Folikulitis: Penyebab Bintik Merah pada Kulit Bayi

Folikulitis: Penyebab Bintik Merah pada Kulit Bayi

Bintik merah pada kulit bayi merupakan masalah yang kerap terjadi. Pada umumnya, bintik merah pada kulit bayi sebetulnya tidak berbahaya. Tetapi ada beberapa kasus bintik merah pada kulit bayi dapat menjadi penanda terjadinya penyakit serius seperti campak dan meningitis. Ada banyak penyebab bintik merah pada kulit bayi, salah satunya adalah folikulitis.

Pengertian Folikulitis

Folikulitis adalah suatu kondisi kulit di mana folikel rambut (kantong kecil yang merupakan tempat tumbuhnya rambut) meradang. Folikulitis dapat menimbulkan gatal atau nyeri dan bisa disebabkan karena infeksi bakteri atau jamur. 

Folikulitis paling sering terjadi pada bagian tubuh yang mengalami gesekan, seperti kulit wajah, kulit kepala, punggung, dan paha. Gesekan pada kulit bayi yang disebabkan oleh pakaian, pencukuran, dan zat seperti keringat, minyak, dan kosmetik dapat menghalangi dan mengiritasi folikel, sehingga bakteri yang biasanya berada di kulit, seperti Staphylococcus, dapat masuk ke dalam folikel rambut dan menyebabkan infeksi. Setelah terinfeksi, folikel tampak seperti jerawat merah dengan rambut di tengahnya.

Risiko Terkena Folikulitis

Bayi bisa terkena risiko folikulitis jika:

  • Mengenakan pakaian yang ketat atau terlalu ketat
  • Sedang mengonsumsi atau menggunakan antibiotik atau obat steroid untuk jangka waktu yang lama
  • Memiliki ketahanan tubuh atau sistem imunitas yang lemah karena penyakit seperti AIDS, leukimia, diabetes atau kondisi kesehatan lainnya
  • Memiliki luka yang sudah terinfeksi atau mengalami sayatan karena tindakan pembedahan.
  • Memiliki kondisi kulit tertentu seperti eksim atau jerawat.

Tanda dan Gejala Folikulitis

Folikulitis yang menyebabkan bintik merah pada kulit bayi biasanya terjadi pada kepala, wajah, pantat, tangan dan kaki.

Folikulitis berbentuk benjolan berisi nanah (pustula) yang berpusat pada folikel rambut. Pustula ini bisa ditembus oleh rambut yang tumbuh, dan seringkali dikelilingi oleh kulit yang meradang berwarna merah jambu hingga merah. 

Folikulitis yang ringan dan sedang biasanya nyeri saat ditekan atau terasa gatal. Sedangkan folikulitis yang parah dapat memengaruhi seluruh folikel rambut sehingga efeknya lebih menyakitkan.

Folikulitis ringan dan sedang bisa hilang secara cepat dengan pengobatan dan tidak meninggalkan bekas luka. Tapi, folikulitis yang parah akan menyebabkan komplikasi yang lebih seriys seperti infeksi pada jaringan kulit yang lebih dalam (selulitis), jaringan parut dan rambut menjadi rontok permanen.

Cara Mencegah dan Mengobati Folikulitis Penyebab Bintik Merah pada Kulit Bayi

Untuk mencegah folikulitis pada kulit bayi, Anda bisa membantu anak dengan melakukan hal berikut ini:

  • Menghindari pakaian ketat, terutama ketika sedang berolahraga.
  • Segera mencuci pakaian yang digunakan setelah berolahraga.

Untuk mencoba menghilangkan folikulitis ringan, Anda bisa melakukan hal sebagai berikut:

  • Menggunakan sabun antibakteri.
  • Mengoleskan kompres panas dan lembap ke area yang terkena.
  • Cobalah untuk menggunakan losion kortikosteroid (kortison) yang dijual bebas untuk membantu menenangkan kulit yang teriritasi atau gatal.
  • Segera cuci handuk, waslap, dan seprai dan sesering mungkin.
  • Biasakan untuk mengenakan pakaian yang longgar kepada bayi.

Kapan Mencari Perawatan Medis

Anda harus segera berkonsultasi kepada dokter ketika anak Anda tidak segera sembuh dari gejala bintik merah pada kulit bayi dalam waktu 2-3 hari. Jika gejala terus kembali atau jika infeksi menyebar ke area yang lebih luas di tempat lain di tubuh bayi, Anda juga harus melaporkan ke dokter agar bayi Anda segera mendapatkan pengobatan dan penanganan yang cepat dan tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *