Obat

OBH Combi Anak Batuk Pilek dan Batuk Berdahak

OBH combi anak batuk pilek bisa jadi andalan saat anak mengalami gejala-gejala seperti batuk dan flu. Selain meredakan batuk atau flu, OBH combi juga bisa mengatasi demam, hidung tersumbat, sekaligus melegakan pernapasan pada anak. 

OBH Combi Anak Batuk Plus Flu Rasa Jeruk Sirup 60 mL harga terbaik 13515

Ada juga pilihan OBH combi yang bisa mengatasi batuk berdahak dan bisa dikonsumsi oleh orang dewasa. Untuk pembelian OBH combi untuk batuk dan pilek maupun untuk batuk berdahak, tidak memerlukan resep dokter karena obat ini termasuk obat yang dijual secara bebas. 

Berikut ini informasi lengkap mengenai dosis, cara pemakaian, dan efek samping OBH combi anak batuk pilek dan OBH combi untuk batuk berdahak. 

OBH Combi Anak Batuk Plus Flu

OBH Combi Anak Batuk Plus Flu ini berkhasiat untuk meredakan gejala batuk, pilek, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan juga bisa melegakan tenggorokan. Ada empat varian rasa yang bisa dipilih, yakni rasa apel, strawberry, madu, dan juga jeruk. 

Kandungan OBH Combi Anak Batuk Plus Flu

Dalam setiap satu sendok takar atau 5 ml OBH Combi Anak Batuk Plus Flu mengandung ekstrak succus liquiritiae 100 mg, paracetamol 120 mg, amonium klorida 50 mg, pseudoefedrin HCl 7.5 mg, klorfeniramin maleat 1 mg.

Dosis dan cara pemakaian 

Penggunaan obat OBH Combi Anak Batuk Plus Flu bisa diberikan pada anak mulai dari usia 2 tahun hingga usia 12 tahun. Berikut dosis yang diberikan.

  • Usia 2-5 tahun: pemberian obat 3 kali sehari sebanyak 1 sendok takar
  • Usia 6-12 tahun: pemberian obat sebanyak 3 kali sehari sebanyak 2 sendok takar

Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya berikan obat ini pada anak setelah makan, ya. 

Setelah penggunaan, pastikan tutup obat dengan rapat dan simpan pada suhu di bawah 30 derajat celcius. Hindari obat dari paparan sinar matahari langsung. 

Efek samping OBH Combi Anak Batuk Plus Flu

Obat OBH Combi Anak Batuk Plus Flu juga memiliki efek samping yang harus diperhatikan oleh orangtua. Berikut ini beberapa efek samping dari penggunaan obat OBH Combi Anak Batuk Plus Flu.

  • Menyebabkan kantuk
  • Bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti, mual, sakit perut, dan juga perut kembung
  • Menyebabkan rasa gelisah dan sulit tidur
  • Menyebabkan mulut kering

Hindari memberikan obat OBH Combi Anak Batuk Plus Flu pada seseorang dengan kriteria di bawah ini:

  • Anak usia di bawah 2 tahun
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Seseorang yang akan melakukan perjalanan jauh
  • Seseorang yang mengonsumsi alkohol
  • Lansia

Obat ini juga dilarang digunakan untuk seseorang dengan kriteria di bawah ini:

  • Penderita hipersensitif pada kandungan yang ada di dalam obat ini
  • Pasien yang memiliki riwayat hipertensi
  • Seseorang yang memiliki gangguan ginjal dan hati yang berat
  • Seseorang yang memiliki penyakit jantung dan diabetes
  • Tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat golongan MAO (Monoamine Oksidase) karena bisa meningkatkan tekanan darah

Obat OBH Combi Anak Batuk Plus Flu dibanderol dengan harga mulai dari Rp12 ribuan. 

OBH Combi Batuk Berdahak

OBH Combi batuk berdahak memiliki khasiat untuk mengatasi dahak, mengencerkan dahak, mengurangi perkembangan bakteri yang menyebabkan batuk, serta melegakan tenggorokan. Berikut kandungan, dosis, cara pemakaian, dan efek sampingnya. 

Kandungan OBH Combi Batuk Berdahak

Setiap satu sendok takar atau 5 ml OBH Combi Batuk Berdahak mengandung ekstrak Succus liquiritiae 167 mg, amonium klorida 50 mg. 

Dosis dan cara pemakaian 

Obat ini bisa digunakan untuk anak-anak dan dewasa mulai dari usia 6 tahun. Berikut dosis dan cara pemakaiannya.

  • Anak-anak usia 6-12 tahun: 1 sendok takar atau 5 ml, sebanyak 1-4 kali sehari
  • Dewasa usia 12 tahun ke atas: 3 sendok takar atau 15 ml, sebanyak 1-4 kali sehari

Untuk hasil maksimal, konsumsi obat ini setelah makan. Segera tutup rapat botol setelah digunakan dan simpan pada suhu di bawah 30 derajat celcius. 

Efek samping OBH Combi Batuk Berdahak

Berikut ini efek samping dari obat OBH Combi Batuk Berdahak.

  • Menyebabkan kantuk
  • Muncul gangguan pencernaan seperti mual, sakit perut, dan perut kembung
  • Muncul perasaan gelisah dan sulit tidur
  • Mulut jadi kering

Hindari juga pemakaian obat ini untuk seseorang dengan kriteria sebagai berikut ini:

  • Seseorang yang menderita hipersensitif
  • Seseorang dengan riwayat hipertensi
  • Seseorang dengan gangguan ginjal dan hati
  • Seseorang dengan gangguan jantung dan diabetes
  • Seseorang dengan penyakit paru-paru

Hindari juga pemakaian obat untuk anak di bawah usia 6 tahun, ibu hamil dan menyusui, serta seseorang yang sudah lanjut usia. Segera periksakan ke dokter, jika muncul efek samping yang lebih parah setelah pemakaian obat, ya. 

Hidup Sehat

Menggunakan Obat Herbal Diapil 100 Pil, Berbahaya atau Tidak?

Diapil 100 Pil adalah sejenis obat jamu herbal tradisional yang diproduksi oleh Dami Sariwana. Obat ini secara khusus digunakan oleh penderita diabetes untuk mengontrol kadar gula darah yang tinggi.

Dibandingkan dengan obat farmasi pada umumnya, obat herbal cenderung memiliki harga yang lebih terjangkau. Sayangnya, tidak semua orang yakin untuk menggunakan obat herbal karena bukan merupakan obat yang diresepkan oleh dokter. Lantas, apakah obat jamu herbal seperti Diapil 100 Pil aman untuk dikonsumsi?

Penggunaan bahan jamu herbal pada obat

Meskipun jarang direkomendasikan dalam resep dokter, bukan berarti obat herbal tidak cocok untuk penderita diabetes. Berbeda dengan obat farmasi, obat herbal menggunakan bahan alami dalam pembuatannya. Hal ini bisa membantu untuk mengobati gejala diabetes Anda secara natural.

Efektivitas penggunaan obat herbal pada dasarnya tergantung dengan kondisi masing-masing penderita. Anda tetap bisa berkonsultasi pada dokter mengenai pemakaian obat herbal. Dokter bisa membantu memberikan kesimpulan apakah obat itu cocok untuk Anda konsumsi atau tidak.

Jika diabetes yang Anda alami cenderung ringan, obat herbal mungkin bisa membantu untuk meringankan gejalanya. Akan tetapi, hal ini tidak selalu bisa terjadi pada penderita diabetes yang lebih parah dan serius.

Kondisi diabetes yang parah memerlukan pengobatan medis yang lebih komprehensif. Obat biasa tidak mampu mengatasinya dengan baik, demikian juga dengan obat herbal. 

Karena itu, jika Anda ingin menggunakan obat herbal seperti Diapil 100 Pil untuk mengatasi diabetes, ketahui dulu seperti apa kondisi diabetes yang Anda derita. Pastikan juga bahwa Anda benar-benar telah didiagnosa diabetes oleh dokter untuk mulai meminum obat ini.

Menggunakan Diapil 100 Pil untuk atasi diabetes

Sebagai obat jamu herbal tradisional, Dami Sariwana Diapil 100 Pil mengandung komposisi dari bahan-bahan yang alami. Berikut ini komposisi utama dari obat ini:

  • Plucheae Folium (daun beluntas) 26 mg
  • Centellae Herba (pegagan) 52,5 mg
  • Lingustrinae Lignum (kayu bidara laut) 26 mg
  • Andrographidis Herba (daun sambiloto) 13 mg
  • Caricae Folium (daun pepaya) 13 mg

Campuran bahan-bahan alami di atas menghasilkan efek yang mampu mengendalikan kadar gula darah bagi penderita diabetes. Gejala diabetes atau kencing manis bisa dikurangi dengan pemakaian obat ini.

Dalam satu kemasan, terdapat 100 butir pil obat. Pengguna dianjurkan untuk meminum obat ini dengan dosis sebanyak 6 pil sekali makan sebanyak tiga kali dalam sehari. Obat hanya dianjurkan untuk diminum setelah makan.

Sebelum meminum obat ini, ingatlah bahwa ada perhatian khusus yang perlu dipertimbangkan. Berikut ini perhatian khusus tersebut:

1. Hanya boleh diminum oleh penderita diabetes

Obat ini bukanlah obat tradisional yang difungsikan sebagai upaya pencegahan diabetes. Oleh sebab itu, jangan meminumnya bila Anda belum didiagnos secara resmi oleh dokter menderita diabetes. 

2. Kemungkinan efek samping

Setiap jenis obat, baik itu obat herbal maupun obat farmasi, pasti memiliki efek samping. Penggunaan obat herbal bisa saja menghilangkan efektivitas obat farmasi. Karena itu, selama penggunaan Diapil 100 Pil, sebaiknya konsultasikan pada dokter Anda secara berkala.

Perhatikan kedua hal di atas ketika akan mengonsumsi obat herbal sebagai upaya penyembuhan diabetes. Hal ini penting untuk menghindari risiko efek samping yang tidak diinginkan.

Anda bisa mendapatkan Dami Sariwana Diapil 100 pil dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp14.000. 

Manfaat dan Efek Samping Aspar-K pada Penderita Hipokalemia
Obat

Manfaat dan Efek Samping Aspar-K pada Penderita Hipokalemia

Aspar-K adalah merk obat yang mengandung Kalium L-Aspartat dan digunakan sebagai suplemen untuk mengatasi hipokalemia atau kondisi kekurangan kalium di dalam tubuh, serta pada penyakit yang menyebabkan kalium rendah seperti penyakit jantung dan penyakit liver. Selain itu, Aspar-K juga bisa digunakan untuk mengatasi kelelahan fisik dan mempercepat masa penyembuhan pada pasien yang baru selesai operasi.

Kalium merupakan salah satu elektrolit utama dalam sel yang berperan untuk menjaga fungsi jantung, ginjal, otot, saraf, dan sistem pencernaan. Kalium juga bisa mengobati tekanan darah tinggi dan mencegah stroke. Kekurangan kalium di dalam tubuh bisa menyebabkan kelelahan, lemah dan kram otot, detak jantung tidak teratur, serta perubahan suasana hati. Sedangkan hipokalemia bisa terjadi karena disebabkan oleh aktivitas fisik yang terlalu berat, kerusakan pada ginjal atau kelenjar adrenal, muntah yang terus-menerus, merokok, dan kecanduan alkohol.

Aspar-K tergolong obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep dan pengawasan dokter. Aspar-K bisa ditemui di pasaran dalam bentuk tablet dengan kandungan Kalium L-Aspartat 300 mg.

Manfaat Aspar-K

  • Membantu meningkatan kadar kalium di dalam darah pada penderita hipokalemia
  • Mengatasi hipokalemia yang diakibatkan penggunaan obat diuretik antihipertensi, steroid, dan insulin dalam jangka waktu Panjang
  • Mengatasi kelelahan fisik
  • Membantu penderita penyakit yang memiliki ketidakseimbangan elektrolit, terutama kalium, seperti:
  • Penyakit jantung koroner
  • Penyakit hati
  • Tetraplegia periodic atau kelumpuhan anggota gerak karena hipokalemia
  • Gangguan metabolisme kalium lainnya, contohnya pada pasien sebelum dan setelah operasi untuk mencegah terjadinya hipokalemia

Efek Samping Aspar-K

Penggunaan Aspar-K berpotensi menimbulkan efek samping yang umumnya berkaitan dengan gangguan pencernaan dan kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Efek samping terjadi jika tubuh belum atau sedang menyesuaikan obat yang dikonsumsi. Gejala yang dirasakan umumnya berupa:

  • Mual dan muntah. Konsumsi banyak air atau setidaknya enam gelas air per hari untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang agar tidak dehidrasi. Hindari makanan pedas dan asam serta makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Ketika tidur, posisikan kepala lebih tinggi dari kaki
  • Diare. Minum air dalam jumlah sedikit, tetapi rutin agar tubuh tidak dehidrasi. Jangan konsumsi obat diare tanpa anjuran dokter
  • Nafsu makan menurun dan terkadang bisa memicu terjadinya anoreksia
  • Mengalami gejala hiperkalemia atau kelebihan kadar kalium seperti perasaan terbakar atau kesemutan, rasa lelah, kelumpuhan, kebingungan mental, tekanan darah rendah, dan irama jantung tidak teratur
  • Ruam kemerahan dan gatal-gatal pada kulit. Bisa terjadi karena reaksi alergi atau tanda kelebihan kalium
  • Rasa tidak nyaman pada dada sebelah kiri
  • Perut kembung dan terkadang terasa nyeri
  • Nyeri ketika menelan
  • Sulit bernapas
  • Bengkak pada mata atau bibir

Hentikan penggunaan Aspar-K dan segera hubungi dokter jika terjadi kondisi berikut:

  • Detak jantung tidak merata dan bahkan melambat
  • Merasa gelisah, kebingungan, cemas, dan seperti akan pingsan
  • Rasa haus yang ekstrim dan peningkatan buang air kecil
  • Kaki terasa tidak nyaman, kesemutan, bahkan mati rasa
  • Otot melemah dan badan terasa lemas
  • Diare dan sakit perut semakin parah, ditandai dengan tinja yang berwarna merah atau hitam karena adanya darah
  • Batuk darah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi

Tubuh tidak bisa memproduksi sendiri kalium, sehingga untuk memenuhi asupan kalium dalam tubuh yaitu dengan konsumsi makanan yang mengandung kalium tinggi atau suplemen tambahan seperti Aspar-K. Anda bisa memperoleh asupan kalium agar jantung dan ginjal bisa berfungsi secara normal dengan mengonsumsi jenis-jenis makanan: kacang-kacangan misalnya kacang merah dan kacang kedelai, sayuran seperti brokoli, ubi dan kentang, buah pisang, daging tanpa lemak seperti dada ayam, ikan tuna atau tiram, dan susu.

Nitrazepam obat gangguan tidur, seperti insomnia
Obat

Nitrazepam

Nitrazepam merupakan jenis obat yang dapat mengatasi gangguan tidur atau insomnia. Tidak hanya itu, obat tersebut juga dapat digunakan untuk meredakan kondisi berikut: kejang, kekakuan pada otot, dan cemas.

Kemasan Obat Nitrazepam

Nitrazepam merupakan obat yang digolongkan sebagai obat hipnotif-sedatif dan dapat diperoleh melalui resep dokter, karena obat tersebut perlu digunakan dengan hati-hati. Nitrazepam tersedia dalam kemasan tablet salut selaput dan dapat dikonsumsi anak-anak dan orang dewasa.

Dosis Obat Nitrazepam

Jika Anda ingin menggunakan obat nitrazepam untuk mengatasi gangguan tidur, Anda perlu pahami bahwa obat tersebut perlu digunakan berdasarkan dosis yang dianjurkan melalui kemasan. Berikut adalah dosis yang digunakan pasien berdasarkan kondisi yang dialami:

  • Insomnia jangka pendek

Bagi orang dewasa, dosis yang digunakan sebanyak 5 mg yang dikonsumsi pada malam hari. Mereka bisa mengkonsumsi hingga 10 mg jika perlu. Bagi lansia, dosis yang digunakan harus kurang dari dosis yang digunakan pasien dewasa.

  • Spasme infantil (kekakuan pada tubuh bayi)

Bayi yang mengalami kondisi seperti ini perlu menggunakan dosis sebanyak 125 mcg/kgBB yang dikonsumsi dua kali sehari. Penggunaannya dapat ditingkatkan secara bertahap menjadi 250 hingga 500 mcg/kgBB.

Kondisi yang Perlu Diperhatikan

Pada umumnya, obat nitrazepam sama seperti obat lain dimana obat tersebut dapat menimbulkan efek samping berupa:

  • Sakit kepala.
  • Merasa bingung.
  • Pusing.
  • Diare.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Gelisah.
  • Otot melemah.
  • Gangguan pernafasan.
  • Hipotensi.

Jika kondisi pasien memburuk atau mengalami kondisi yang tidak disebutkan di atas, pasien perlu hubungi dokter supaya kondisinya dapat ditangani lebih lanjut oleh tim medis.

Jika Anda mengalami efek samping seperti yang disebutkan di atas dan ingin bertemu dengan dokter, Anda sebaiknya jangan lupa beritahu dokter jika Anda memiliki kondisi berikut:

  • Depresi.
  • Menggunakan obat-obatan tertentu.
  • Gangguan hati dan ginjal.
  • Gangguan pernafasan.
  • Kehamilan dan menyusui.

Anda sebaiknya jangan mengkonsumsi obat nitrazepam jika Anda memiliki kondisi berikut:

  • Gangguan hati berat.
  • Glaukoma.
  • Gangguan pernafasan berat.

Untuk informasi lebih lengkap tentang kondisi-kondisi yang perlu diwaspadai, Anda bisa melihat informasi tersebut melalui kemasan obat.

Penggunaan Obat Nitrazepam dengan Obat Lain

Selain kondisi, Anda juga tidak dapat mengkonsumsi obat nitrazepam dengan obat-obatan tertentu, karena bisa memperburuk kondisi Anda. Oleh karena itu, Anda sebaiknya konsultasikan persoalan tersebut ke dokter. Dokter dapat melakukan penyesuaian dengan mengganti dosis obat tersebut atau menggantikannya dengan obat lain untuk mengatasi gangguan tidur.

Berikut adalah contoh-contoh obat yang tidak dapat dikonsumsi dengan nitrazepam:

  • Antidepresan

Mengkonsumsi obat tersebut dengan obat nitrazepam dapat meningkatkan efek depresan sistem saraf pusat.

  • Probenecid

Mengkonsumsi obat tersebut dengan obat nitrazepam dapat meningkatkan efek nitrazepam di dalam tubuh.

Jika Anda Mengalami Kondisi Tertentu

Jika Anda mengalami kondisi tertentu, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki kondisi tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan seperti apa untuk kondisi Anda. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk melakukan beberapa hal untuk mencegah kondisi yang Anda alami.

Kesimpulan

Obat nitrazepam merupakan pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur. Meskipun demikian, obat tersebut perlu digunakan dengan hati-hati dan dapat menimbulkan berbagai efek samping. Oleh karena itu, jika Anda ingin menggunakan obat tersebut, Anda sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

loperamide
Obat

Perhatikan Aturan Mengonsumsi Loperamide, Obat Pereda Diare yang Ampuh

Loperamide adalah obat yang berfungsi untuk membantu meredakan diare. Penggunaannya akan membantu mengurangi gejala diare yang muncul. Akan tetapi penyebab diare seperti infeksi bakteri tidak dapat disembuhkan dengan loperamide. Obat ini akan membuat feses menjadi lebih padat dan memperlambat gerak usus. Dengan melambatnya gerakan usus, maka penyerapan cairan dan nutrisi makanan pun bisa lebih maksimal.

Aturan untuk mengonsumsi loperamide

Agar bisa mendapat manfaat maksimal, Anda perlu mengonsumsi loperamide dengan cara yang tepat. Obat ini memiliki sediaan dalam bentuk tablet, kapsul, dan liquid. Ikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi loperamide. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi loperamide.

  • Minum obat loperamide setelah Anda Buang Air Besar (BAB).
  • Konsumsi air yang cukup untuk menghindari terjadinya dehidrasi selama menggunakan obat loperamide.
  • Konsumsi makanan yang lunak dan tidak melukai lambung selama proses mengunakan obat loperamide.
  • Dosis yang diberikan oleh dokter akan disesuaikan dengan kondisi tubuh, berat badan, dan usia pasien.
  • Tablet loparamide perlu langsung ditelan (jangan dihancurkan, dibelah, atau digerus) kecuali pada tablet kunyah.
  • Untuk loperamide dalam bentuk tablet kunyah perlu diminum ketika perut kosong. Anda juga perlu mengunyah hingga lembut sebelum menelan obat ini agar khasiatnya maksimal.
  • Loperamide sediaan liquid hanya diberikan pada anak usia 2-6 tahun.

Efek samping loperamide

Obat loperamide juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang umum terjadi dan tergolong ringan setelah mengonsumsi loperamide yaitu:

  • Mengantuk
  • Pusing
  • Sembelit
  • Lelah
  • Ruam kulit
  • Gatal ringan
  • Nyeri perut ringan

Efek samping parah juga mungkin muncul. Jika berbagai gejala berupa efek samping parah muncul maka Anda perlu menghentikan penggunaan obat segera hubungi dokter.

  • Diare semakin memburuk
  • Nyeri perut semakin kuat
  • Diare berdarah atau cair seperti air
  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Bengkak di wajah atau lidah
  • Nyeri kulit
  • Ruam keunguan dan melepuh
  • Rasa terbakar pada mata


Kondisi khusus yang perlu diperhatikan

Kondisi khusus berupa riwayat penyakit tertentu bisa berpengaruh pada penggunaan loperamide. Penting bagi Anda untuk konsultasi terkait riwayat penyakit pada dokter sebelum mengonsumsi loperamide. Beberapa kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai yaitu:  

  • Kerusakan hati
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Sakit perut tanpa diare
  • Penyakit radang usus akut
  • Distensi abdomen

Interaksi loperamide dengan obat lain

Selain kondisi medis seseorang, interaksi obat juga perlu diperhatikan guna mengurangi risiko efek samping yang mungkin muncul. Anda perlu menghindari mengonsumsi loperamide bersamaan dengan obat tertentu. Berikut ini merupakan beberapa obat lain yang dapat menimbulkan interaksi jika digunakan bersamaan dengan loperamide serta efek samping interaksi yang ditimbulkan.

  • Inhibitor P-glikoprotein (quinidine, ritonavir) yang digunakan bersama dengan loperamide akan meningkatkan kadar plasma.
  • Obat-obatan berupa antikolinergik, antispasmodik, morfin, antidepresan trisiklik, dan antihistamin yang digunakan bersama dengan loperamide akan membuat efek samping berupa sembelit.

Satu hal yang perlu diingat bahwa loperamide tidak dapat  mengatasi infeksi bakteri yang seringkali menjadi penyebab terjadinya diare. Obat ini lebih cocok digunakan untuk pasien diare dengan penyakit radang usus. Penggunaan loperamide sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sehingga bisa mendapatkan dosis yang tepat dan sesuai. Selain itu, dengan pengawasan dokter maka risiko efek samping obat juga dapat ditekan. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter secara online malalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

Oxymetazoline merupakan jenis obat yang dapat mengatasi kongesti nasal atau hidung tersumbat
Obat

Oxymetazoline

Oxymetazoline merupakan jenis obat yang dapat mengatasi kongesti nasal atau hidung tersumbat. Hidung tersumbat disebabkan oleh demam atau alergi.

Oxymetazoline dikategorikan sebagai obat dekongestan dan dapat diperoleh melalui resep dokter. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati untuk menggunakan obat tersebut. Obat tersebut juga tersedia dalam bentuk semprot hidung dan topikal, dan bisa digunakan oleh anak-anak dan orang dewasa. Beberapa merek obat oxymetazoline yang ada di Indonesia adalah Afrin, Iliadin, dan Insa Nasal.

Kegunaan Obat Oxymetazoline

Oxymetazoline memiliki kegunaan dalam menyusutkan pembuluh darah pasien. Hidung pasien bisa tersumbat karena pembuluh darah melebar. Tidak hanya itu, pembuluh darah yang lebar juga dapat menimbulkan ruam pada kulit pasien.

Dosis Obat Oxymetazoline

Jika Anda ingin menggunakan obat oxymetazoline, Anda perlu gunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Dosis pada setiap pasien berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tanyakan persoalan tersebut ke dokter terlebih dahulu. Berikut adalah dosis yang dianjurkan:

  • Semprot hidung

Pasien perlu menyediakan semprot hidung dengan konsentrasi 0,05 persen. Obat oxymetazoline dalam kemasan semprotan perlu digunakan sebanyak 1 hingga 2 semprotan pada masing-masing lubang hidung pasien. Penggunaan semprotan tersebut juga berlaku selama 3 hari. Dosis tersebut berlaku bagi anak-anak yang berusia di atas 6 tahun dan orang dewasa.

  • Topikal

Obat oxymetazoline dalam bentuk topikal dapat digunakan orang dewasa. Mereka perlu menyediakan krim dengan konsentrasi 1 persen yang dioleskan ke seluruh wajah sekali sehari.

Efek Samping Obat Oxymetazoline

Sama seperti obat lain, obat oxymetazoline dapat menimbulkan berbagai efek samping. Berikut adalah kondisi yang bisa dialami pasien (oxymetazoline dalam bentuk semprotan):

  • Sakit kepala.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Tubuh terasa gemetaran.
  • Kesulitan tidur.
  • Peningkatan lendir pada hidung (hidung tersumbat).
  • Pandangan kabur.
  • Detak jantung bergerak dengan cepat.

Obat oxymetazoline dalam bentuk topikal dapat menimbulkan kondisi sebagai berikut:

  • Jerawat.
  • Gatal.
  • Kemerahan pada kulit.
  • Peradangan.

Pengaruh Obat Oxymetazoline dengan Obat Lain

Selain efek samping di atas, Anda juga perlu waspada jika mengkonsumsi obat tersebut dengan obat lain, karena dapat menimbulkan kondisi berikut:

  • Krisis hipertensi karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan monoamine oxidase inhibitors (MAOI), reversible monoamine oxidase inhibitors (RIMA), dan moklobemid.
  • Risiko yang lebih besar terhadap toksisitas kardiovaskular karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan agen anti Parkinson.
  • Risiko yang lebih besar terhadap disritmia karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan glikosida jantung.
  • Risiko yang lebih besar terhadap hipertensi dan aritmia karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan antidepresan trisiklik (TCA), obat penekan nafsu makan, dan obat psikostimulan.
  • Risiko yang lebih besar terhadap ergotisme karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan alkaloid ergot.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk atau mengalami penyakit tertentu, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum Anda bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan yang lebih cocok untuk Anda.

Kesimpulan

Obat oxymetazoline dapat mengatasi hidung tersumbat. Meskipun demikian, obat tersebut juga dapat menimbulkan berbagai efek samping sehingga perlu ditangani lebih lanjut jika kondisi pasien memburuk. Oleh karena itu, jika Anda ingin menggunakan obat oxymetazoline atau memperoleh informasi lebih lanjut tentang obat tersebut, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

ometilson
Obat

Beberapa Kemungkinan Penyebab Interaksi Obat Ometilson

Ometilson adalah salah satu merek dagang dari methylprednisolone. Obat ini berfungsi untuk mengatasi masalah peradangan, gangguan darah, gangguan sistem kekebalan tubuh, hingga alergi. Sebagai methylprednisolone, Ometilson termasuk obat golongan kortikosteroid di mana ia akan bekerja dengan menggantikan hormon alami yang tidak diproduksi dalam jumlah yang cukup oleh kelenjar adrenal.

Ometilson dengan kandungan utama methylprednisolone 4 miligram termasuk ke dalam obat keras. Obat ini tak boleh digunakan secara bebas dan sembarangan. Seseorang hanya dapat menggunakan produk ini setelah mendapat resep dari dokter.

Methylprednisolone dalam Ometilson bekerja dengan cara menekan sistem kekebalan. Karena bentuknya tablet, penggunaan Ometilson barang tentu hanya melalui oral. Ia akan diserap oleh tubuh dan langsung melakukan tugasnya sebagai antiinflamasi dan/atau imunosupresan.

Karena dapat menyebabkan efek samping pada organ pencernaan, Ometilson amat disarankan dikonsumsi dengan makanan atau setelah makan. Selain itu, ada banyak aturan terkait penggunaan obat ini. Salah satu yang paling disoroti adalah interaksi obat. Beberapa jenis obat mungkin akan memberikan efek tertentu jika digunakan secara bersamaan dengan Ometilson.

Kiranya, berikut beberapa kemungkinan terkait potensi interaksi obat dari Ometilson:

  • Penggunaan aldesleukin, mifepriston, klopidogrel, warfarin, ibuprofen, celecoxib, aspirin, dan salisilat bersama dengan Ometilson yang mengandung methylprednisolone dapat menyebabkan pendarahan atau timbul memar. Selain itu penggunaan bersama dengan NSAID lain juga berpotensi menimbulkan efek GI.
  • Penggunaan ketokonazol, boseprevir, siklosporin, eritromisin, rifamisin, fenitoin, fenobarbital, dan telaprevir bersama dengan methylprednisolone yang terkandung di dalam Ometilson dapat menyebabkan terganggunya kerja ini.
  • Selain itu, penggunaan bersama dengan siklosporin meningkatkan risiko kejang.
  • Kehilangan penekan adrenal yang diinduksi kortikosteroid jika dikonsumsi secara bersamaan dengan aminoglutethimide.
  • Risiko hipokalaemia dengan agen penipisan K (misal. Amfoterisin B, diuretik).
  • Penurunan pembersihan dengan antibiotik macrolide.
  • Dapat menurunkan kadar isoniazid dalam serum.
  • Peningkatan clearance dengan kolestyramine.
  • Peningkatan risiko aritmia dengan digitalis glikosida.
  • Penurunan metabolisme dengan estrogen, termasuk kontrasepsi oral.
  • Peningkatan metabolisme dengan penginduksi CYP3A4.
  • Peningkatan konsentrasi plasma dengan penghambat CYP3A4.
  • Obat-obatan lain seperti cyclosporine, insulin atau obat diabetes oral, obat-obatan HIV/AIDS (efavirenz, nevirapine, ritonavir), hingga obat untuk kejang-kejang (phenobarbital, phenytoin).

Selain itu, mengonsumsi Ometilson dengan kandungan aktif methylprednisolone bersamaan dengan konsumsi alkohol atau tembakau juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Meski belum ada penelitian atau bukti sahih terkait hal ini. Lebih baik selalu mengonsultasikan dengan dokter terkait kemungkinan obat ini berinteraksi dengan Diskusikan penggunaan obat makanan tertentu, alkohol, atau tembakau.

Kemudian juga menjadi penting seseorang mengikuti aturan atau petunjuk dari dokter selama mengonsumsi obat ini. Mungkin, masing-masing orang akan memiliki perbedaan terkait dosis dan jadwal minum untuk obat ini. Namun, pada umumnya, Ometilson memiliki dosis aman sekitar 4-48 mg/hari, dikonsumsi dalam dosis tunggal atau dosis terbagi.

Jika Anda diharuskan meminum Ometilson dalam dosis yang berbeda-beda setiap hari, atau jika Anda diminta meminum obat ini hanya beberapa hari sekali, tandai kalender Anda sebagai pengingat. Jangan menambah dosis tanpa sepengetahuan dokter. Memperbanyak dosis tidak menjamin kecepatan proses penyembuhan. Hal ini justru dapat meningkatkan risiko efek samping.

Tak hanya itu, ada kemungkinan seseorang mengalami overdosis obat. Jika itu terjadi pada Anda atau orang-orang di sekitar Anda, segeralah mencari pertolongan medis.  Begitu sebaliknya, pengguna Ometilson juga dapat mengalami efek putus obat andai dalam waktu yang tiba-tiba menghentikan pemakaian. Penggunaan Ometilson dalam jangka panjang biasanya akan mulai dikurangi sebelum benar-benar bisa dihentikan. Ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan risiko tersebut.

Obat

Teh dan Minyak Esensial Bisa Jadi Obat Asma?

Tidak ada perawatan rumahan atau “home remedies” untuk serangan asma. Penyakit ini hanya bisa diatasi menggunakan obat asma, menghindari pemicu serangan asma, dan membuat rencana tindakan yang perlu dilakukan apabila seseorang menderita serangan asma. Selalu bawa inhaler penyelamat untuk memberikan pertolongan segera apabila ada serangan asma tiba-tiba. Serangan asma berpotensi untuk mengancam nyawa. Dan carilah bantuan medis apabila gejala yang dirasakan tidak semakin membaik meskipun inhaler penyelamat telah digunakan.

Serangan asma dapat bersifat minor. Akan tetapi, kondisi ini dapat berubah menjadi berbahaya dengan cepat. Saat serangan asma terjadi, jalur udara menyempit akibat peradangan dan pembengkakan, dan otot di sekitarnya ikut mengencang. Tubuh juga memproduksi ekstra lendir, membatasi udara yang melewati tabung bronkial, membuat bernapas dengan baik menjadi sangat sulit. Tanda-tanda serangan asma di antaranya adalah batuk yang tidak berhenti, mengi, sesak napas, bernapas dengan cepat, dan wajah pucat dan berkeringat. Mengatasi gejala tersebut dengan cepat dapat membantu mencegah serangan asma menjadi lebih parah. Apabila gejala tersebut tidak semakin membaik meskipun telah mendapatkan penanganan dan obat asma, carilah bantuan medis kegawatdaruratan secepatnya.

Home remedies (perawatan rumahan)

Beberapa orang percaya bahwa perawatan komplementer dapat membantu mengatasi asma. Akan tetapi, tidak ada penelitian ilmiah bahwa obat asma alternatif dan alami ini dapat mengobati serangan asma. Beberapa “home remedies” tersebut di antaranya adalah:

  • Teh atau kopi berkafein

Kafein yang ada pada teh hijau atau hitam dan kopi dipercaya dapat membantu mengatasi serangan asma. Kafein bekerja dengan cara yang mirip obat asma populer, seperti theophylline, yang membuka saluran udara. Tinjauan penelitian tahun 2010 menemukan bahwa kafein dapat sedikit meningkatkan fungsi pernapasan pada orang-orang yang menderita asma selama 4 jam. Sayangnya, bukti yang menunjukkan bahwa kafein dapat meredakan gejala asma sangat sedikit. Dan penelitian lanjutan perlu dilakukan.

