Cara Merawat Gigi Palsu: Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Cara Merawat Gigi Palsu: Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Bagi pemilik gigi palsu, menjaga kebersihan gigi palsu sangatlah penting karena benda tersebut merupakan gigi pengganti Anda. Gigi palsu yang bersih dan terawat membawa efek yang bagus terhadap kesehatan mulut. 

Jika Anda baru memulai menggunakan gigi palsu, artikel berikut akan menjelaskan cara merawat gigi palsu agar awet dan tahan lama. 

Mengapa gigi palsu harus dibersihkan?

Gigi palsu berperan sebagai pengganti gigi Anda yang membantu mengunyah makanan. Sama seperti gigi asli, gigi palsu dapat ditempeli sisa makanan yang kemudian berubah menjadi plak. Proses penumpukan plak pada gigi palsu sama seperti pada gigi asli.

Jika gigi tiruan tidak dibersihkan dengan benar, plak, bakteri, dan jamur akan menumpuk di gigi tiruan. Ini menyebabkan masalah mulut seperti stomatitis akibat gigi palsu, atau masalah kesehatan mulut lainnya.

Cara merawat gigi palsu

Berikut cara merawat gigi palsu agar tidak mudah rusak:

  • Bersihkan gigi palsu dengan hati-hati

Jangan membengkokkan atau merusak penjepit atau plastik saat membersihkan gigi tiruan.

  • Bilas gigi palsu sebelum digunakan

Sebelum menggunakannya, bilas gigi palsu secara menyeluruh untuk menghilangkan cairan sisa larutan perendam gigi palsu. Larutan tersebut mengandung bahan kimia berbahaya sehingga dapat menyebabkan nyeri, muntah, dan luka bakar bila tertelan.

  • Lepas dan bilas gigi palsu setelah makan

Lepas gigi tiruan setelah makan dan bilas menggunakan air mengalir untuk menghilangkan sisa makanan. Balut dengan handuk atau kain lembut untuk mengeringkan gigi palsu.

  • Lepas gigi palsu sebelum tidur dan rendam semalaman

Mengistirahatkan mulut dari pemakaian gigi palsu penting agar jaringan mulut pulih dan tidak terlalu lelah.

Disarankan untuk mengistirahatkan mulut dan melepas gigi palsu sesering mungkin, minimal enam jam sehari. Ketika tidak digunakan, rendam gigi tiruan dengan air hangat atau pembersih gigi palsu khusus untuk membunuh bakteri yang menempel. 

  • Sikat gigi palsu setiap hari

Sikat gigi palsu secara menyeluruh setiap hari dengan sikat berbulu lembut dan pembersih yang direkomendasikan dokter gigi Anda. Sikat dengan sedikit campuran air hangat dan secara perlahan dalam gerakan melingkar. Letakkan gigi tiruan di atas meja atau dengan handuk di bawahnya untuk mencegahnya dari tergelincir.

  • Lakukan pemeriksaan gigi secara teratur

Mengunjungi dokter gigi harus dilakukan secara rutin meski tidak ada masalah dengan gigi tiruan Anda.  

Adapun hal-hal berikut tidak boleh dilakukan karena mempercepat kerusakan pada gigi palsu:

  • Menggunakan benda tajam untuk membersihkan gigi palsu, misalnya tusuk gigi
  • Sikat gigi berbulu kasar dan pasta gigi pemutih
  • Menggunakan produk yang mengandung pemutih
  • Menggunakan air panas atau mendidih
  • Menarik barang dengan gigi, termasuk makanan atau pembungkus plastik, dan menggigit benda keras dengan gigi tiruan

Kapan gigi palsu harus diganti?

Gigi palsu tidak bersifat permanen. Meski Anda telah menjalani beragam cara merawat gigi palsu sehingga gigi tiruan awet dan tetap terjaga, gigi palsu memiliki umur masa pemakaian. 

American College of Prosthodontists (ACP) menjelaskan kapan waktu yang tepat mengganti gigi palsu yaitu sebagai berikut:

  • Jika terjadi iritasi kronis (peradangan) di bawah area penempatan atau basis gisi tiruan
  • Jika perekat gigi palsu tidak menempel dengan kuat, atau perekat harus digunakan lebih dari dua kali sehari
  • Jika gigi tiruan terdegradasi sehingga tidak pas dengan gigi yang lain
  • Gigi palsu berubah warna, retak, atau patah
  • Jika gigi palsu sudah lebih dari 5 tahun sejak dibuat

Tanyakan segala hal terkait gigi palsu dan cara merawat gigi palsu kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *