untuk menjalankan serangkaian tes selama kurang lebih 4 bulan. Setelahnya, barulah Anda bisa menjalankan operasi transplantasi.

Layaknya prosedur transplantasi lainnya, transplantasi rahim dilakukan melalui operasi di rumah sakit. Biayanya pun tergolong cukup mahal. Karena dilaksanakan dengan metode operasi, penerima donor rentan mengalami resiko pasca operasi.

Waktu operasi juga memakan waktu yang cukup panjang. Umumnya, operasi transplantasi ini akan memakan waktu selama lebih dari 10 jam. Lamanya waktu operasi dipengaruhi oleh upaya dokter untuk menyambungkan rahim dengan pembuluh darah, ligamen, serta saluran vagina penerima donor.

Siapa saja yang bisa menerima transplantasi rahim?

Tidak semua wanita memiliki peluang yang sama untuk menjalankan prosedur transplantasi rahim. Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar sebagai penerima donor rahim. Syarat-syarat tersebut antara lain:

  • Wanita dengan kondisi infertilitas akibat faktor rahim
  • Berada pada rentang usia 20-35 tahun dengan ovarium yang masih berfungsi
  • BMI kurang dari 30
  • Bebas dari kanker selama minimal 5 tahun sebelum menerima donor
  • Tidak merokok
  • Tidak memiliki riwayat penyakit diabetes
  • Terbukti negatif penyakit HIV, penyakit Hepatitis B dan Hepatitis C, klamidia, gonore, serta herpes

Tidak hanya itu, donor rahim juga tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Pendonor harus memenuhi persyarata untuk bisa melakukan donor rahim. Persyarat berupa:

  • Berusia 30-50 tahun
  • Bebas kanker selama lima tahun terakhir
  • BMI kurang dari 30
  • Terbukti negatif penyakit HIV, hepatitis, gonore, klamidia, dan herpes
  • Tidak memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes

Tidak semua rumah sakit dan klinik melayani prosedur transplantasi rahim. Karena metodenya yang kontroversial dan masih dalam tahap percobaan, prosedur transplantasi rahim tidak bisa ditemukan dengan mudah di Indonesia.

Kulit dan Kecantikan

Apakah Cleansing Oil Benar-benar Bermanfaat Bagi Kulit?

Cleansing oil berguna untuk membersihkan make-up dan kotoran di wajah

Mencuci muka menggunakan cleansing oil sedang menjadi trend yang cukup populer belakangan ini. Banyak selebriti dan ahli kecantikan merekomendasikan penggunaan cleansing oil. Menurut para dermatolog, teori di balik penggunaan oil cleanser adalah minyak dipercaya dapat membersihkan minyak berlebih karena sifat kimianya yang sama dengan minyak wajah; berbeda dengan mencuci muka menggunakan air, yang mana akan memisahkan minyak. Namun, cleansing oil tidak untuk semua orang. Kebanyakan cleansing oil cocok digunakan oleh orang-orang dengan kulit kering yang membutuhkan sedikit kelembapan pada kulit mereka, dibandingkan dengan orang-orang dengan kulit yang memproduksi banyak minyak secara alami. Jadi, seberapa efektifkah cleansing oil untuk membersihkan muka?

Teknik penggunaan cleansing oil untuk membersihkan muka melibatkan minyak murni dan handuk yang dibasahi air hangat. Beberapa wanita, terutama mereka yang mengikuti perawatan wajah ala Korea, biasanya akan menggunakan sabun pencuci muka setelah menggunakan cleansing oil untuk membersihkan bekas-bekas minyak di wajah. Tujuan menggunakan minyak bersih dan bernutrisi pada wajah di antaranya adalah:

  • Mengangkat sebum berlebih, yaitu zat berminyak yang diproduksi oleh kelenjar pada kulit
  • Membersihkan pori-pori yang tersumbat seperti “whitehead” dan “blackhead”
  • Membersihkan sel kulit mati, polutan, dan makeup

Kebanyakan produk-produk pembersih makeup mengandung minyak karena cocok dalam mengangkat makeup dengan formula bebas minyak, berbasis minyak, dan tahan air dari kulit ataupun bulu mata. Sementara itu, pembersih tradisional dapat mengiritasi kulit, menyebabkan kulit kering dan jerawat, hingga akhirnya membuat kulit terlalu banyak memproduksi minyak setelah dibersihkan. Di sisi lain, cleansing oil dapat membantu menyeimbangkan kulit dan mengunci kelembapan serta hidrasi. 

Cleansing oil juga memiliki sifat penyembuhan, nutrisi penting, dan manfaat percantik kulit lainnya. Meskipun saat ini penelitian tentang manfaat cleansing oil masih terbilang sangat sedikit, sebuah studi kecil pada tahun 2010 menemukan bahwa cleansing oil cocok untuk kulit kering orang dewasa. Baru-baru ini, sebuah studi kecil lain juga menemukan bahwa orang dewasa dan anak-anak yang menggunakan minyak dua hari sekali memiliki perlindungan kulit yang berfungsi lebih baik dan lebih sedikit gejala kulit kering dibandingkan dengan mereka yang memakai pembersih bebas minyak. 

Seberapa sering cleansing oil digunakan?

Anda disarankan untuk menggunakan cleansing oil tidak lebih dari satu kali setiap harinya. Anda juga boleh tidak teratur dalam menggunakannya, khususnya sebagai sebuah bentuk perawatan spesial. Akan lebih baik apabila Anda menggunakan cleansing oil pada malam hari sehingga kulit akan terhidrasi sebelum tidur. 

Setelah menggunakan cleansing oil, kulit harus terasa fleksibel dan bebas makeup ataupun produk-produk lain. Tergantung dengan jenis kulit wajah, beberapa orang tidak perlu memakai produk pelembab setelah wajah dibersihkan menggunakan cleansing oil. 

Perlu diketahui bahwa cleansing oil dapat menyebabkan reaksi alergi, iritasi, dan pori-pori tersumbat. Sehingga, sangat penting untuk melakukan sedikit pengujian pada kulit terlebih dahulu sebelum mengoleskan cleansing oil pada muka Anda. Bagi orang-orang dengan jerawat kistik yang  ingin mencoba cleansing oil, konsultasi terlebih dahulu dengan dermatolog Anda untuk memastikan bahwa penggunaan minyak ini tidak akan membuat kondisi jerawat kistik menjadi semakin parah. Selain itu, beberapa penelitian memberikan bukti anecdotal bahwa penggunaan cleansing oil membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu sebelum akhirnya kulit dapat menyesuaikan. Apabila kulit menunjukkan reaksi kemerahan setelah memakai cleansing oil, Anda perlu menggunakan pembersih muka yang lembut setelah menggunakan cleansing oil, mengganti minyak, atau berhenti melakukan pembersihan dengan minyak.

Hidup Sehat

Celana Senam

Jika ingin menjaga tubuh, tentunya setiap orang diharapkan untuk menerapkan cara hidup yang sehat. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah berolahraga. Jika ingin berolahraga, ada berbagai jenis pakaian yang dapat digunakan, salah satunya termasuk celana senam.

Mungkin Anda sering melihat orang-orang mengenakan celana senam di pagi hari. Banyak orang yang mengenakan celana seperti ini karena dapat memberikan kenyamanan pada kaki mereka, meskipun celana yang dikenakan terlihat ketat. Celana senam dapat digunakan untuk berbagai jenis olahraga seperti lari dan yoga.

Walaupun terdapat berbagai pilihan celana senam yang dapat dikenakan, penggunaan celana senam juga sebaiknya sesuai dengan jenis olahraga yang ingin dilakukan. Contohnya, ketika Anda melakukan pilates, celana yang dikenakan harus memperhatikan bentuk kaki Anda supaya dapat mengetahui pose yang dilakukan tepat atau belum.

Pilihan Celana Senam

Celana senam sebenarnya tidak hanya untuk senam, namun juga dapat digunakan untuk berbagai jenis olahraga. Untuk memilih celana senam seperti apa, berikut adalah pilihan celana senam berdasarkan jenis olahraga:

  1. Celana lari

Salah satu jenis celana senam yang dapat digunakan adalah celana lari. Celana lari tentunya digunakan jika Anda ingin lari baik pada pagi, sore, maupun malam hari. Bahan yang sebaiknya Anda gunakan adalah katun, poliester, atau spandex supaya dapat menjaga kelembaban dan menyerap keringat. Jika bahan yang dikenakan tidak memiliki bahan yang disebutkan, maka bagian tubuh seperti paha akan basah dan menimbulkan ketidaknyamanan pada tubuh.

Jika Anda tinggal di kawasan tropis seperti Indonesia, Anda juga sebaiknya cari celana senam yang menyediakan fitur breathability seperti adanya jaring untuk ventilasi udara.

Jika Anda ingin celana senam yang digunakan pada malam hari, Anda sebaiknya cari celana yang dapat memantulkan cahaya. Celana senam malam yang dapat Anda gunakan adalah celana dengan garis atau patches. Hal tersebut bertujuan supaya pelari bisa terlihat dengan mudah dan terhindar dari tabrakan.

  1. Celana pilates

Celana pilates dapat Anda gunakan jika ingin melakukan pilates. Celana pilates berbentuk seperti legging bisa menjadi pilihan, supaya instruktur dapat melihat posisi kaki ketika melakukan gerakan-gerakan yang berbeda.

  1. Celana yoga

Celana yoga yang dapat Anda gunakan adalah celana legging, celana yoga yang longgar, atau celana harem hippie. Anda juga perlu pastikan bahwa celana yang Anda pilih tidak terlalu longgar atau ketat.

  1. Celana sepeda

Celana sepeda merupakan celana olahraga yang digunakan untuk bersepeda. Anda sebaiknya pilih celana yang ketat, dan hindari celana longgar atau dengan potongan wide-leg karena bisa tersangkut di pedal.

Hal Lain Yang Perlu Diperhatikan

Selain memilih jenis celana untuk berolahraga, Anda juga perlu perhatikan beberapa hal di bawah ini:

  • Ukuran

Salah satu faktor yang perlu Anda perhatikan adalah ukuran celana tersebut. Anda perlu memilih ukuran celana yang pas, namun tidak terlalu longgar atau ketat, karena dapat menghambat gerakan dan menekan bagian perut.

  • Fungsi

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah fungsi yang ada pada celana tersebut. Pastikan Anda memilih celana yang dapat menyerap keringat sehingga dapat membuat kaki Anda tetap nyaman.

  • Ornamen

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah jangan memilih celana yang menggunakan terlalu banyak ornamen seperti tali. Hal tersebut bisa membuat Anda cedera.

  • Cuaca

Anda juga perlu perhatikan bahwa celana yang Anda beli sesuai dengan cuaca. Contohnya, Anda dapat mengenakan celana waterproof jika cuaca di luar hujan.

Kesimpulan

Celana senam dapat membantu manusia melakukan aktivitas sesuai kebutuhan. Meskipun demikian, Anda perlu memilih celana senam yang sesuai dengan kaki Anda supaya Anda tetap merasa nyaman ketika Anda berolahraga.

Penyakit

4 Terapi Pengobatan Vertigo yang Harus Anda Ketahui

Vertigo merupakan suatu gejala di mana seseorang akan merasakan sensasi berputar hingga sulit menjaga keseimbangan tubuh dan melakukan aktivitas sehari-hari. Serangan vertigo bisa saja terjadi secara tiba-tiba, dalam waktu beberapa detik, atau bahkan bertahan cukup lama. Jika  Anda mengalami vertigo yang cukup parah, gejala ini akan muncul selama beberapa hari dan dapat terjadi secara berulang. Oleh sebab itu, Anda penting melakukan pengobatan vertigo untuk mengatasinya, sehingga dapat melakukan aktvitas kembali dengan normal.

Apa yang menyebabkan gejala vertigo?

Umumnya, vertigo disebabkan oleh masalah di bagian otak tertentu atau gangguan keseimbangan pada telinga bagian dalam. Penyebab vertigo lainnya adalah :

  1. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV), yaitu gerakan keseimbangan perifer memicu vertigo.
  2. Migrain atau sakit kepala hebat.
  3. Labyrinthitis, yaitu adanya infeksi telinga bagian dalam.
  4. Vestibular neuronitis, yaitu radang saraf vestibular yang menjalar ke telinga bagian dalam dan mengirim pesan ke otak yang membantu mengendalikan keseimbangan tubuh.

Penyebab vertigo setiap orang bisa saja berbeda-beda, sehingga pengobatan vertigo akan disesuaikan pula dengan penyebabnya. Selain itu, mungkin saja Anda akan mengalami gejala tambahan lainnya, seperti suhu tubuh tinggi, telinga berdenging (tinnitus), dan gangguan pendengaran.

Pengobatan vertigo apa yang bisa dilakukan?

Sebagian besar, kasus ini dapat sembuh dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan vertigo. Namun, ada sebagian penderita yang mengalami vertigo secara berulang selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, sehingga butuh cara untuk mengatasinya. Beberapa pengobatan vertigo yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut.

Rehabilitasi vestibular.

Pengobatan vertigo dengan terapi fisik ini bertujuan membantu memperkuat sistem vestibular. Fungsi sistem vestibular adalah untuk mengirim sinyal ke otak tentang gerakan kepala dan tubuh relatif terhadap gravitasi. Rehabilitasi vestibular bisa dilakuakn jika Anda mengalami vertigo berulang. Terapi ini akan membantu melatih panca indera Anda yang lain untuk mengkompensasi gejala vertigo.

Canalith repositioning Manuver.

American Academy of Neurology merekomendasikan serangkaian gerakan kepala dan tubuh spesifik untuk mengatasi Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). Gerakan ini dilakukan untuk mengeluarkan cadangan kalsium yang bergerak bebas kembali ke ruang telinga bagian dalam, sehingga dapat diserap oleh tubuh. Gejala vertigo selama terapi berlangsung bisa saja muncul, tetapi dokter akan membimbing gerakan agar tetap aman dan efektif.

Obat-obatan.

Di sisi lain, pengobatan vertigo melalui obat-obatan dapat diberikan untuk meringankan gejala, seperti mual atau mabuk karena vertigo. Jika vertigo Anda disebabkan oleh infeksi atau peradangan, maka dokter akan meresepkan obat antibiotik atau steroid untuk mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan infeksi.

Jika Anda memiliki penyakit Meniere, dokter bisa saja meresepkan obat diuretik (pil air) untuk mengurangi tekanan akibat penumpukan cairan. Selain itu, mungkin Anda akan diberikan obat-obatan, seperti meclizine, glikoprolrolat, atau lorazepam untuk membantu meringankan pusing karena kondisi ini.

Operasi.

Tindakan ini adalah pilihan terakhir jika dengan dengan terapi non-bedah tidak mampu membuat kondisi Anda lebih baik. Selain itu, jika kasus vertigo disebabkan oleh masalah mendasar yang serius, seperti tumor atau cedera pada otak atau leher, maka operasi dapat membantu meringankan vertigo.

Itulah 4 terapi pengobatan vertigo yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi vertigo. Jika Anda gejala vertigo muncul secara tiba-tiba, maka segera ambil posisi yang nyaman sambil bantuan medis datang. Diskusi dan konsultasikan ke dokter untuk menentukan terapi mana yang tepat dan sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

Hidup Sehat

Manfaat Kesehatan Minyak Mustard

Minyak mustard, yang mana diproduksi dari biji tanaman mustard, merupakan bahan baku yang umum dijumpai dalam masakan India. Dikenal berkat rasanya yang kuat, aroma yang tajam, dan titik asap yang tinggi, minyak mustard sering digunakan untuk menumis sayur-sayuran di banyak negara, termasuk India, Bangladesh, dan juga Pakistan. Meskipun minyak mustard murni dilarang penggunaannya sebagai minyak sayur di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa, minyak mustard sering dioleskan pada tubuh sebagai minyak pijat, serum kulit, dan produk perawatan rambut. Sementara itu, minyak mustard esensial, salah satu jenis minyak esensial yang diproduksi dari biji mustard menggunakan proses distilasi uap, juga tersedia dan telah disetujui penggunaanya untuk agen perisa. Artikel ini akan membahas berbagai manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dari minyak mustard.

Menghambat pertumbuhan bakteri

Beberapa studi menunjukkan bahwa minyak mustard esensial memiliki sifat antimicrobial yang kuat dan dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakter berbahaya. Menurut sebuah studi tabung pemeriksaan, minyak mustard putih esensial mengurangi pertumbuhan beberapa jenis bakteri, termasuk E. coli, S. aureus, dan B. cereus. Studi tabung pemeriksaan lain juga membandingkan efek antibakteri dari minyak-minyak esensial seperti mustard, thyme, dan oregano Meksiko terhadap bakteri patogenis. Dari studi tersebut ditemukan bahwa minyak mustard esensial memberikan hasil yang paling efektif.

Beberapa jenis penelitian tabung pemeriksaan juga menemukan bahwa minyak mustard esensial dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis jamur. Akan tetapi, karena kebanyakan bukti yang tersedia terbatas pada studi tabung pemeriksaan, penelitian lanjutan sangat dibutuhkan guna menentukan dan memastikan bagaimana minyak mustard esensial memengaruhi kesehatan manusia.

Menunjang kesehatan kulit dan rambut

Minyak mustard murni sering dioleskan secara topikal untuk mengoptimalkan pertumbuhan rambut dan kesehatan kulit. Minyak mustard umumnya dicampurkan pada masker wajah dan produk perawatan rambut. Selain itu, minyak mustard juga dapat dicampur dengan lilin dan dioleskan ke kaki untuk membantu menyembuhkan tumit yang pecah. Di negara seperti Bangladesh, minyak mustard juga sering digunakan sebagai minyak pijat bagi bayi yang baru lahir, yang dipercaya dapat meningkatkan kekuatan pelindung kulit.

Akan tetapi, meskipun ada banyak laporan tentang adanya perbaikan kondisi garis halus, keriput, dan pertumbuhan rambut, kebanyakan dari bukti yang tersedia dari manfaat mengoleskan minyak mustard murni bersifat anecdotal. Apabila Anda memutuskan untuk menggunakan minyak mustard pada kulit ataupun kulit kepala, pastikan Anda melakukan tes terlebih dahulu dan gunakan hanya dalam jumlah yang sedikit guna menghindari iritasi.

Memperlambat pertumbuhan sel kanker

Penelitian menunjukkan bahwa minyak mustard dapat membantu mengurangi pertumbuhan dan penyebaran beberapa jenis sel-sel kanker. Dalam sebuah studi lama, memberi makan minyak mustard murni pada tikus dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker usus dengan lebih efektif dibandingkan dengan minyak jagung atau minyak ikan. Studi hewan lain juga menunjukkan bahwa bubuk biji mustard kaya akan allyl isothiocyanate, yang dapat menghambat pertumbuhan kanker kandung kemih hingga 35 persen, sekaligus mencegahnya untuk menyebar ke dinding otot kandung kemih.

Minyak mustard murni merupakan jenis minyak yang didapatkan dengan cara menekan biji tanaman mustard. Karena minyak mustard murni mengandung senyawa berbahaya seperti asam erucic, penggunaan minyak mustard esensial dianggap sebagai pilihan yang lebih apabila ingin digunakan sebagai agen perisa. Keduanya memiliki manfaat dalam membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit, memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker, serta menghambat pertumbuhan bakteri.

Penyakit

Tetap Waspada Dengan Cedera Kepala Ringan

Cedera kepala ringan adalah cedera atau trauma pada kepala dan otak yang dapat memberikan dampak pada fungsi otak.

Cedera kepala adalah segala jenis cedera pada otak, tengkorak, atau kulit kepala Anda.  Mulai dari benjolan ringan atau memar hingga cedera otak traumatis. Cedera kepala yang umum termasuk gegar otak, patah tulang tengkorak, dan luka pada kulit kepala.

Sulit untuk menilai seberapa serius cedera kepala hanya dengan melihatnya. Namun, beberapa cedera kepala ringan mengeluarkan darah, sementara beberapa cedera besar tidak berdarah sama sekali.  Sangat penting untuk merawat semua cedera kepala dengan serius dan memeriksakannya ke dokter.

Cedera kepala ringan adalah cedera yang umum terjadi pada orang-orang dari segala usia dan jarang mengakibatkan kerusakan otak permanen. Penyebab paling umum dari cedera kepala ringan adalah jatuh, serangan, dan bertabrakan. Anak-anak lebih mungkin mengalami cedera kepala ringan karena mereka cenderung sangat aktif. 

Gejala-gejala cedera kepala ringan biasanya ringan dan berlangsung singkat, hal ini mungkin termasuk:

  • Sakit kepala ringan
  • Mual (merasa sakit)
  • Pusing ringan
  • Penglihatan kabur ringan

Jika gejala Anda atau anak Anda memburuk secara signifikan, Anda disarankan untuk langsung berkonsultasi dengan dokter.

Kebanyakan orang yang datang ke rumah sakit karena cedera kepala ringan diizinkan untuk pulang ke rumah tidak lama setelahnya dan akan pulih sepenuhnya dalam beberapa hari.

Untuk 24 jam pertama setelah cedera, sangat penting untuk tetap bersama orang yang terluka untuk mengawasi setiap gejala baru yang berkembang. Penting juga untuk beristirahat, menghindari memperparah cedera dengan situasi penuh tekanan, dan hindari olahraga kontak sampai cedera kepala ringan sepenuhnya pulih.

Banyak cedera kepala ringan terjadi akibat dari kecelakaan yang sulit diprediksi atau dihindari. Tetapi terdapat cara untuk mengurangi resiko Anda atau anak Anda terkena cedera kepala ringan, seperti:

  • Menggunakan helm ketika bermain sepeda 
  • Menjaga kebersihan lantai serta tangga di rumah, untuk mengurangi resiko terjatuh
  • Menggunakan perlengkapan lengkap dan aman ketika melakukan olahraga

Cedera kepala ringan merupakan cedera yang akan sembuh setelah beberapa hari, namun jika gejalanya memburuk atau Anda mengalami gejala baru, segera kunjungi dokter. Jika Anda masih memiliki gejala dua minggu setelah cedera kepala ringan, Anda juga disarankan untuk berdiskusi dengan dokter Anda.

Parenting

Anting Bayi

Jika bayi lahir dengan jenis kelamin perempuan, mungkin Anda tidak sabar untuk memberikannya anting. Jika Anda ingin mengenakan anting bayi pada bayi Anda, ada berbagai pilihan anting bayi yang berbentuk unik dan menarik agar bayi Anda terlihat cantik.

Meskipun bayi dapat mengenakan anting, hal tersebut membuat sebagian ibu khawatir jika anting yang dikenakan bisa menimbulkan iritasi, atau bahkan infeksi pada telinga bayi. Oleh karena itu, Anda, sebagai orang tua, perlu memilih anting bayi dengan cermat.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan

Jika Anda ingin memberikan anting pada bayi Anda, Anda dapat melakukannya. Mengenakan anting pada bayi sebenarnya aman. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan sebelum memberikannya kepada bayi.

Sebelum mengenakan anting bayi, telinga bayi Anda perlu ditindik dengan cara yang benar. Untuk melakukannya, Anda dapat meminta bantuan dokter.

Setelah menindik telinga bayi Anda, Anda diminta untuk tidak melepaskan anting tindik selama 6 minggu. Pada umumnya, setelah mengenakan anting tindik selama 6 minggu, lobus telinga bayi sudah pulih sehingga bayi dapat mengenakan anting yang berbeda.

Selain itu, jika Anda ingin memberikan anting bayi kepada anak Anda, dokter akan menyarankan untuk menunggu hingga bayi Anda berusia 2 bulan. Dokter menyatakan bahwa lubang tindik yang terinfeksi dapat memicu komplikasi berupa infeksi kulit atau demam pada bayi yang belum berusia 2 bulan, walaupun jarang terjadi.

Meskipun perlu waspada terhadap komplikasi seperti ini, menindik dan memasang anting bayi mudah dilakukan. Selain itu, ketika anak tumbuh besar, tindik bisa terasa lebih menyakitkan. Sebuah artikel yang dirilis melalui Journal of Pediatrics menyatakan bahwa keloid lebih umum terbentuk ketika tindik dilakukan setelah mereka mencapai usia 11 tahun.

Cara Memilih Anting Bayi

Para ahli merekomendasikan untuk memilih anting bayi yang dibuat dengan bahan emas minimal 14 karat, perak, platinum, atau stainless steel. Para ahli klaim bahwa bahan-bahan seperti ini dapat mengurangi risiko infeksi dan ruam di bagian telinga bayi.

Anda juga perlu pahami bahwa dermatitis kontak dapat dipicu oleh logam tertentu, termasuk nikel. Ketika dermatitis kontak terjadi, hal tersebut dapat membuat bayi mengalami gatal yang cukup parah. Tidak hanya itu, sebagian bayi bisa saja mengalami reaksi alergi terhadap bahan-bahan yang aman untuk dikenakan.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah memilih ukuran anting bayi. Anda perlu memilih anting bayi yang kecil. Selain itu, pastikan Anda memilih anting bayi yang bundar dan rata. Anda juga sebaiknya hindari anting yang memiliki bentuk yang tajam karena dapat membuat bayi Anda terluka. Jika jatuh dan bayi memasukkannya ke dalam mulut, hal tersebut dapat membuat bayi tersedak.

Hal lain yang perlu diwaspadai adalah jika bayi merasakan sesuatu di telinga karena memakai anting, terutama jika anting yang dipakai kurang sesuai dengan bayi, bayi Anda bisa saja memegang apa yang ada di telinga sehingga dapat memicu risiko seperti luka pada telinga.

Cara Membersihkan Telinga Bayi

Jika Anda ingin membersihkan lubang tindik dan anting, dokter akan menyarankan untuk membersihkannya setidaknya dua kali sehari. Daun telinga juga perlu dibersihkan, baik pada bagian depan maupun belakang. Selain itu, Anda perlu gunakan alkohol dan cotton bud untuk membersihkan telinga bayi, kemudian oleskan telinga dengan salep antibiotik.

Kesimpulan

Anting bayi dapat Anda berikan kepada bayi Anda, namun harus sesuai prosedur yang disebutkan di atas. Untuk informasi mengenai anting bayi atau hal yang berkaitan dengan telinga bayi, Anda dapat konsultasikan hal tersebut dengan dokter.

Penyakit

Waspada 5 Gejala Stroke Iskemik yang Membahayakan

Stroke iskemik dan stroke hemoragik sama-sama berbahaya namun beda penyebabnya

Sampai saat ini stroke masih menjadi penyakit mematikan yang menjadi salah satu sumber kematian terbesar di dunia. Di Indonesia sendiri berdasarkan Riset Kesehatan Dasar, sebanyak 10,9% dari total penduduk nusantara ternyata terindikasi mengidap stroke. Kebanyakan dari para para penderita stroke dinyatakan mengidap stroke iskemik. 

Stroke iskemik merupakan jenis penyakit stroke yang terjadi karena ada penyumbatan aliran darah ke otak. Pemicunya biasa disebabkan oleh lemak yang menggumpal dan membeku. Kondisi ini pada khirnya membuat sel-sel jaringan otak mati secara perlahan bahkan ada yang secara mendadak sebab kekurangan oksigen. 

Kematian perlahan sel jaringan otak tentunya tidak bisa dibiarkan begitu saja. Tindakan cepat dan tepat perlu segera dilakukan agar kondisi stroke ini tidak sampai tahap mematikan. Karena itu mengetahui gejala stroke iskemik sangat diperlukan agar tingkat kewaspadaan meninggi dan bisa segera mengambil penanganan yang tepat guna. Berikut ini adalah beberapa gejala stroke iskemik yang perlu Anda waspadai. 

  • Mati Rasa Mendadak 

Gejala yang paling mudah disadari dari serangan stroke iskemik adalah mati rasa mendadak. Kondisi mati rasa ini membuat bagian tertentu di tubuh Anda tiba-tiba terasa sangat lemah sampai tidak mampu digerakkan. 

Mati rasa yang merupakan gejala stroke umumnya terjadi di bagian wajah, tangan, ataupun kaki. Uniknya, kondisi mati rasa tersebut biasanya hanya terjadi di salah satu sisi bagian tubuh, seperti bagian kiri saja atau kanan saja. 

  • Penglihatan Kabur 

Kalau Anda tiba-tiba merasa penglihatan menjadi bermasalah, jangan pandang remeh. Cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter. Pasalnya, penglihatan yang tiba-tiba kabur merupakan salah satu gejala ada bagian sel otak yang mati perlahan sehingga berpengaruh ke mata Anda. 

Khususnya bagi Anda yang selama ini tidak ada masalah penglihatan, penglihatan yang tiba-tiba terasa kabur sangat mungkin menjadi gejala stroke iskemik. Cobalah untuk segera memeriksakan diri ke dokter mata. Jika tidak ada masalah terkait mata minus, silinder, ataupun plus; sangat mungkin itu adalah gejala stroke yang benar-benar nyata. 

  • Kesulitan Berbicara 

Orang yang terserang stroke iskemik juga kerap mengalami masalah awal di bagian alat bicara. Tiba-tiba saja, ia akan mendadak cadel atau kesulitan mengucapkan kata-kata yang sebenarnya umum dia ujarkan tiap harinya.  Tidak hanya itu, orang yang menderita kematian sel otak karena penyumbatan darah juga akan sulit mengerti apa yang sedang orang lain bicarakan. 

Kesulitan berbicara ini dikarenakan respons dari otak ke bagian alat wicara menjadi terganggu akibat adanya sel yang mati perlahan. Kondisi kesulitan berbicara ini bisa jadi akan terus menjangkiti penderita stroke iskemik, walaupun masalah utama strokenya sudah ditangani. Perlu alat latihan bicara secara khusus agar masalah kesulitan berbicara ini bisa teratasi. 

  • Kebingungan 

Kondisi penyumbatan di otak pada pasien stroke juga kerap menimbulkan masalah di bagian pola pikirnya. Tidak jarang pada pasien yang belum terdiagnosis, masalah pikiran yang menjadi sulit sinkron menjadi gejala yang harus diwaspadai. 

Salah satu masalah pikiran itu terlihat dari sikap penderita stroke yang kerap mengalami kebingungan. Karena itu, ketika Anda merasa kebingungan mendadak yang tiba-tiba, cobalah untuk memeriksakan diri ke medis secara total. Jangan-jangan itu gejala stroke iskemik. 

  • Sakit Kepala Parah

Jangan remehkan sakit kepala! Bisa jadi itu juga merupakan gejala stroke iskemik yang perlahan sedang menyerang Anda. Cobalah untuk menganalisis sendiri pada tahap awal bagaimana kondisi sakit kepala yang Anda rasakan. 

Apabila Anda terlalu sering merasa sakit kepala secara keseluruhan, itu patut dicurigai. Sakit kepala parah yang tidak kunjung mereda dengan istirahat juga tidak boleh disepelekan. Memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah itu berhubungan dengan penyumbatan aliran darah di otak bisa menjadi penyelamat Anda agar tidak langsung terserang stroke iskemik yang sudah masuk tahap parah. 

Dengan pengetahuan yang mumpuni mengenai gejala stroke iskemik, Anda bisa meminimalkan risiko dari penyakit ini. Anda pun bisa lebih cepat pulih dan kembali beraktivitas secara optimal jika sudah mendapatkan perawatan yang tepat. 

Kesehatan Wanita

Apakah Ciri-Ciri Orang Hamil 1 Minggu Dapat Dideteksi?

Terdapat beberapa ciri ciri orang hamil yang perlu diperhatikan

Menantikan kehadiran buah hati tentu menjadi hal yang paling dinantikan bagi pasangan yang sedang melakukan program kehamilan. Terlebih sudah yakin telah menjalankan pola hidup sehat, memiliki tingkat kesuburan baik dan rutin melakukan hubungan seks. Untuk itu sangat penting untuk mengenali ciri-ciri orang hamil meski dalam waktu cukup singkat.

Pada umumnya kehamilan bisa diketahui ketika usia kandungan sudah memasuki tiga sampai empat minggu. Namun, meski para calon ibu belum mengetahui gejala awal yang timbul, termasuk dari tanda-tanda kehamilan ketika kandungan baru memasuki usia satu minggu. Hal ini bisa diketahui jika calon ibu mengalami morning sickness hingga ukuran perut membesar.

Ciri-ciri Orang Hamil

Kehamilan mulai terjadi ketika sperma bersatu dengan sel telur, setelah itu nantinya sel telur yang mengalami fertilisasi akan menempel pada dinding rahim. Pada saat satu minggu usia kehamilan sebenarnya belum terdapat janin dalam perut calon ibu. Kemungkinan yang terjadi justru calon ibu sedang mengalami siklus haid terakhir sebelum hamil.

Calon ibu akan hanya akan mengalami periode menstruasi seperti biasa, yakni mengeluarkan sel telur bulan sebelumnya yang tidak terpakai. Mengenai tanda-tanda dari kehamilan yang muncul setelah satu minggu hingga kini belum bisa ditemukan atau dideteksi secara pasti. Calon ibu baru akan menyadari ketika usia kandungan sudah selama empat minggu.

Hamil dengan usia kehamilan satu minggu merupakan tahapan pertama sebelum fertilisasi terjadi dan membuahkan janin. Tanda-tanda seorang perempuan hamil pada umumnya akan mengalami mual, tidak menstruasi hingga kembung, merasa lelah, payudara membengkak atau terasa lunak, sering buang air kecil, kram perut serta bercak darah dan suasana hati berubah-ubah.

Tes USG Deteksi Hamil Usia 1 Minggu

Mendeteksi ciri-ciri orang hamil dalam rentan waktu sangat singkat tidak bisa dilakukan dengan menggunakan tes USG atau ultrasound. Tes ini tidak bisa dipakai untuk mengetahui adanya kehamilan dalam rentan waktu satu minggu. Namun, perlu diketahui bahwa tes ini bisa digunakan mengetahui apa yang membuat calon ibu kesulitan hamil.

Tes USG dapat digunakan untuk memeriksa ada tidaknya abnormalitas pada struktur organ reproduksi, seperti misalnya fibroid. Kondisi ini bisa menghambat kehamilan seseorang perempuan, lantas adakah cara yang bisa digunakan untuk mendeteksi kehamilan dalam usia satu minggu, yang bisa dilakukan adalah meningkatkan peluang untuk itu dengan beberapa cara berikut ini.

  • Konsumsi Vitamin

Kebanyakan dokter akan menyarankan calon ibu memulai mengonsumsi vitamin untuk kehamilan, seperti asam folat, vitamin D dan lain sebagainya agar mengurangi risiko bayi cacat. Calon ibu bisa mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap harinya mulai dari satu bulan sebelum melaksanakan rencana kehamilan atau satu minggu sebelumnya.

  • Menjaga Pola Makan

Sangat penting bagi calon ibu untuk menjaga pola makan ketika hamil, bahkan ketika usianya kehamilan baru berusia satu minggu. Caranya bisa dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, protein rendah lemak, serat hingga konsumsi kemak baik untuk tubuh.

  • Paham Masa Ovulasi

Seorang calon ibu harus bisa mengetahui kapan masa ovulasi berlangsung, hal ini digunakan untuk mengetahui masa subur dan bisa merencanakan waktu yang tepat dalam berhubungan intim. Cara ini bisa dilakukan dengan mengecek kalender atau dengan melakukan konsultasi bersama dokter kandungan.

  • Olahraga Rutin

Berolahraga tak hanya bisa membantu meringankan efek menstruasi pada usia kehamilan satu minggu, tetapi juga bisa membantu dalam menjaga kehamilan setelahnya. Selain itu, olahraga rutin juga bisa memudahkan calon ibu dalam proses melahirkan.

Hidup Sehat

Mata Kering

Mata kering merupakan gangguan yang sering terjadi karena mata tidak memproduksi cukup banyak air mata atau air mata menguap terlalu cepat. Seseorang yang mengalami kondisi seperti ini akan menimbulkan mata kering, merah, bengkak, serta iritasi.

Seseorang mungkin akan mengalami gangguan seperti ini di bagian mata pada situasi tertentu, misalnya ketika mereka berada di ruangan yang menggunakan AC, dalam pesawat, atau melihat layar selama berjam-jam.

Gejala

Seseorang yang mengalami mata kering dapat menunjukkan gejala sebagai berikut:

  • Merasa gatal, menyengat, atau terbakar di bagian mata.
  • Terdapat stringy mucus (lendir berserabut yang dapat ditarik dan memiliki bentuk seperti sehelai rambut) di dalam mata atau sekitarnya.
  • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya.
  • Mata mengalami kemerahan.
  • Merasa seperti ada sesuatu di bagian mata.
  • Merasa kesulitan ketika menggunakan lensa kontak.
  • Merasa kesulitan dalam berkendara di malam hari.
  • Mata berair akibat iritasi mata kering.
  • Mata merasa lelah atau penglihatan kabur.

Penyebab

Berikut adalah penyebab mata kering:

  • Alergi.
  • Terapi penggantian hormon.
  • Paparan angin atau udara kering.
  • Operasi mata.
  • Penggunaan obat tertentu.
  • Faktor usia.
  • Menggunakan lensa kontak dalam waktu yang lama.
  • Terlalu lama melihat layar.
  • Kurangnya berkedip.

Diagnosis

Jika Anda mengalami mata kering, Anda dapat konsultasikan masalah ini dengan dokter mata. Dokter dapat melakukan diagnosis dengan beberapa tes berupa pemeriksaan mata secara lengkap, pengukuran volume air mata, dan penentuan kualitas air mata. Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui apa yang menyebabkan mata Anda kering.

Pengobatan

Setelah melakukan diagnosis, dokter dapat memberikan pengobatan untuk Anda. Berikut adalah pengobatan yang dapat dilakukan:

  • Air mata buatan

Air mata buatan dapat digunakan untuk memblokir lubang drainase di sudut mata.

  • Lacrimal plugs

Lacrimal plugs adalah cara lain untuk mencegah kekeringan di bagian mata.

  • Obat antiinflamasi

Contoh obat antiinflamasi yang dapat digunakan adalah siklosporin dan kortikosteroid.

  • Suplemen omega-3

Suplemen omega-3 juga bermanfaat untuk meningkatkan kadar minyak di bagian mata.

  • Operasi mata

Operasi mata perlu dilakukan bila kondisi mata yang dialami cukup parah.

Pencegahan

Selain pengobatan di atas, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah mata kering:

  • Hindari hembusan udara ke mata Anda secara langsung seperti ketika Anda menggunakan kipas angin atau alat pengering rambut.
  • Menambahkan kelembaban ke udara.
  • Menggunakan kacamata hitam atau kacamata lain yang setara.
  • Istirahatkan mata setelah melakukan aktivitas yang melibatkan Anda melihat ke layar dalam waktu yang lama.
  • Jangan merokok atau hindari asap rokok.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda mengalami gangguan di bagian mata dan kondisinya memburuk, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter. Sebelum Anda bertemu dengan dokter, Anda sebaiknya persiapkan diri dengan membuat daftar gejala yang pernah Anda alami dan obat-obatan yang telah Anda konsumsi.

Selama Anda berkonsultasi, dokter akan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan mata kering seperti:

  • Bagaimana mata Anda bisa mengalami mata kering?
  • Apa saja gejala yang telah Anda alami?
  • Apakah kondisinya memburuk?
  • Apakah Anda mengkonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah kondisinya terjadi hanya sekali atau berulang?
  • Apakah ada anggota keluarga Anda yang pernah mengalami mata kering?
  • Sudahkah Anda mencoba obat tetes mata? Apakah obat yang Anda coba membantu memulihkan kondisi mata Anda?

Kesimpulan

Itulah informasi mengenai mata kering. Anda perlu berhati-hati ketika Anda melihat sesuatu di layar. Menatap sesuatu di layar terlalu lama dapat memicu gangguan pada mata sehingga perlu segera diobati.