Parenting

Anting Bayi

Jika bayi lahir dengan jenis kelamin perempuan, mungkin Anda tidak sabar untuk memberikannya anting. Jika Anda ingin mengenakan anting bayi pada bayi Anda, ada berbagai pilihan anting bayi yang berbentuk unik dan menarik agar bayi Anda terlihat cantik.

Meskipun bayi dapat mengenakan anting, hal tersebut membuat sebagian ibu khawatir jika anting yang dikenakan bisa menimbulkan iritasi, atau bahkan infeksi pada telinga bayi. Oleh karena itu, Anda, sebagai orang tua, perlu memilih anting bayi dengan cermat.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan

Jika Anda ingin memberikan anting pada bayi Anda, Anda dapat melakukannya. Mengenakan anting pada bayi sebenarnya aman. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan sebelum memberikannya kepada bayi.

Sebelum mengenakan anting bayi, telinga bayi Anda perlu ditindik dengan cara yang benar. Untuk melakukannya, Anda dapat meminta bantuan dokter.

Setelah menindik telinga bayi Anda, Anda diminta untuk tidak melepaskan anting tindik selama 6 minggu. Pada umumnya, setelah mengenakan anting tindik selama 6 minggu, lobus telinga bayi sudah pulih sehingga bayi dapat mengenakan anting yang berbeda.

Selain itu, jika Anda ingin memberikan anting bayi kepada anak Anda, dokter akan menyarankan untuk menunggu hingga bayi Anda berusia 2 bulan. Dokter menyatakan bahwa lubang tindik yang terinfeksi dapat memicu komplikasi berupa infeksi kulit atau demam pada bayi yang belum berusia 2 bulan, walaupun jarang terjadi.

Meskipun perlu waspada terhadap komplikasi seperti ini, menindik dan memasang anting bayi mudah dilakukan. Selain itu, ketika anak tumbuh besar, tindik bisa terasa lebih menyakitkan. Sebuah artikel yang dirilis melalui Journal of Pediatrics menyatakan bahwa keloid lebih umum terbentuk ketika tindik dilakukan setelah mereka mencapai usia 11 tahun.

Cara Memilih Anting Bayi

Para ahli merekomendasikan untuk memilih anting bayi yang dibuat dengan bahan emas minimal 14 karat, perak, platinum, atau stainless steel. Para ahli klaim bahwa bahan-bahan seperti ini dapat mengurangi risiko infeksi dan ruam di bagian telinga bayi.

Anda juga perlu pahami bahwa dermatitis kontak dapat dipicu oleh logam tertentu, termasuk nikel. Ketika dermatitis kontak terjadi, hal tersebut dapat membuat bayi mengalami gatal yang cukup parah. Tidak hanya itu, sebagian bayi bisa saja mengalami reaksi alergi terhadap bahan-bahan yang aman untuk dikenakan.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah memilih ukuran anting bayi. Anda perlu memilih anting bayi yang kecil. Selain itu, pastikan Anda memilih anting bayi yang bundar dan rata. Anda juga sebaiknya hindari anting yang memiliki bentuk yang tajam karena dapat membuat bayi Anda terluka. Jika jatuh dan bayi memasukkannya ke dalam mulut, hal tersebut dapat membuat bayi tersedak.

Hal lain yang perlu diwaspadai adalah jika bayi merasakan sesuatu di telinga karena memakai anting, terutama jika anting yang dipakai kurang sesuai dengan bayi, bayi Anda bisa saja memegang apa yang ada di telinga sehingga dapat memicu risiko seperti luka pada telinga.

Cara Membersihkan Telinga Bayi

Jika Anda ingin membersihkan lubang tindik dan anting, dokter akan menyarankan untuk membersihkannya setidaknya dua kali sehari. Daun telinga juga perlu dibersihkan, baik pada bagian depan maupun belakang. Selain itu, Anda perlu gunakan alkohol dan cotton bud untuk membersihkan telinga bayi, kemudian oleskan telinga dengan salep antibiotik.

Kesimpulan

Anting bayi dapat Anda berikan kepada bayi Anda, namun harus sesuai prosedur yang disebutkan di atas. Untuk informasi mengenai anting bayi atau hal yang berkaitan dengan telinga bayi, Anda dapat konsultasikan hal tersebut dengan dokter.

Penyakit

Waspada 5 Gejala Stroke Iskemik yang Membahayakan

Stroke iskemik dan stroke hemoragik sama-sama berbahaya namun beda penyebabnya

Sampai saat ini stroke masih menjadi penyakit mematikan yang menjadi salah satu sumber kematian terbesar di dunia. Di Indonesia sendiri berdasarkan Riset Kesehatan Dasar, sebanyak 10,9% dari total penduduk nusantara ternyata terindikasi mengidap stroke. Kebanyakan dari para para penderita stroke dinyatakan mengidap stroke iskemik. 

Stroke iskemik merupakan jenis penyakit stroke yang terjadi karena ada penyumbatan aliran darah ke otak. Pemicunya biasa disebabkan oleh lemak yang menggumpal dan membeku. Kondisi ini pada khirnya membuat sel-sel jaringan otak mati secara perlahan bahkan ada yang secara mendadak sebab kekurangan oksigen. 

Kematian perlahan sel jaringan otak tentunya tidak bisa dibiarkan begitu saja. Tindakan cepat dan tepat perlu segera dilakukan agar kondisi stroke ini tidak sampai tahap mematikan. Karena itu mengetahui gejala stroke iskemik sangat diperlukan agar tingkat kewaspadaan meninggi dan bisa segera mengambil penanganan yang tepat guna. Berikut ini adalah beberapa gejala stroke iskemik yang perlu Anda waspadai. 

  • Mati Rasa Mendadak 

Gejala yang paling mudah disadari dari serangan stroke iskemik adalah mati rasa mendadak. Kondisi mati rasa ini membuat bagian tertentu di tubuh Anda tiba-tiba terasa sangat lemah sampai tidak mampu digerakkan. 

Mati rasa yang merupakan gejala stroke umumnya terjadi di bagian wajah, tangan, ataupun kaki. Uniknya, kondisi mati rasa tersebut biasanya hanya terjadi di salah satu sisi bagian tubuh, seperti bagian kiri saja atau kanan saja. 

  • Penglihatan Kabur 

Kalau Anda tiba-tiba merasa penglihatan menjadi bermasalah, jangan pandang remeh. Cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter. Pasalnya, penglihatan yang tiba-tiba kabur merupakan salah satu gejala ada bagian sel otak yang mati perlahan sehingga berpengaruh ke mata Anda. 

Khususnya bagi Anda yang selama ini tidak ada masalah penglihatan, penglihatan yang tiba-tiba terasa kabur sangat mungkin menjadi gejala stroke iskemik. Cobalah untuk segera memeriksakan diri ke dokter mata. Jika tidak ada masalah terkait mata minus, silinder, ataupun plus; sangat mungkin itu adalah gejala stroke yang benar-benar nyata. 

  • Kesulitan Berbicara 

Orang yang terserang stroke iskemik juga kerap mengalami masalah awal di bagian alat bicara. Tiba-tiba saja, ia akan mendadak cadel atau kesulitan mengucapkan kata-kata yang sebenarnya umum dia ujarkan tiap harinya.  Tidak hanya itu, orang yang menderita kematian sel otak karena penyumbatan darah juga akan sulit mengerti apa yang sedang orang lain bicarakan. 

Kesulitan berbicara ini dikarenakan respons dari otak ke bagian alat wicara menjadi terganggu akibat adanya sel yang mati perlahan. Kondisi kesulitan berbicara ini bisa jadi akan terus menjangkiti penderita stroke iskemik, walaupun masalah utama strokenya sudah ditangani. Perlu alat latihan bicara secara khusus agar masalah kesulitan berbicara ini bisa teratasi. 

  • Kebingungan 

Kondisi penyumbatan di otak pada pasien stroke juga kerap menimbulkan masalah di bagian pola pikirnya. Tidak jarang pada pasien yang belum terdiagnosis, masalah pikiran yang menjadi sulit sinkron menjadi gejala yang harus diwaspadai. 

Salah satu masalah pikiran itu terlihat dari sikap penderita stroke yang kerap mengalami kebingungan. Karena itu, ketika Anda merasa kebingungan mendadak yang tiba-tiba, cobalah untuk memeriksakan diri ke medis secara total. Jangan-jangan itu gejala stroke iskemik. 

  • Sakit Kepala Parah

Jangan remehkan sakit kepala! Bisa jadi itu juga merupakan gejala stroke iskemik yang perlahan sedang menyerang Anda. Cobalah untuk menganalisis sendiri pada tahap awal bagaimana kondisi sakit kepala yang Anda rasakan. 

Apabila Anda terlalu sering merasa sakit kepala secara keseluruhan, itu patut dicurigai. Sakit kepala parah yang tidak kunjung mereda dengan istirahat juga tidak boleh disepelekan. Memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah itu berhubungan dengan penyumbatan aliran darah di otak bisa menjadi penyelamat Anda agar tidak langsung terserang stroke iskemik yang sudah masuk tahap parah. 

Dengan pengetahuan yang mumpuni mengenai gejala stroke iskemik, Anda bisa meminimalkan risiko dari penyakit ini. Anda pun bisa lebih cepat pulih dan kembali beraktivitas secara optimal jika sudah mendapatkan perawatan yang tepat. 

Kesehatan Wanita

Apakah Ciri-Ciri Orang Hamil 1 Minggu Dapat Dideteksi?

Terdapat beberapa ciri ciri orang hamil yang perlu diperhatikan

Menantikan kehadiran buah hati tentu menjadi hal yang paling dinantikan bagi pasangan yang sedang melakukan program kehamilan. Terlebih sudah yakin telah menjalankan pola hidup sehat, memiliki tingkat kesuburan baik dan rutin melakukan hubungan seks. Untuk itu sangat penting untuk mengenali ciri-ciri orang hamil meski dalam waktu cukup singkat.

Pada umumnya kehamilan bisa diketahui ketika usia kandungan sudah memasuki tiga sampai empat minggu. Namun, meski para calon ibu belum mengetahui gejala awal yang timbul, termasuk dari tanda-tanda kehamilan ketika kandungan baru memasuki usia satu minggu. Hal ini bisa diketahui jika calon ibu mengalami morning sickness hingga ukuran perut membesar.

Ciri-ciri Orang Hamil

Kehamilan mulai terjadi ketika sperma bersatu dengan sel telur, setelah itu nantinya sel telur yang mengalami fertilisasi akan menempel pada dinding rahim. Pada saat satu minggu usia kehamilan sebenarnya belum terdapat janin dalam perut calon ibu. Kemungkinan yang terjadi justru calon ibu sedang mengalami siklus haid terakhir sebelum hamil.

Calon ibu akan hanya akan mengalami periode menstruasi seperti biasa, yakni mengeluarkan sel telur bulan sebelumnya yang tidak terpakai. Mengenai tanda-tanda dari kehamilan yang muncul setelah satu minggu hingga kini belum bisa ditemukan atau dideteksi secara pasti. Calon ibu baru akan menyadari ketika usia kandungan sudah selama empat minggu.

Hamil dengan usia kehamilan satu minggu merupakan tahapan pertama sebelum fertilisasi terjadi dan membuahkan janin. Tanda-tanda seorang perempuan hamil pada umumnya akan mengalami mual, tidak menstruasi hingga kembung, merasa lelah, payudara membengkak atau terasa lunak, sering buang air kecil, kram perut serta bercak darah dan suasana hati berubah-ubah.

Tes USG Deteksi Hamil Usia 1 Minggu

Mendeteksi ciri-ciri orang hamil dalam rentan waktu sangat singkat tidak bisa dilakukan dengan menggunakan tes USG atau ultrasound. Tes ini tidak bisa dipakai untuk mengetahui adanya kehamilan dalam rentan waktu satu minggu. Namun, perlu diketahui bahwa tes ini bisa digunakan mengetahui apa yang membuat calon ibu kesulitan hamil.

Tes USG dapat digunakan untuk memeriksa ada tidaknya abnormalitas pada struktur organ reproduksi, seperti misalnya fibroid. Kondisi ini bisa menghambat kehamilan seseorang perempuan, lantas adakah cara yang bisa digunakan untuk mendeteksi kehamilan dalam usia satu minggu, yang bisa dilakukan adalah meningkatkan peluang untuk itu dengan beberapa cara berikut ini.

  • Konsumsi Vitamin

Kebanyakan dokter akan menyarankan calon ibu memulai mengonsumsi vitamin untuk kehamilan, seperti asam folat, vitamin D dan lain sebagainya agar mengurangi risiko bayi cacat. Calon ibu bisa mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap harinya mulai dari satu bulan sebelum melaksanakan rencana kehamilan atau satu minggu sebelumnya.

  • Menjaga Pola Makan

Sangat penting bagi calon ibu untuk menjaga pola makan ketika hamil, bahkan ketika usianya kehamilan baru berusia satu minggu. Caranya bisa dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, protein rendah lemak, serat hingga konsumsi kemak baik untuk tubuh.

  • Paham Masa Ovulasi

Seorang calon ibu harus bisa mengetahui kapan masa ovulasi berlangsung, hal ini digunakan untuk mengetahui masa subur dan bisa merencanakan waktu yang tepat dalam berhubungan intim. Cara ini bisa dilakukan dengan mengecek kalender atau dengan melakukan konsultasi bersama dokter kandungan.

  • Olahraga Rutin

Berolahraga tak hanya bisa membantu meringankan efek menstruasi pada usia kehamilan satu minggu, tetapi juga bisa membantu dalam menjaga kehamilan setelahnya. Selain itu, olahraga rutin juga bisa memudahkan calon ibu dalam proses melahirkan.

Hidup Sehat

Mata Kering

Mata kering merupakan gangguan yang sering terjadi karena mata tidak memproduksi cukup banyak air mata atau air mata menguap terlalu cepat. Seseorang yang mengalami kondisi seperti ini akan menimbulkan mata kering, merah, bengkak, serta iritasi.

Seseorang mungkin akan mengalami gangguan seperti ini di bagian mata pada situasi tertentu, misalnya ketika mereka berada di ruangan yang menggunakan AC, dalam pesawat, atau melihat layar selama berjam-jam.

Gejala

Seseorang yang mengalami mata kering dapat menunjukkan gejala sebagai berikut:

  • Merasa gatal, menyengat, atau terbakar di bagian mata.
  • Terdapat stringy mucus (lendir berserabut yang dapat ditarik dan memiliki bentuk seperti sehelai rambut) di dalam mata atau sekitarnya.
  • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya.
  • Mata mengalami kemerahan.
  • Merasa seperti ada sesuatu di bagian mata.
  • Merasa kesulitan ketika menggunakan lensa kontak.
  • Merasa kesulitan dalam berkendara di malam hari.
  • Mata berair akibat iritasi mata kering.
  • Mata merasa lelah atau penglihatan kabur.

Penyebab

Berikut adalah penyebab mata kering:

  • Alergi.
  • Terapi penggantian hormon.
  • Paparan angin atau udara kering.
  • Operasi mata.
  • Penggunaan obat tertentu.
  • Faktor usia.
  • Menggunakan lensa kontak dalam waktu yang lama.
  • Terlalu lama melihat layar.
  • Kurangnya berkedip.

Diagnosis

Jika Anda mengalami mata kering, Anda dapat konsultasikan masalah ini dengan dokter mata. Dokter dapat melakukan diagnosis dengan beberapa tes berupa pemeriksaan mata secara lengkap, pengukuran volume air mata, dan penentuan kualitas air mata. Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui apa yang menyebabkan mata Anda kering.

Pengobatan

Setelah melakukan diagnosis, dokter dapat memberikan pengobatan untuk Anda. Berikut adalah pengobatan yang dapat dilakukan:

  • Air mata buatan

Air mata buatan dapat digunakan untuk memblokir lubang drainase di sudut mata.

  • Lacrimal plugs

Lacrimal plugs adalah cara lain untuk mencegah kekeringan di bagian mata.

  • Obat antiinflamasi

Contoh obat antiinflamasi yang dapat digunakan adalah siklosporin dan kortikosteroid.

  • Suplemen omega-3

Suplemen omega-3 juga bermanfaat untuk meningkatkan kadar minyak di bagian mata.

  • Operasi mata

Operasi mata perlu dilakukan bila kondisi mata yang dialami cukup parah.

Pencegahan

Selain pengobatan di atas, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah mata kering:

  • Hindari hembusan udara ke mata Anda secara langsung seperti ketika Anda menggunakan kipas angin atau alat pengering rambut.
  • Menambahkan kelembaban ke udara.
  • Menggunakan kacamata hitam atau kacamata lain yang setara.
  • Istirahatkan mata setelah melakukan aktivitas yang melibatkan Anda melihat ke layar dalam waktu yang lama.
  • Jangan merokok atau hindari asap rokok.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda mengalami gangguan di bagian mata dan kondisinya memburuk, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter. Sebelum Anda bertemu dengan dokter, Anda sebaiknya persiapkan diri dengan membuat daftar gejala yang pernah Anda alami dan obat-obatan yang telah Anda konsumsi.

Selama Anda berkonsultasi, dokter akan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan mata kering seperti:

  • Bagaimana mata Anda bisa mengalami mata kering?
  • Apa saja gejala yang telah Anda alami?
  • Apakah kondisinya memburuk?
  • Apakah Anda mengkonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah kondisinya terjadi hanya sekali atau berulang?
  • Apakah ada anggota keluarga Anda yang pernah mengalami mata kering?
  • Sudahkah Anda mencoba obat tetes mata? Apakah obat yang Anda coba membantu memulihkan kondisi mata Anda?

Kesimpulan

Itulah informasi mengenai mata kering. Anda perlu berhati-hati ketika Anda melihat sesuatu di layar. Menatap sesuatu di layar terlalu lama dapat memicu gangguan pada mata sehingga perlu segera diobati.

Obat

Pola Makan yang Tepat, Bagian dari Obat Maag

Banyak dari kita yang mengenal nyeri lambung dengan sebutan maag. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut gastritis. Suatu gangguan yang melibatkan peradangan dan iritasi dinding lambung. Gangguan medis ini dapat terjadi tiba-tiba atau akut, ada juga yang berlangsung lama atau kronis.

Bagi kebanyakan orang, maag dianggap sebagai gangguan medis ringan dan akan reda dengan sendirinya. Namun, beberapa mengalami gejala yang berat, hingga terjadi luka di saluran pencernaan. Jika sudah demikian, tentu Anda tidak dapat menunggu gangguan tersebut menghilang, tapi perlu obat maag untuk mengatasinya.

Saat berbicara tentang obat maag, bukan hanya mencakup tablet atau sirup obat saja. Melainkan juga makanan yang dikonsumsi.

Asupan makanan memainkan peranan penting bagi kesehatan saluran pencernaan, serta tubuh secara umum. Sebagai contoh, maag dapat terjadi akibat konsumsi alkohol berkepanjangan atau konsumsi alkohol terlalu banyak dalam satu waktu. Oleh sebab itu, menghindari makanan tertentu dan menggantinya dengan pilihan makanan lain dapat membantu mengatasi kondisi medis yang satu ini.

Perbaikan asupan makanan sebagai bagian dari perawatan maag

Ada beberapa makanan yang dapat menjadi obat maag. Mengonsumsinya akan membantu untuk merawat gastritis serta mengurangi gejalanya.

Pilihan pertama jatuh pada jenis makanan yang kaya serat. Jenis makanan ini akan sangat membantu untuk memperbaiki kondisi maag yang Anda derita. Apel, oat, brokoli, dan wortel merupakan beberapa jenis makanan yang mengandung serat tinggi.

Anda juga sebaiknya mengonsumsi makanan yang rendah lemak. Lemak yang tinggi dapat memperburuk peradangan pada lapisan lambung. Tapi, bukan berarti Anda harus menjadi seorang vegetarian. Daging tetap dapat dikonsumsi, tapi pilihlah ikan atau ayam dengan bagian yang sangat sedikit lemaknya, seperti dada. Ingat, goreng-gorengan juga termasuk jenis makanan yang perlu dibatasi ya!

Kondisi lambung yang iritasi juga sangat tidak bersahabat dengan asam. Maka, pilihlah makanan yang tidak asam, bahkan cenderung basa. Pilihan terbaik jatuh pada sayur-sayuran.

Meski demikian, Anda disarankan untuk mengonsumsi yoghurt, sebagai asupan probiotik yang sangat baik bagi pencernaan. Banyak orang terkecoh, rasa yoghurt yang asam kerap membuat orang mengira makanan ini tidak baik dikonsumsi oleh penderita maag.

Di samping itu, Anda juga sebaiknya tidak mengonsumsi makanan pedas. Layaknya makanan asam, makanan pedas juga berpotensi memperburuk kondisi iritasi yang terjadi pada lambung Anda.

Tidak hanya makanan, Anda juga perlu lebih cermat dalam mengonsumsi minuman. Minuman bersoda dan mengandung kafein sebaiknya dihindari.

Merawat gastritis dengan obat maag

Perubahan pola makan dan jenis asupan makanan biasanya dapat menolong dalam perbaikan kondisi maag. Namun, jika Anda telah melakukannya selama seminggu dan masih tidak ada perbaikan, tandanya Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Mereka yang menderita maag, terlebih dalam waktu yang lama, memang kadang membutuhkan perawatan untuk meredakan gejalanya. Biasanya dengan pemberian obat maag.

Obat maag yang diberikan oleh dokter akan disesuaikan dengan jenis gastritis yang terjadi serta tingkat keparahannya. Jenis obat yang diberikan antara lain antasida, proton-pump inhibitor (PPI), H2 blocker, serta antibiotik.

Antibiotik diberikan dalam rangkaian obat maag sebab gangguan medis ini dapat pula disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori.

Selain rangkaian obat tersebut, dokter sudah pasti akan menyarankan perubahan gaya hidup, termasuk menerapkan pola makan yang lebih sehat. Jadi, konsumsi obat maag dan pola makan yang sehat perlu dilakukan berdampingan jika Anda ingin mengatasi masalah gastritis ini.

Hidup Sehat

Rumput Mutiara

Rumput mutiara dipecara dapat menjadi obat kanker

Para peneliti terus mengembangkan penelitian mengenai tanaman atau jenis makanan yang memiliki khasiat untuk mencegah penyakit kanker. Salah satu penelitian yang dilakukan melibatkan rumput mutiara, atau yang disebut sebagai Hedyotis corymbosa. Rumput mutiara diklaim sebagai jenis tanaman yang dapat mengatasi kanker paru-paru.

Di Indonesia juga terdapat berbagai pengobatan yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit seperti ini, salah satunya termasuk rumput mutiara. Meskipun jenis tanaman tersebut belum terbukti secara ilmiah, rumput mutiara dapat melindungi manusia dari penyakit kanker. Rumput mutiara merupakan salah satu jenis obat yang tidak hanya digunakan di Indonesia, namun juga digunakan di beberapa negara di Asia Tenggara, Tiongkok, dan India.

Mengenal Rumput Mutiara

Rumput mutiara biasanya tumbuh dalam ukuran antara 15 hingga 50 cm, dan mampu tumbuh subur di tanah dengan kondisi yang lembab. Selain itu, rumput mutiara memiliki daun yang berbulu di bagian ujung. Bunga dari rumput tersebut muncul dari aksila, sudut antara batang dan tangkai daun.

Jika Anda melihat sekilas, rumput mutiara tidak berbeda dengan sebagian besar rumput semak-semak. Banyak rumput mutiara yang tumbuh di pinggir jalan.

Rumput mutiara memiliki karakteristik yang sedikit pahit, lembut, dan netral. Sejak dulu, para peneliti menyebut rumput mutiara dapat dikonsumsi untuk mengatasi gejala demam. Pada saat ini, rumput mutiara bisa Anda gunakan untuk mengatasi penyakit kanker.

Penelitian Tentang Rumput Mutiara

Pada tahun 2009, tim mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta, meraih juara dalam menciptakan karya ilmiah yang berjudul “Potensi Kemopreventif Ekstrak Etanolik Rumput Mutiara.” Dalam penelitiannya, tim yang meliputi tiga mahasiswa mencari hubungan antara rumput mutiara dengan penyakit kanker.

Tim UGM melakukan uji coba laboratorium yang melibatkan tikus putih. Sebelumnya, tim tersebut mengetahui kandungan senyawa aktif dalam rumput mutiara berupa asam ursolat dan asam uleanolat.

Kedua senyawa aktif tersebut merupakan jenis senyawa yang dapat mencegah pembelahan sel kanker menjadi lebih ganas. Ketika melakukan uji coba, tikus putih juga diberi induksi oral senyawa karsinogen yang merangsang pertumbuhan kanker.

Penelitian tersebut berlangsung selama 10 minggu. Tikus putih diberi ekstrak rumput mutiara untuk mengetahui dampaknya pada tubuh. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mengkonsumsi ekstrak rumput mutiara dapat mencegah pembelahan sel kanker sebesar 30% dibandingkan dengan tikus putih yang tidak mengkonsumsinya.

Meskipun penelitian yang dilakukan oleh tim UGM memberikan kabar baik bagi dunia medis, penelitian tersebut masih perlu dilakukan, untuk mengetahui dampaknya pada manusia. Penelitian tersebut juga dilakukan dengan memberikan ekstrak rumput mutiara yang telah dikeringkan di bawah matahari selama 5 hari.

Gagasan dari penelitian tersebut adalah mengkonsumsi rumput mutiara bisa dengan cara yang lebih efektif, bukan dengan cara konvensional dengan merebus dan meminum airnya saja.

Penelitian tersebut tidak hanya menyatakan secara ilmiah dengan membiarkan rumput mutiara kering di bawah matahari, namun juga dapat memperoleh 200 kapsul dari setiap 100 gram ekstrak rumput mutiara. Peneliti juga menyarankan untuk mengkonsumsi rumput mutiara tiga kali dalam sehari.

Penelitian Yang Perlu Dikembangkan

Sudah bertahun-tahun para peneliti mengembangkan pengobatan untuk mencegah kanker, salah satunya termasuk rumput mutiara. Meskipun rumput mutiara merupakan salah satu cara yang paling cocok untuk mencegah kanker, penelitian dalam jangka panjang juga terkadang belum cukup untuk menentukan apakah tanaman tertentu bersifat antikanker.

Contoh tanaman yang dilakukan adalah tanaman Madagaskar periwinkle. Tanaman tersebut sama seperti rumput mutiara, dan selama belasan tahun, dianggap sebagai salah satu tanaman yang secara efektif dapat mencegah kanker. Sampai saat ini, mekanisme yang terjadi pada tanaman tersebut belum dapat direplikasi.

Hidup Sehat

Beberapa Alternatif Susu untuk Diabetes

Di dalam susu terdapat nutrisi penting yang berguna untuk tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, sampai kalsium. Kendati demikian, tak sekonyong-konyong susu bisa dan boleh dikonsumsi oleh siapa saja. Penderita diabetes adalah satu dari sekian banyak kelompok orang yang tak boleh sembarangan mengonsumsi susu. Fakta itu memacu para produsen untuk membuat susu untuk diabetes.

Akan tetapi, di dalam produk susu yang beredar di pasar banyak terkandung zat lain yang tak berguna dan malah bisa menimbulkan efek negatif bagi para penderita diabetes. Namun, bukan berarti pengidap diabetes sama sekali tidak boleh mengonsumsi susu, kok.

Ada semacam “cara aman” bagi para penderita diabetes dalam mengonsumsi susu. Beberapa metode alternatif di bawah ini merupakan satu titik terang agar mereka yang menderita diabetes tetap bisa mengonsumsi susu, di antaranya:

  • Susu Almond Tanpa Gula

Jika penderita diabetes sedang berusaha mengurangi asupan karbohidrat sebanyak mungkin, susu almond bisa menjadi pilihan. Sebab susu ini memiliki kandungan karbohidrat yang rendah, bahkan beberapa mengandung hampir nol karbohidrat. Kandungan lemaknya pun hanya sepertiga dari susu biasa yang umumnya memiliki minimal 8 gram kandungan lemak.

Berikut kandungan nutrisi dalam 1 gelas susu almond:

Kalori: 39

Lemak: 2,88 g

Karbohidrat: 1,52 g

Serat: 0,5-1 g (tergantung merk)

Protein: 1,55 g

Kalsium: 516 mg

  • Susu Kedelai Tanpa Gula

Kandungan karbohidrat dalam segelas susu kedelai memang lebih tinggi ketimbang susu almond, akan tetapi jumlahnya hanya sepertiga dari susu full cream ataupun susu skim yang mencapai 12 gram.

Berikut kandungan nutrisi dalam 1 gelas susu kedelai:

Kalori: 79

Lemak: 4,01 g

Karbohidrat: 4,01 g

Serat: 1

Protein: 7 g

Kalsium: 300 mg

  • Susu Rami Tanpa Gula

Susu yang terbuat dari biji rami ini mungkin belum populer di Indonesia. Namun, namanya sudah populer di negara barat karena khasiat sehatnya. Sama seperti susu almond, susu rami memiliki kandungan karbohidrat dan lemak yang rendah. Justru sebaliknya, susu rami kaya akan omega 3, kalsium, zat besi, serta magnesium. Sehingga susu rami ini bisa menjadi pilihan susu diabetes terbaik yang bisa dikonsumsinya.

Berikut kandungan nutrisi dalam 1 gelas susu rami:

Kalori: 24

Lemak: 2,5 g

Karbohidrat: 1,02 g

Serat: 0

Protein: 0

Kalsium: 300 mg

  • Susu Grass-Fed

Selain jumlah kadar lemaknya, sumber susu juga perlu diperhatikan. Susu dari sapi yang diberikan makanan alami berupa rumput, memiliki kadar asam alfa linoleat yang lebih tinggi. Asam alfa linoleat sendiri adalah sejenis asam lemak omega-3 yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Jadi, saat membeli susu di pasar swalayan, pilihlah produk yang di kemasannya tertera tulisan ‘grass-fed’.

  • String Cheese

Keju adalah makanan yang dihasilkan setelah mengubah bentuk susu. Keju ini bisa menjadi pilihan yang baik untuk camilan, karena kaya protein dan rendah lemak. Keju ini juga memiliki kadar karbohidrat yang rendah (sekitar 1 gram per ons), sehingga tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara signifikan.

  • Yogurt Yunani

Produk susu fermentasi seperti yogurt merupakan pilihan yang baik untuk penderita diabetes, karena memiliki kandungan probiotik yang tinggi. Probiotik bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan bisa meningkatkan kadar insulin dan gula darah dalam tubuh. Menurut penelitian yang dipublikasikan di European Medical Journal pada Oktober 2017, probiotik bisa menurunkan kadar insulin dan gula darah puasa.

Yogurt yunani juga menyediakan kombinasi karbohidrat dan protein yang ideal. Pada umumnya, yogurt yunani digunakan sebagai bahan makanan dan kue yang dipanggang.

***

Sebenarnya, ada fakta unik di balik hubungan susu dan diabetes ini. Beberapa penelitian mengungkap bahwa minum susu malah dapat mengurangi risiko diabetes 2. Namun, kita belum tahu apakah fakta ini bisa dipatahkan nantinya.

Di balik itu semua, jika para penderita diabetes ingin mengonsumsi susu, disarankan untuk mengecek kondisi kesehatan mereka sendiri dalam rangka menciptakan “batasan” dalam masalah ini. Segera hentikan minum susu untuk diabetes jika setelah mengonsumsi susu dan produk olahannya kadar gula darah Anda melonjak.

Obat

Peran Penting Vitamin K untuk Kesehatan yang Tidak Boleh Dilewatkan

Sudah tidak perlu diragukan bahwa vitamin memiliki peran penting bagi tubuh. Begitu banyak jenis vitamin, seperti vitamin A, C, D, E, bahkan vitamin B, masing-masing vitamin memiliki manfaatnya tersendiri untuk kesehatan tubuh.

Vitamin K memang tidak begitu populer dibanding dengan vitamin lain, seperti vitamin C atau A. Namun, kandungan vitamin ini memiliki peran vital yang berkaitan dengan pendarahan dalam tubuh manusia. Dalam kasus ini, pendarahan dapat disebabkan berbagai faktor, seperti cedera atau penyakit tertentu.

Vitamin K berperan dalam membantu untuk mencegah pendarahan agar tidak semakin bertambah parah, sehingga tubuh tidak kehilangan terlalu banyak darah. Ia juga berfungsi untuk mengendalikan pembekuan darah. Lalu, seperti apa manfaat vitamin K lebih jelasnya? Mari simak penjelasannya berikut!

Apa saja manfaat vitamin K untuk kesehatan tubuh?

Seperti yang telah disebutkan, bahwa vitamin K dapat mengontrol pembekuan darah. Jika seseorang tidak memiliki kandungan vitamin K yang cukup, maka ia berisiko mengalami pendarahan hebat yang sulit dikendalikan, seperti pendarahan di sekitar area telinga, hidung, atau mata.

Vitamin K memiliki sifat mudah larut dalam lemak. Hal tersebut menjelaskan bahwa, vitamin K dapat menjaga kandungan kalsium dan darah, sehingga dapat mengurangi peluang terjadinya penggumpalan darah. Secara singkat, beberapa manfaat yang ditawarkan vitamin K untuk kesehatan tubuh, antara lain:

  • Mencegah terjadinya diabetes.
  • Mencegah terjadinya pendarahan pada organ hati.
  • Mencegah faktor pemicu kanker.
  • Mendukung pertumbuhan tulang.
  • Mencegah osteoporosis.
  • Membantu proses pembekuan darah.

Lalu, dari manakah vitamin K didapatkan? Dalam upaya memenuhi kebutuhan vitamin K untuk tubuh, Anda dapat mengonsumsi makanan bergizi, khususnya sayuran jenis kacang-kacangan. Anda dapat mengonsumsi kacang polong atau kacang kedelai sebagai pilihan. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi olahan hati sapi sebagai alternatif.

Dengan tercukupinya kebutuhan vitamin K pada tubuh, maka risiko terjadinya gangguan pendarahan dapat dikurangi. Selain itu, jika Anda mengalami cedera yang dapat mengakibatkan luka, proses pembekuan darah dapat berlangsung lebih cepat, sehingga dapat mencegah pendarahan berlebih.

Obat

Penuhi Kebutuhan Vitamin B2 agar Tetap Produktif dan Berenergi

Jika terdapat pertanyaan apakah vitamin B dan B2 itu berbeda atau tidak, mungkin hanya sebagian kecil dari kita yang dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan tepat.

Pada dasarnya, vitamin B memiliki banyak varian. Kekurangan vitamin B varian tertentu dapat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan tubuh. Sebagai contoh, jika tubuh kekurangan vitamin B1, maka akan meningkatkan risiko terkena penyakit beri-beri. Lalu, bagaimana dengan vitamin B2? Apa saja fungsi vitamin B2 untuk kesehatan tubuh dan efek samping apa yang mungkin terjadi jika kekurangan vitamin tersebut?

Fungsi vitamin B2

Salah satu fungsi penting dari vitamin B2 adalah membantu pembentukan sel darah merah dan mendukung fungsi sel tubuh lain agar terus memberikan energi yang cukup selama satu hari penuh.

Ada pun fungsi lain dari vitamin B2 adalah membantu pemecahan lemak, protein, dan karbohidrat dalam tubuh yang kemudian akan diubah menjadi energi. Jika kita mengonsumsi vitamin B2, maka energi kita akan berangsur-angsur meningkat.

Khususnya bagi ibu hamil, vitamin B2 harus terus tercukupi kebutuhannya. Pasalnya, kekurangan vitamin B2 akan berisiko memicu terjadinya hipertensi ketika kehamilan atau preeklamsia dan dapat membahayakan pertumbuhan janin.

Apa yang terjadi jika tubuh memiliki vitamin B2 dalam jumlah yang terlalu banyak?

Mengonsumsi apa pun jika dilakukan dalam porsi yang terlalu berlebihan akan berdampak negatif terhadap kesehatan. Hal tersebut juga berlaku jika kita mengonsumsi vitamin B2 dalam jumlah yang banyak.

Idealnya, jumlah vitamin yang dianjurkan untuk pria berusia lebih dari 19 tahun adalah sekitar 1,3 mg per hari dan 1,1 mg per hari bagi wanita dewasa. Kebutuhan vitamin B2 khusus untuk ibu hamil adalah sekitar 1,4 mg per hari dan 1,6 mg per hari bagi ibu yang sedang dalam masa menyusui.

Vitamin B2 ini dapat Anda temukan pada kacang-kacangan, susu, daging, telur, dan sayuran hijau. Anda juga dapat mengonsumsi vitamin B2 khusus untuk memenuhi kebutuhan vitamin B2 dalam tubuh. Namun, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu jika ingin mengonsumsi ini.

Obat

Sudah Kenal Manfaat Vaksin BCG? Saatnya Cari Tahu Infonya di Sini

Jika mendengar tentang vaksin BCG, mungkin Anda akan langsung terpikirkan tentang penyakit tuberkulosis (TB). Vaksin BCG memang digunakan untuk membantu pencegahan penyakit tuberkulosis dan dapat diberikan kepada orang dewasa maupun anak-anak yang belum pernah terinfeksi TB. Pemberian vaksin ini direkomendasikan bagi orang-orang yang memiliki kontak langsung dengan penderita TB. Pemberian vaksin ini sudah termasuk dalam imunisasi dasar bagi bayi usia 0-2 bulan di Indonesia.

Bagaimana prosedur pemberian vaksin BCG?

Sebagai vaksin yang digunakan untuk infeksi TB, BCG akan diberikan secara intradermal. Pemberian dosis vaksin BCG berbeda-beda untuk tiap orangnya, maka dari itu akan lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

Pemberian dosis vaksin BCG biasanya berkisar 0.1 mL bagi orang dewasa dan 0.05 mL bagi anak-anak yang berusia kurang dari 12 bulan. Pemberian vaksin ini menggunakan cara injeksi lambat pada bagian otot deltoid.

Vaksin BCG tidak hanya digunakan untuk pencegahan infeksi TB, namun dapat juga digunakan untuk mencegah dan mengatasi keganasan pada kandung kemih. Dalam kasus ini, vaksin BCG akan diberikan secara intravesikal berbentuk larutan dengan aturan penggunaan sekali dalam seminggu selama enam minggu ke depan. Ketika pemberian vaksin BCG secara intravesikal selesai dilakukan, cairan tersebut harus dipertahankan di dalam kandung kemih selama 2 jam. Dalam jangka waktu tersebut, pasien diharuskan untuk mengubah posisi setiap 15 menit agar vaksin BCG dapat dengan rata disebarkan di dalam kandung kemih.

Apakah efek samping dari vaksin BCG?

Beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian vaksin BCG, baik secara intradermal atau intravesikal:

  • Nyeri perut
  • Mual
  • Demam ringan
  • Nyeri otot
  • Diare
  • Cedera pada bagian dinding kandung kemih
  • Anemia
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Infeksi saluran kemih

Terdapat pula efek samping yang lebih serius, seperti demam tinggi, nyeri pada tulang, kelelahan ekstrem, pembengkakan kulit, dan juga perubahan pada kulit. Jika Anda mengalami kondisi seperti yang dijabarkan di atas, maka segera konsultasikan kondisi Anda pada dokter.

Walaupun penggunaan vaksin BCG memang diperbolehkan, namun beberapa orang dengan kondisi berikut tidak dibolehkan menerima vaksin BCG:

  • Orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh (HIV, leukemia, limfoma, dan terapi kanker)
  • Sedang menderita TBC aktif
  • Memiliki infeksi saluran kemih.
  • Sedang mengonsumsi antibiotik
  • Sedang menjalani terapi radiasi.