Kehamilan

Tanda-tanda Ibu Akan melahirkan dalam Waktu Dekat

Secara umum setiap perempuan pasti pernah mengalami keputihan, termasuk ibu hamil yang juga mengalaminya. Kondisi ini bisa terjadi di awal kehamilan maupun di akhir masa kehamilan, keputihan tanda persalinan biasanya memiliki tersendiri. Hal ini sangat disarankan untuk diketahui agar nantinya baik ibu hamil maupun keluarga tidak keliru dalam mengambil keputusan.

Biasanya keputihan menjelang waktu persalinan tak berwarna putih jernis seperti biasanya, melainkan beberapa warna yang muncul seperti keruh kemerahan, cokelat atau merah muda. Terdapat beberapa ciri-ciri yang bisa dikenali terhadap keputihan sebagai tanda waktu kelarihan sudah dekat.

Ciri Keputihan Tanda Persalinan

  1. Warna Keputihan Keruh, Seperti Darah

Ketika ibu hamil mengalami keputihan yang lebih cenderun kental pada dan berwarna cokelat keruh, ini menunjukkan tanda bahwa bayi tengah mencari jalan lahir, kondisi ini juga disebut dengan bloody show.

Munculnya bloody show sebagai akibat dari adanya peluruhan sumbaran lendir, lendir yang tersumbar bisa luruh sewaktu-waktu. Namun biasanya terjadi 12 hari menjelang persalinan, bentuknya seperti jeli dan terdapat gasir cokelat kemerahan, disebut juga lendir darah.

Lendir darah akan keluar sedikit demi sedikit hingga dalam jumlah yang banyak, namun jika kondisi ini terjadi pada kehamilan pertama maka persalinan bisa terjadi dalam beberapa hari setelah keadaan ini terjadi dan jika pada kehamilan kesekian persalinan terjadi dalam beberapa jam.

  • Kram dan Nyeri Punggung

Munculnya keputihan ini disertai dengan ibu hamil sering merasakan kram di selangkangan dan nyeri punggung. Kondisi ini terjadi karena otot dan juga persendian mengalami peregangan dan geseran, yang nantinya dipergunakan sebagai jalan lahir bayi.

  • Keputihan Lebih Banyak

Keputihan ini sangat normal terjadi di masa kehamilan, penyebabnya darah yang mengalir ke area serviks akan lebih banyak ketika masa kehamilan. Sehingga produksi lendir yang keluar dari jalan lahir aka semakin tinggi, keputihan ini terdiri dari sekresi leher rahim, sel-sel tua dari dinding vagina dan flora bakteri normal.

Keputihan yang menandakan waktu persalinan sudah dekat, pada umumnya akan memiliki warna putih atau putih memudah. Sementara itu volumenya akan meningkat seiring dengan waktu hari perkuaan (HPL) sudah dekat dan hal ini harus diperhatikan dengan seksama.

  • Bayi Terasa di Tubuh Bagian Bawah

Keputihan dengan kondisi bayi terasa seolah-olah sudah berada di bagian bawah, kondisi ini pada umumnya muncul ketika ibu hamil memasuki trimester ketiga. Posisi bayi sudah berada di bawah dan kepala bayi akan masuk panggul, dalam fase ini ibu hamil akan lebih sering buang air kecil dan keputihan akan semakin meningkat.

  • Sendi Terasa Longgar

Pada masa kehamilan, hormon relaksin membuat ligamen sedikit lebih longgar, hormon yang sama juga akan melonggarkan sendi menjelang persalinan dilakukan. Kondisi tersebut merupakan salah satu cara tubuh bereaksi untuk membuka panggul guna mempersiapkan jalan lahir si bayi.

  • Penipisan dan Pembukaan Serviks

Keputihan tanda persalinan selanjutnya ketika usia kehamilan masuk ke trimester ketiga, serviks akan mengalami peregangan dan menipis yang mana kondisi ini merupakan sebuah tanda bahwa bagian bawah rahim sudah bersiap untuk melakukan proses persalinan, serviks akan menipis juga mudah terbuka.

Semakin dekat waktu persalinan, maka pembukaan serviks juga akan semakin membesar, nantinya tenaga medis akan melakukan pemeriksaan pembukaan jalur lahir dengan menggunakan jari. Jika pembukaan sudah masuk 10cm, maka proses persalinan bisa dilakukan segera.

cara menghilangkan ketombe secara alami
Hidup Sehat

3 Cara Menghilangkan Ketombe Secara Alami

Hadirnya ketombe sering kali membuat kepala menjadi gatal dan kulit kepala menjadi bersisik. Bahkan tidak jarang membuat rambut terlihat kusam karena adanya noda putih jerawat yang bertebaran. Tentu saja hal ini bukanlah sesuatu yang menyenangkan.

Banyak hal yang dapat menyebabkan munculnya ketombe, salah satunya kondisi kulit kepala yang kering sehingga dapat menyebabkan pengelupasan. Nah, berikut ada beberapa cara menghilangkan ketombe secara alami. Bahan-bahan yang perlu Anda gunakan pun sangat mudah ditemukan.

Apa itu ketombe?

Ketombe merupakan sel kulit mati yang mengelupas dari kulit kepala Anda dan muncul di sekitar kulit kepala dan di rambut Anda sebagai serpihan putih. Hal ini biasanya terjadi ketika kulit kepala Anda iritasi atau Anda menderita kondisi kulit seperti dermatitis seboroik.

Kulit kepala kering bisa menjadi pertanda munculnya ketombe. Kulit kepala yang kering biasanya terjadi ketika kulit kepala kekurangan minyak dan kelembapannya. Minyak di kulit kepala akan membantu mengondisikan rambut dan kulit, tetapi ketika kulit kepala kering, dan kulit kering cenderung mengelupas, dan dalam banyak kasus dapat menyebabkan ketombe.

Ketika munculnya ketombe, kulit kepala akan terasa gatal yang juga dikenal sebagai Acalp pruritus, yaitu kondisi umum di mana kulit kepala Anda menjadi sangat gatal. Kulit kepala yang gatal biasanya disebabkan oleh ketombe dan dermatitis seboroik (kondisi kulit yang meradang).

Mengobati kulit kepala karena ketombe

Banyak cara menghilangkan ketombe dengan cara alami, beberapa di antaranya sebagai berikut yang dapat dengan mudah Anda lakukan di rumah.

  • Menggunakan soda kue

Bubuk soda kue tidak hanya luar biasa ketika digunakan untuk memanggang kue saja, tetapi juga merupakan disinfektan yang ampuh untuk memersihkan apapun, termasuk kulit kepala Anda dari ketombe. Soda kue dapat menghilangkan minyak berlebih pada kulit kepala, dengan begitu dapat menghilangkan ketombe. Soda kue  juga merupakan antiseptik alami, serta membantu menyeimbangkan tingkat pH kulit kepala, menjadikannya sampo ketombe yang baik. Caranya:

  • Campurkan 2 sendok makan soda kue dengan air sampai menjadi pasta yang sempurna.
  • Untuk hasil yang terbaik, bagi rambut menjadi beberapa bagian dan oleskan beberapa tetes minyak zaitun sebelum mengoleskan pasta ke kulit kepala, setelah itu biarkan selama 5-10 menit.
  • Bilas campuran di kepala hingga bersih. Untuk hasil terbaik, ulangi metode ini secara teratur, atau paling tidak dua kali seminggu.
  • Cuka apel

Cuka apel adalah salah satu pengobatan rumahan terbaik untuk ketombe, karena memiliki sifat probiotik dan anti radang yang dapat membunuh virus serta jamur penyebab gatal pada kulit kepala. Sifat anti-peradangannya akan meredakan iritasi kulit kepala yang disebabkan oleh ketombe, sedangkan keasaman yang tingi membuat bakteri dan jamur lebih sulit tumbuh dan menyebabkan ketombe. Cuka sari apel yang berfungsi sebagai kondisioner ringan, akan menenangkan kulit kepala dan menambah kilau rambut. Caranya:

  • Campurkan setengah cangkir cuka sari apel dengan setengan cangkir air. Perbandingan 1:1.
  • Setelah tercampur, siramkan ke kepala dan pijat kulit kepala dengan lembut, lalu biarkan sekitar 10-15 menit.
  • Bilas dengan air dingin. Ulangi rutinitas ini secara teratur setiap  beberapa hari sampai Anda mulai melihat hasilnya.
  • Perasan lemon

Lemon mengandung antiseptik, karena itulah lemon merupakan obat rumahan yang baik untuk kulit kepala yang gatal serta kering. Jus lemon atau perasan jeruk lemon, sama seperti cuka sari apel, memiliki sifat asam dan karenanya dapat mengubah tingkat pH kulit kepala. Hal ini akan membantu membasmi bakteri dan jamur penyebab ketombe yang tidak diinginkan. Perlu diingatkan, bagaimana pun, tingkat pH kulit kepala Anda dapat berubah sepanjang hari. Cara alami membuat perawatan dengan lemon:

Pijat bua lemon segar ke kulit kepala Anda, pastikan seluruhnya telah tertutupi. Lalu biarkan selama 5 menit dan bilas. Disarankan untuk menguji setetes perasan lemon di bagian kecil kulit kepala Anda terlebih dahulu, jika benar-benar terasa perih, Anda bisa mengencerkan dengan tambahan sedikit air. Lakukan metode ini setidaknya setiap hari sampai rasa gatal akibat ketombe hilang.

Pada dasarnya, banyak sekali bahan-bahan alami yang dapat Anda gunakan sebagai cara menghilangkan ketombe secara alami, tiga diantaranya seperti penjelasan di atas. Anda dapat mencoba mempraktekkannya engan mudah di rumah. Jadi, metode mana dulu yang mau Anda coba?

Penyebab Munculnya Flek Saat Hamil Tua
Kehamilan

Penyebab Munculnya Flek Saat Hamil Tua

Perempuan hamil selama trimester ketiga akan mengalami pendarahan vagina, hal ini terjadi pada satu dari 10 perempuan. Ketika masa kehamilan dimulai, serviks atau mulut rahim akan lebih terbuka dan melebar. Kondisi ini memungkinkan munculnya flek saat hamil tua, atau darah dalam jumlah kecil disertai dengan keputihan dan lendir,

Meski muncul dalam jumlah kecil, pendarahan atau flek ini dapat menjadi tanda masalah yang lebih serius. Sehingga untuk para ibu hamil, dalam beberapa bulan terakhir kehamilan sangat disarankan untuk melapor apa saja yang terjadi ketika konsultasi pada bidan atau dokter secepatnya. Tujuannya agar mengetahui kondisi yang terjadi sebenarnya dan bisa mengambil langkah tepat.

Penyebab Flek saat Hamil Tua

Flek ketika hamil merupakan bercak perdarahan yang ringan keluar dari vagina, kondisi ini dapat terjadi selama masa kehamilan khususnya di trimester pertama dan terakhir. Sebanyak 20 persen perempuan akan mengalami kondisi ini ketika hamil tua, warna flek bervariasi dapat merah muda, merah atau cokelat, berikut beberapa penyebab munculnya flek ini.

  • Iritasi Serviks

Iritasi serviks pada perempuan hamil bisa terjadi kapan saja pada masa kehamilan, ketika hamil muncul lonjakan hormon dan peningkatan aliran darah ke leher rahim atau serviks. Kondisi ini membuat serviks menjadi sangat sensitif dan lebih mudah teriritasi, hingga akhirnya mengeluarkan flek.

  • Tanda Persalinan

Munculnya flek saat hamil hari tua bisa menjadi pertanda bahwa waktu persalinan sudah dekat atau bahkan tiba saatnya. Pada saat tubuh siap melahirkan, leher rahim akan melunak dan melepaskan sumbatan lendir, sumbatan tersebut berfungsi melindungi rahim dari bakteri atau kotoran dari luar tubuh.

Pada umumnya, lendir yang keluar berwarna putih, kecokelatan, merah muda hingga sedikit kehijauan. Munculnya flek cokelat saat hamil terjadi beberapa minggu atau beberapa hari sebelum persalinan pada usia kehamilan 36 hingga 40 minggu.

  • Kehamilan Ektopik

Kondisi ini terjadi dalam beberapa kasus, flek cokelat yang muncul bisa disebabkan oleh kehamilan ektopik. Kondisi ini berpotensi mengancam jiwa dan membutuhkan penanganan medis secepatnya, apabila muncul robekan di tempat terjadinya kehamilan ektopik.

  • Keguguran

Perdarahan apa saja pada masa kehamilan bisa merupakan tanda awal keguguran, perdarahan akibat keguguran ini juga disertai dengan beberapa gejala seperti kram dan nyeri pada perut, nyeri punggung bawah, keluar darah dalam jumlah banyak hingga keluarnya jaringan atau gumpalan pada vagina.

  • Gangguan Plasenta

Dalam kasus yang jarang terjadi, flek cokelat ketika hamil bisa merupakan tanda masalah pada plasenta. Contohnya seperti plasenta previa, infeksi pada serviks atau rahim, kondisi ini tentu harus diwaspadai karena jika tidak segera mendapat penanganan bisa menjadi bahaya.

Penanganan

Pada umumnya munculnya flek saat hamil tua merupakan fenomena yang normal, para ibu tetap dianjurkan untuk lebih waspada dan lakukan konsultasi ke dokter kandungan. Khususnya jika keluhan ini muncul bersamaan dengan gejala lain, seperti nyeri berat, perdarahan banyak dari vagina, demam hingga terasa kram atau kontraksi pada rahim.

Dokter spesialis akan melakukan pemeriksaan fisik disertai pemeriksaan penunjang seperti USG, guna memastikan ibu hamil dan janin dalam keadaan baik-baik saja. Apabila ditemukan masalah pada janin atau rahim, dokter akan menentukan langkah perawatan selanjutnya yang disesuaikan dengan kondisi dan janin.

Selain itu, dokter akan menyarankan ibu hamil untuk beristirahat di tempat tidur dengan membatasi aktivitas  sehari-hari, aktivitas fisik seperti mengangkat benda berat dan menjaga konsumsi air putih agar tetap terhidrasi.

Ingin Bisa Olahraga Bela Diri? Ini Cara Memulainya
Olahraga

Ingin Bisa Olahraga Bela Diri? Ini Cara Memulainya

Ada banyak metode olahraga yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kesehatan tubuh, salah satunya olahraga bela diri. Selain berkontribusi dalam menjaga kesehatan, bela diri juga membantu Anda untuk mampu melindungi diri dalam situasi yang berbahaya.

Olahraga bela diri bisa dilakukan oleh siapa saja, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Sama seperti jenis olahraga lainnya, ada kelebihan dan kekurangan yang dapat Anda rasakan ketika berlatih bela diri. 

Macam-Macam Olahraga Bela Diri

Ada beberapa jenis bela diri yang biasanya dipilih sebagai upaya meningkatkan kebugaran, yaitu: 

  • Taekwondo

Taekwondo merupakan salah satu jenis bela diri yang cukup umum dipelajari. Latihan olahraga taekwondo akan memusatkan fokus pada kaki dan tendangan. Hanya sedikit bagian dari latihan taekwondo yang melibatkan tubuh bagian atas. 

Karena itu, taekwondo secara khusus baik untuk meningkatkan kekuatan tubuh bagian bawah Anda. 

  • Karate

Selain taekwondo, karate juga menjadi salah satu seni bela diri yang paling terkenal dan umum dipelajari. Dalam karate, seseorang akan dilatih untuk menggunakan kaki, tangan, dan siku untuk mempertahankan diri.

Meski latihan karate masih melibatkan kaki, karate lebih banyak berfokus pada tubuh bagian atas. Hal ini berbanding terbalik dengan taekwondo, tapi sama-sama bisa menjaga kesehatan Anda. 

  • Kung Fu

Kung fu merupakan seni bela diri yang melibatkan gerakan olahraga dengan intensitas tinggi. Olahraga kungfu akan melibatkan latihan aerobik dan berkontribusi dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.

Gerakan kung fu banyak melibatkan tendangan, meninju, jungkir balik, dan melompat. Karena adanya gabungan gerakan-gerakan ini, kung fu menjadi olahraga bela diri yang cocok untuk menjaga kesehatan jantung Anda. 

  • Judo

Dalam judo, Anda akan dilatih untuk memanfaatkan ukuran dan kekuatan lawan untuk melindungi diri. Tidak seperti seni bela diri lainnya, judo tidak akan mengajarkan Anda untuk menyerang lawan dengan cara memukul.

Sebaliknya, gerakan judo lebih berfokus pada menggulung, berputar, dan mengendalikan lawan dengan menahan tubuh mereka. 

Memulai Olahraga Bela Diri

Banyak orang memulai seni bela diri sejak usia yang masih sangat muda. Tapi, meski Anda sudah dewasa pun, Anda tetap bisa memulai olahraga ini. 

Pertama-tama, Anda perlu mencari kursus khusus yang bisa mengajarkan bela diri untuk usia Anda. Pilihlah kursus yang Anda inginkan, bisa karate, judo, taekwondo, ataupun kung fu. Anda bisa juga meminta rekomendasi kursus dari teman agar lebih terpercaya.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat akan menentukan kelas yang paling sesuai dengan Anda, yaitu: 

  • Mengikuti kelas percobaan
  • Menonton berbagai jenis latihan bela diri untuk mengenal seni bela diri tersebut
  • Mengikuti seluruh aturan seni bela diri
  • Mengenakan alat pelindung dengan baik saat melakukan latihan pertama kali
  • Meminta nasehat dari dokter untuk menentukan seni bela diri yang paling sehat untuk Anda

Biasanya, latihan seni bela diri harus dilakukan dengan menggunakan seragam khusus berbahan katun dengan warna putih. Akan ada ikat pinggang dengan warna yang berbeda-beda sebagai penanda level kekuatan Anda dan penguasaan Anda terhadap seni bela diri tersebut.

Saat mengikuti kelas untuk pertama kalinya, Anda akan lebih banyak diajarkan gerakan dasar dan peregangan. Untuk bisa menguasai olahraga bela diri secara keseluruhan, diperlukan waktu yang cukup lama. 

Apabila Anda ingin meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mempertahankan kebugaran tubuh, olahraga bela diri bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.

Manfaat Buah Nektarin bagi Ibu Hamil dan Janin
Hidup Sehat

Manfaat Buah Nektarin bagi Ibu Hamil dan Janin

Buah nektarin memang masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Sekilas buah ini terlihat seperti buah persik. Namun jika diperhatikan dengan seksama, kulit buah nektarin memiliki tekstur yang lembut sementara persik memiliki kulit yang cenderung berbulu halus.

Buah nektarin memiliki profil nutrisi yang kaya akan vitamin A, C, kalium, dan antioksidan seperti karotenoid. Ada banyak sekali manfaat kesehatan dari buah nektarin, terutama bagi ibu hamil. 

Manfaat buah nektarin bagi ibu hamil

Kandungan nutrisi yang terdapat pada buah nektarin diklaim sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Berikut beberapa alasan buah nektarin harus dikonsumsi selama masa kehamilan.

  1. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin

Vitamin C yang terkandung pada buah nektarin membantu pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh dan jaringan janin, termasuk gigi dan tulang. 

Buah nektarin juga mengandung kalium yang sangat diperlukan bagi ibu hamil untuk mencegah kram otot dan meningkatkan energi selama masa kehamilan.

  1. Meningkatkan kesehatan pencernaan dan detoksifikasi tubuh

Buah nektarin merupakan sumber serat yang berguna mencegah berbagai masalah pencernaan yang sering terjadi pada ibu hamil seperti sembelit, maag, dan gastritis. 

Selain itu, antioksidan pada buah nektarin membantu tubuh dalam melakukan detoksifikasi, membuang racun dan stres oksidatif dari tubuh.

  1. Mencegah risiko hipokalemia

Karena nektarin sarat akan kalium, mengonsumsinya secara rutin dapat mencegah hipokalemia atau defisiensi kalium selama masa kehamilan. 

Kalium berperan dalam proses sintesis protein, metabolisme, menjaga keseimbangan kadar mineral pada tubuh, meningkatkan fungsi otot, dan membantu tubuh dalam proses pembentukan energi.

Ketika seseorang kekurangan kalium, seluruh fungsi di atas akan terganggu. Pada ibu hamil, dampak hipokalemia akan sangat terasa terutama dalam kesehatan dan kekuatan otot.

  1. Menurunkan risiko kanker

Nektarin mengandung asam klorogenat yang terbukti mampu mencegah pembentukan tumor dan perkembangan kanker, seperti kanker usus besar dan paru-paru. 

Mengonsumsi buah nektarin secara langsung atau mengolahnya menjadi jus dapat membantu ibu hamil terhindar dari penyakit mematikan tersebut.

  1. Mencegah cacat lahir

Karena nutrisi yang terkandung pada nektarin berperan penting dalam tumbuh kembang janin, hal ini menjadikan buah merah ini bermanfaat untuk mencegah cacat lahir pada bayi.

Kandungan mineral, vitamin, dan folat dalam buah nektarin mampu menurunkan risiko cacat tabung saraf seperti spina bifida pada bayi yang belum lahir.

Dosis mengonsumsi buah nektarin pada ibu hamil

Mengonsumsi buah selama masa kehamilan sangat disarankan. Buah mengandung nutrisi yang mendukung kesehatan ibu hamil dan janin. 

Namun, mengonsumsi suatu nutrisi terlalu berlebihan, termasuk nektarin sangat tidak disarankan. Buah nektarin mengandung gula alami yang dapat membawa dampak merugikan pada ibu hamil dengan diabetes.

Cara aman mengonsumsi buah nektarin

Sebelum mengonsumsi buah nektarin, cuci bersih kulitnya dan kupas untuk menghilangkan paparan pestisida dan bahan kimia yang menempel. Disarankan untuk memilih buah nektarin organik yang terbebas dari kontaminasi pestisida.

Buah nektarin juga mengandung asam hidrosianat atau sianida yang beracun. Hal ini tidak berarti mengonsumsi buah ini membuat Anda mati. Namun, hindari konsumsi buah nektarin dengan tulang atau inti buah yang retak karena disitulah kandungan sianida terbanyak pada buah.

Sama seperti buah persik, buah nektarin juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang. Hindari konsumsi buah nektarin saat Anda juga alergi terhadap buah persik dan sejenisnya.

Catatan

Buah nektarin memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama bagi ibu hamil. Jika Anda ragu untuk mengonsumsi buah ini, berkonsultasilah dengan dokter untuk menemukan porsi makan yang tepat.

Olahraga

Latihan Otot Punggung untuk Cegah Nyeri Punggung

Tegangan dan nyeri punggung bagian atas merupakan masalah yang umum dijumpai. Hal ini sering terjadi apabila seseorang merasa stres dan menghabiskan banyak waktu di depan komputer. Latihan otot punggung untuk meregangkan leher, pundak, dan punggung bagian atas dapat membantu meredakan nyeri dan mengendurkan otot yang tegang. Otot yang tegang pada bagian pundak dapat mengakibatkan leher kaku dan sakit kepala, sehingga sangat penting untuk tidak mengabaikan nyeri punggung atas apapun. Dengan melakukan peregangan atau stretching secara teratur, Anda dapat mengatasi gangguan nyeri punggung yang sedang di alami dan membantu mencegahnya kembali di masa depan. Artikel ini akan membahas beberapa jenis peregangan dan latihan otot punggung untuk mengatasi dan mencegah nyeri punggung atas.

Sebelum melakukan latihan otot punggung, ada baiknya Anda melakukan peregangan terlebih dahulu untuk mengendurkan otot pada daerah yang bermasalah. Dengan melakukan peregangan atau stretching, Anda dapat membantu mengembalikan dan menjaga fleksibilitas, meningkatkan rentang gerak, dan meningkatkan aliran darah. Semuanya bermanfaat untuk mengatasi rasa nyeri. Setelah peregangan dilakukan, Anda bisa melanjutkan latihan otot punggung dengan melakukan gerakan-gerakan berikut ini, seperti:

  • Pose kucing-sapi (cat-cow pose)

Untuk melakukan latihan otot punggung ini, letakkan tubuh Anda dalam posisi merangkak dengan leher pada posisi natural. Telapak tangan harus tepat berada di bawah pundak, dan lutut tepat berada pinggul. Pada tarikan napas berikutnya, lipat panggul dan bulatkan punggung tengah Anda. Tarik pusar ke arah tulang belakang dan turunkan kepala agar leher rileks. Setelah 3-5 detik, hembuskan napas dan kembali ke posisi tulang belakang netral. Kemudian, angkat wajah ke atas agar punggung mulai turun ke bawah, tahan posisi ini selama 3-5 detik. Lakukan hal ini berulang dan berurutan, setidaknya selama 5 kali. Latihan otot punggung ini baik untuk kesehatan punggung bawah dan tengah.

  • Pose anak (child’s pose)

Mulailah dalam posisi merangkak di lantai. Dengan ibu jari masih menyentuh lantai, rentangkan lutut sejauh mungkin kemudian dudukkan pantat kembali ke kaki. Turunkan dada ke lantai dan uduk tegak dengan lengan menjulur lurus di atas kepala. Pertahankan posisi ini selama beberapa napas atau selama Anda merasa tetap nyaman. Dengan mendorong menggunakan lengan, kembali ke posisi duduk. Alih-alih menjulurkan tangan ke depan, Anda juga bisa mencoba meletakkan tangan ke belakang di samping paha dengan telapak tangan menghadap ke atas.

  • Peregangan dinding

Untuk melakukan latihan otot punggung ini, berdiri dengan bagian sisi kanan tubuh menghadap dinding. Tekuk tangan kanan dan letakkan lengan bawah pada dinding. Lengan bagian atas harus lurus sehingga sikut dapat membentuk sudut 90 derajat. Dengan perlahan, ambil satu langkah ke depan menggunakan kaki kanan dan putar ke kiri, sehingga membuat pundak kanan dan punggung bagian atas meregang. Tahan posisi peregangan tersebut selama beberapa detik, untuk kemudian kembali ke posisi awal semula. Ulangi peregangan ini beberapa kali pada kedua sisi tubuh.

Nyeri punggung bagian atas biasanya akan membaik dengan sendirinya, terutama apabila Anda mendapatkan cukup istirahat dan melakukan latihan otot punggung yang lembut. Namun, hubungi dokter apabila rasa nyeri tersebut tidak kunjung sembuh atau malah berubah menjadi semakin intens. Dokter dapat membantu menentukan apakah ada penyebab nyeri punggung yang lebih serius sekaligus merekomendasikan rencana pilihan perawatan sesuai dengan kondisi yang Anda miliki.

Mengulik Segudang Manfaat Daun Pegagan
Hidup Sehat

Mengulik Segudang Manfaat Daun Pegagan

Sudah pernah mendengar atau mencicipi daun pegagan? Jenis daun yang satu ini juga kerap digolongkan sebagai obat herbal yang diklaim memiliki segudang manfaat. Pengklaiman tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, daun yang dalam bahasa latin dikenal sebagai Gotu kola ini sudah lama dikenal sebagai obat panjang umur. 

Adalah bangsa China kuno dan Ayurveda, yang memperkenalkan daun ini dalam pengobatan tradisionalnya. Penggunaan daun pegagan sebagai obat tradisional ini pun menyebar ke Indonesia sejak lampau dan kerap disebut sebagai bahan utama dalam berbagai ramuan obat tradisional. 

Penggunaan daun pegagan sebagai obat herbal bukan tanpa alasan. Nyatanya dalam berbagai penelitian, daun ini terbukti memiliki banyak manfaat signifikan bagi kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun pegagan yang dapat Anda rasakan ketika rutin mengonsumsinya. 

  1. Meredakan Kecemasan 

Daun pegagan terbukti mampu memberikan istirahat yang lebih berkualitas sehingga berpengaruh pada tingkat kecemasan seseorang. Di mana ketika seseorang tidak mampu tidur dengan baik, tingkat kecemasannya akan meningkat disertai dengan adanya peradangan saraf. 

Disarankan ketika Anda mau menggunakan daun ini untuk meredakan kecemasan ekstrem, konsumsilah secara rutin selama 14 hari berturut-turut. Dosis tiap kali minum berkisar 500 miligram ekstrak daun pegagan dengan frekuensi konsumsi dua kali sehari.

  1. Melancarkan Peredaran Darah 

Kalau Anda kerap mengalami kaki bengkak ataupun masalah sirkulasi darah lainnya, cobalah mengonsumsi ekstrak daun pegagan tiga kali sehari selama seminggu. Dosis tiap kali minum cukup sekitar 60—100 miligram. 

Berdasarkan sebuah penelitian di Malaysia, gotu kola terbukti mampu memperbaiki sirkulasi darah yang menimbulkan berbagai pembengkakan di tubuh. Ini karena adanya kandungan senyawa triterpene pada daun pegagan. Senyawa ini mampu meningkatkan daya pompa jantung sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. 

  1. Mengobati Alzheimer 

Dalam salah satu studi yang dilakukan pada tahun 2012, daun pegagan terbukti mampu meningkatkan fungsi memori otak dan saraf. Secara lebih detail, daun pegagan mampu melindungi sel-sel otak dari toksisitas sekaligus menghalangi pembentukan plak yang berkaitan dengan alzheimer di dalam otak. Kemampuan inilah yang membuat daun pegagan kemudian digadang-gadang dapat menjadi obat alzheimer. 

Anda bisa menjajal kemampuan daun pegagan untuk Alzheimer dengan mengonsumsi ekstrak daun ini sebanyak tiga kali sehari dengan dosis 30—60 tetes. Namun sebelumnya, konsultasikan dahulu penggunaan obat tradisional ini kepada tim medis yang menangani penyakit Anda.

  1. Menghambat Penuaan Dini

Dengan mengonsumsi daun pegagan, Anda dapat mengucapkan selama tinggi bagi masalah penuaan dini yang kerap terlihat di kulit wajah maupun leher Anda. Kemampuan pegagan untuk mempertahankan elastisitas dan kelembapan kulit sehingga menghambat penuaan dini pada seseorang pun menjadi alasan tanaman ini kerap dijadikan bahan produk perawatan kecantikan. 

Kemampuan daun pegagan menghambat penuaan dini karena tanaman ini mampu memproduksi kolagen alami. Kolagen inilah yang berperan penting menjaga elastisitas kulit Anda. 

  1. Mempercepat Penyembuhan Luka 

Manfaat yang satu ini sudah populer sejak berabad-abad lalu. Karena bisa memberikan manfaat untuk mempercepat penyembuhan luka, akhirnya daun pegagan diakui sebagai salah satu sumber obat herbal yang mujarab. 

Kemampuan daun pegagan menyembuhkan luka lebih cepat karena adanya senyawa triterpenoid dalam obat herbal ini. Senyawa ini meningkatkan kadar antioksidan sekaligus suplai darah ke area luka sehingga area tersebut cepat mengering. Tidak hanya itu, daun pegagan juga meminimalkan risiko infeksi yang kerap terjadi pada area luka pada umumnya. 

Meskipun daun pegagan sudah dikenal memiliki banyak manfaat dengan bukti-bukti ilmiah, Anda tetap tidak boleh menggunakannya secara sembarangan. Agar lebih aman, selalu konsultasikan penggunaan gotu kola ini kepada dokter untuk meminimalkan risiko yang tidak diinginkan.

Penyakit

Apa Penyebab Encopresis, Sebab Si Kecil Sering BAB di Celana?

Beberapa orang tua mungkin menganggap penyebab si kecil sering buang air besar atau BAB di celana karena memang belum bisa menahan untuk ke toilet atau memang belum terbiasa dengan toilet karena sebelumnya masih menggunakan diapers.

Mungkin memang awalnya seperti itu, namun bagaimana setelah anak melewati masa toilet training tetapi masih BAB di celana? Bila hal tersebut terjadi terlalu sering, mungkin saja si kecil mengalami encopresis atau enkopresisi, apakah itu dan penyebabnya?

Apa itu encopresis?

Enkopresis adalah saat anak-anak yang telah dilatih menggunakan toilet atau toilet training untuk buang air kecil ataupun BAB, namun malah mengelurkannya di celana mereka. Enkopresis bukanlah suatu penyakit, karena kemungkinan penyebabnya termasuk konstipasi kronis atau jangka panjang dan stres emosional.

Feses biasanya tidak sengaja dikeluarkan oleh anak ini dapat menyebabkan perasaan cemas, malu, dan bersalah pada anak. Umumnya, enkopresis ini terjadi pada anak usia di atas 4 tahun, di mana si kecil telah mendapatkan pelatihan toilet untuk kebutuhan BAB dan BAK. 

Penyebab encopresis

Enkopresis dapat disebabkan oleh faktor biologis, perkembangan, psikologis, dan lingkungan. Dan, berikut beberapa penyebab potensialnya meliputi:

  1. Sembelit

Dokter paling sering mendiagnosis enkopresis dengan sembelit kronis dan menahan buang air besar. Menurut penelitian, 90-95% dari anak anak dengan kondisi juga pengalaman sembelit dan retensi tinja. Tinja yang keras dan sulit dikeluarkan dapat berdampak pada rektum dan usus besar. Ini dikenal sebagai impaksi feses. Akhirnya, tinja cair mulai bocor di sekitar tinja yang keras.

Umumnya anak-anak akan menghindari mencoba BAB saat mereka mengalami sembelit karena rasa sakit yang ditimbulkan. Dan, hal ini dapat dapat memperburuk sembelit dan enkopresis.

  • Penyebab fisik lainnya

Penyebab fisik lain dari sembelit kronis dan encopresis meliputi:

  • Hipotiroidisme
  • Penyakit radang usus
  • Kerusakan saraf, sehingga sfingter anus tidak dapat menutup dengan benar, dan terjadi kebocoran
  • Infeksi rektal
  • Air mata dubur
  • Penyebab emosional dan psikososial

Ha lain yang menjadi pemicu enkopresis adalah masalah emosional. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak yang merasa stres atau masalah lainnya, meliputi:

  • Pelatihan toilet awal yang sulit 
  • Mulai sekolah baru
  • Pindah ke rumah baru
  • Kelahiran saudara kandung
  • Perceraian orang tua

Anak-anak dengan kondisi kesehatan mental atau lingkungan keluarga yang menantang mungkin lebih berisiko mengalami enkopresis. Sebuah penelitian menunjukkan anak-anak dengan encopresis lebih mungkin memiliki:

  • Gejala kecemasan dan depresi
  • Perilaku yang lebih mengganggu
  • Kinerja sekolah yang buruk
  • Masalah sosial
  • Penyebab dan faktor risiko lainnya

Beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko anak terkena encopresis dan sembelit, termasuk:

  • Menjadi laki-laki. Enkopresis kira-kira dua kali lebih umum di antara anak laki-laki daripada perempuan.
  • Mengalami gangguan perkembangan saraf. Memiliki Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atau Autism Spectrum Disorder (ASD) meningkatkan risiko enkopresis.
  • Minum obat tertentu. Beberapa obat yang sedang dikonsumsi, terutama yang menyebabkan sembelit, dapat meningkatkan risiko enkopresis.
  • Kebiasaan makan. Makan makanan tinggi lemak atau tinggi gula meningkatkan risiko sembelit kronis. Kekurangan asupan cairan juga meningkatkan risiko.
  • Menjadi tidak aktif. Anak-anak yang tidak cukup melakukan aktivitas fisik dapat mengalami sembelit.
  • Mencegah buang air besar. Anak-anak yang menghindari buang air besar karena terlalu sibuk bermain atau takut ke toilet umum, misalnya berisiko lebih besar mengalami sembelit.

Gejala Encopresis apda anak

Tanda dan gejala yang biasanya muncul pada si kecil dengan enkopresis, meliputi:

  • Perlu buang air besar tiba-tiba, dengan sedikit peringatan
  • Menghindari buang air besar
  • Tinja encer, hingga menyerupai diare
  • Sembelit
  • Sakit perut
  • Mengeluarkan kotoran yang sangat besar, keras dan kering
  • Menggosok daerah anus, karena nyeri
  • Menyembunyikan pakaian dalam yang terkena feses
  • Kehilangan selera makan
  • Perasaan stres, kecemasan, atau rasa bersalah

Pencegahan

Berikut beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk dapat membantu mencegah encopresis dan komplikasinya.

  • Hindari sembelit. Bantu anak untuk menghindari sembelit dengan memberikan pola makan seimbang yang tinggi serat serta mendorong anak untuk minum cukup air.
  • Pelajari pelatihan toilet yang efektif. Hindari mengajari pelatihan toilet terlalu dini atau terlalu memaksakan metode Anda. Tunggu sampai anak siap dan lakukan secara perlahan.
  • Lakukan pengobatan dini untuk encopresis. Perawatan dini, termasuk bimbingan dari dokter anak atau profesional kesehatan mental yang akan membantu mencegah dampak sosial dan emosional.

Dukungan dari orang tua atau pengasuh lainnya dapat memainkan peran penting dalam membantu anak mengatasi encopresis. Sangat penting juga untuk tidak mempermalukan, menyalahkan, atau menghukum anak-anak dengan enkopresis. Sebaliknya, lebih bersabar, pengungkapkan hal-hal positif pada anak, dan dukungan dapat memabntu si kecil belajar mengatasi tekanan emosional dan mengembangkan kebiasaan buang air besar di celana.

Kehamilan

Bagaimana Cara Mendengar Detak Jantung Janin?

Pada masa kehamilan, janin mengalami perkembangan. Salah satu perkembangan yang dapat diketahui orang tua adalah mendengar detak jantung janin. Sebagian orang tua merasa bahwa mendengar detak jantung janin merupakan momen yang penting karena dapat mengetahui kondisi janin bahwa mereka sehat.

Jika Anda merupakan orang tua yang baru memiliki anak, namun masih dalam kandungan, Anda dapat mendengar detak jantung janin baik di rumah maupun melalui dokter kandungan.

Perkembangan Detak Jantung Janin

Pada masa kehamilan empat minggu, jantung janin mulai terbentuk. Pada minggu kelima masa kehamilan, jantung janin mulai berdetak secara spontan, namun Anda belum dapat mendengarnya.

Pada minggu keenam dan ketujuh, detak jantung janin akan mengalami perkembangan secara masif. Oleh karena itu, dokter dapat membuat janji dengan Anda untuk melakukan pemeriksaan melalui USG transvaginal. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi janin apakah mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik atau tidak.

Ketika Anda melakukan pemeriksaan dengan USG transvaginal, Anda dapat mendengar detak jantung janin antara 90 hingga 110 kali per menit. Pada minggu ke-9, detak jantung janin akan meningkat sebanyak 140 hingga 170 kali per menit.

Jika Anda sudah melakukan pemeriksaan melalui USG transvaginal, namun tidak mendengarkan detak jantung janin, Anda tidak perlu khawatir. Hal tersebut bisa terjadi karena Anda melakukan pemeriksaan melalui USG transvaginal terlalu dini. Dokter biasanya akan menyarankan pasien yang hamil untuk melakukan pemeriksaan ulang melalui USG transvaginal dalam waktu 1 hingga 2 minggu.

Alat-Alat Pendeteksi Detak Jantung Janin

USG transvaginal bukan satu-satunya alat pemeriksaan yang digunakan dokter untuk mengetahui detak jantung janin, berikut adalah beberapa alat yang dapat melakukan hal yang sama terhadap janin:

  1. Stetoskop

Stetoskop merupakan salah satu alat yang dapat mendeteksi detak jantung manusia, termasuk janin. Stetoskop dapat digunakan ketika usia kehamilan Anda berada di antara 18 hingga 20 minggu. Jika Anda ingin mendengar detak jantung janin sendiri dengan stetoskop, Anda bisa beli benda tersebut dengan harga sekitar Rp 70.000,00.

  • Fetoskop

Fetoskop merupakan benda yang dapat digunakan pasien ketika usia kehamilan mereka 12 minggu.

  • Pinard horn

Pinard horn merupakan salah satu alat detak jantung yang terbuat dari kayu atau logam dan dapat digunakan ketika usia kehamilan pasien mencapai 18 hingga 20 minggu.

  • Fetal doppler

Fetal doppler merupakan salah satu alat pendeteksi jantung yang sering digunakan dokter kandungan dengan memantulkan gelombang suara untuk menggambarkan detak jantung lain. Fetal doppler dapat digunakan pasien ketika mereka memasuki usia kehamilan 8 minggu.

  • Fetal monitor

Fetal monitor merupakan alat medis yang tidak hanya digunakan untuk mengetahui detak jantung janin, namun juga dapat digunakan untuk memantau kontraksi.

Walaupun membutuhkan waktu untuk mengetahui detak jantung janin, stetoskop, fetoskop, dan pinard horn merupakan alat-alat medis yang aman untuk digunakan pasien hamil, sedangkan fetal doppler bisa menimbulkan risiko yang besar terhadap pasien jika digunakan secara berlebihan.

Cara Menjaga Kesehatan Janin

Untuk menjaga kesehatan jantung janin, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  • Asam folat

Anda perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat selama masa kehamilan untuk mencegah penyakit jantung bawaan pada bayi Anda.

  • Hindari kebiasaan buruk

Anda juga perlu hindari kebiasaan buruk seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol karena bisa mengganggu perkembangan janin.

  • Jaga gula darah

Anda juga perlu jaga gula darah agar tetap stabil untuk menghindari risiko cacat jantung pada bayi Anda.

  • Obat jerawat

Obat jerawat sebaiknya Anda hindari karena bisa menimbulkan kelainan jantung pada bayi Anda.

Kesimpulan

Ada berbagai cara yang dapat dicoba untuk mengetahui detak jantung janin. Selain itu, untuk menjaga kondisi janin, Anda perlu menerapkan pola hidup yang sehat. Untuk informasi lebih lanjut terkait dengan detak jantung janin atau kehamilan, Anda dapat konsultasikan persoalan tersebut dengan dokter kandungan.

Kulit & Kelamin

Faktor Penyebab Munculnya Actinic Keratosis

Merupakan sebuah kondisi di mana keadaan kulit menjadi kasar, menebal dan bersisik disebut dengan solar keratosis atau actinic keratosis. Keadaan ini terjadi akibat dari paparan sinar matahari dalam waktu yang lama dan dapat muncul karena penggunaan alat tanning yang berfungsi untuk membuat kulit menjadi lebih cokelat atau hitam.

Solar keratosis pada umumnya sering dialami oleh seseorang yang berusia 40 tahun ke atas dan orang-orang yang kerap beraktivitas di bawah sinar matahari dalam waktu yang lama. Kondisi ini juga dapat berkembang secara perlahan meski tidak menyebabkan gejala. Selain itu, walauapun jarang terjadi tetapi kondisi ini berpotensi menyebabkan seseorang terkena kanker kulit.

Penyebab Actinic Keratosis

Penyebab utama munculnya solar keratosis adalah paparan sinar matahari atau ultraviolet secara berlebihan. Penderita kondisi ini lebih banyak terjadi pada orang yang sering melakukan aktivitas mereka di bawah sinar matahari secara langsung dan orang-orang yang menggunakan tanning bed atau alat penghitam kulit.

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, namun terdapat beberapa kondisi orang yang lebih rentan terkena penyakit ini. Di antaranya seperti orang yang berusia lebih dari 40 tahun, tinggal di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung, memiliki jenis kulit yang sensitif, memiliki sistem imun yang lemah misalnya terkena penyakit kanker dan HIV AIDS.

Hingga orang yang tengah dalam masa pengobatan atau penggunaan obat kemoterapi yakni obat-obatan imunosupresan. Untuk mengetahui kondisi ini terdapat beberapa gejala yang bisa dikenali, secara umum muncul pada bagian kulit yang terpapar sinar matahari. Meskipun tidak semua orang yang sering terpapar sinar matahari akan mengalami kondisi ini.

Meski demikian, perlu mengenali beberapa perubahan yang terjadi pada area kulit yang terdampak, seperti kulit terasa kasar dan menebal hingga menjadi seperti kutil, kulit bersisik, kulit berubah warna menjadi kemerahan atau kecokelatan hingga area yang mengalami kelainan umumnya memiliki diameter 2,5 cm atau lebih kecil.

Solar keratosis juga terasa sakit dan menimbulkan rasa gatal hingga panas pada area sekitar kulit yang terdampak. Pada umumnya, kelainan kulit ini terjadi pada pelipis, dahi, kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, lengan hingga punggung tangan. Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami beberapa perubahan yang disebutkan di atas.

Kapan Konsultasi ke Dokter?

Untuk melakukan konsultasi ke dokter bisa dengan memperhatikan beberapa gejala yang muncul dan perlu diwaspadai. Konsultasi lebih dini dan segera bisa menjadi acuan, bagaimana nantinya dokter akan memberi langkah pencegahan yang harus dilakukan oleh pendeirta. Segera pergi ke dokter jika mengalami beberapa gejala seperti berikut.

  • Munculnya pertumbuhan jaringan yang tidak biasa dan terjadi di atas permukaan kulit setelah terpapar sinar matahari.
  • Muncul benjolan atau jaringan kulit baru di permukaan kulit yang bertambah besar, biasanyadisertai rasa sakit dan berdarah.
  • Memiliki riwayat atau sebelumnya pernah megalami solar keratosis dan terlihat adanya bercak-bercak baru di permukaan kulit.

Biasanya kondisi actinic keratosis dengan sendirinya dapat pulih tanpa menggunakan konsumsi obat-obatan. Dokter bisa menyarankan para penderita selalu menggunakan tabir surya dan pelembab agar kondisi kulit tidak semakin parah. Langkah ini dilakukan supaya mencegah kambuh, meskipun dalam beberapa kasus kondisi ini perlu penanganan serius.

Penggunaan obat untuk kondisi ini biasanya jenis obat topikal yang akan diberikan oleh dokter kepada penderita. Seperti gel antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs) digunakan selama tiga bulan. Krim flurouracil digunakan selama tiga hingga empat minggu, obat oles asam salisilat dan krim imiquimod.