  • Minyak esensial eucalyptus

Menurut tinjaun penelitan tahun 2013, minyak esensial memiliki sifat anti peradangan yang dapat membantu merawat asma. Salah satu minyak esensial tersebut adalah minyak esensial eucalyptus. Sebuah studi tahun 2016 menemukan bahwa 1,8 cineole, elemen utama minyak eucalyptus, dapat mengurangi peradangan saluran udara pada tikus. Dipercaya menghirup uap minyak esensial eucalyptus dapat membantu mereka yang menderita asma.

Namun, penting untuk diketahui bahwa penelitian telah menemukan minyak esensial, termasuk minyak eucalyptus, juga melepaskan zat kimia yang berpotensi membahayakan. Bukti lebih dibutuhkan, namun zat yang terkandung dalam minyak esensial malah dapat mebuat gejala asma menjadi semakin buruk. Karena FDA tidak mengawasi minyak esensial, penting untuk berhati-hati dalam memilih merek minyak esensial, dan perhatikan keamanan, kemurnian, dan kualitas dari produk tersebut. Gunakan minyak esensial dengan sangat berhati-hati. Dan jangan menggunakannya ketika serangan asma terjadi.

  • Minyak esensial lavender

Lavender merupakan minyak esensial lain yang menujukkan adanya harapan. Studi tahun 2014 menemukan bahwa menghirup minyak esensial lavender dari difusser dapat mengurangi peradangan akibat alergi, dan meringankan asma. Sama halnya dengan perawatan atau obat asma alternatif lainnya, minyak lavender tidak boleh digunakan saat kasus kegawatdaruratan.

Serangan asma dapat berubah menjadi serius dengan cepat, dan serangan tersebut dapat datang dengan tiba-tiba. Obat asma alternatif tersebut di atas belum terbukti secara ilmiah dapat mengatasi serangan asma. Gunakan inhaler penyelamat sebagai pertolongan pertama saat terjadi serangan asma dan carilah bantuan medis apabila gejala tidak membaik setelah inhaler penyelamat digunakan.

Obat

Pola Makan yang Tepat, Bagian dari Obat Maag

Banyak dari kita yang mengenal nyeri lambung dengan sebutan maag. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut gastritis. Suatu gangguan yang melibatkan peradangan dan iritasi dinding lambung. Gangguan medis ini dapat terjadi tiba-tiba atau akut, ada juga yang berlangsung lama atau kronis.

Bagi kebanyakan orang, maag dianggap sebagai gangguan medis ringan dan akan reda dengan sendirinya. Namun, beberapa mengalami gejala yang berat, hingga terjadi luka di saluran pencernaan. Jika sudah demikian, tentu Anda tidak dapat menunggu gangguan tersebut menghilang, tapi perlu obat maag untuk mengatasinya.

Saat berbicara tentang obat maag, bukan hanya mencakup tablet atau sirup obat saja. Melainkan juga makanan yang dikonsumsi.

Asupan makanan memainkan peranan penting bagi kesehatan saluran pencernaan, serta tubuh secara umum. Sebagai contoh, maag dapat terjadi akibat konsumsi alkohol berkepanjangan atau konsumsi alkohol terlalu banyak dalam satu waktu. Oleh sebab itu, menghindari makanan tertentu dan menggantinya dengan pilihan makanan lain dapat membantu mengatasi kondisi medis yang satu ini.

Perbaikan asupan makanan sebagai bagian dari perawatan maag

Ada beberapa makanan yang dapat menjadi obat maag. Mengonsumsinya akan membantu untuk merawat gastritis serta mengurangi gejalanya.

Pilihan pertama jatuh pada jenis makanan yang kaya serat. Jenis makanan ini akan sangat membantu untuk memperbaiki kondisi maag yang Anda derita. Apel, oat, brokoli, dan wortel merupakan beberapa jenis makanan yang mengandung serat tinggi.

Anda juga sebaiknya mengonsumsi makanan yang rendah lemak. Lemak yang tinggi dapat memperburuk peradangan pada lapisan lambung. Tapi, bukan berarti Anda harus menjadi seorang vegetarian. Daging tetap dapat dikonsumsi, tapi pilihlah ikan atau ayam dengan bagian yang sangat sedikit lemaknya, seperti dada. Ingat, goreng-gorengan juga termasuk jenis makanan yang perlu dibatasi ya!

Kondisi lambung yang iritasi juga sangat tidak bersahabat dengan asam. Maka, pilihlah makanan yang tidak asam, bahkan cenderung basa. Pilihan terbaik jatuh pada sayur-sayuran.

Meski demikian, Anda disarankan untuk mengonsumsi yoghurt, sebagai asupan probiotik yang sangat baik bagi pencernaan. Banyak orang terkecoh, rasa yoghurt yang asam kerap membuat orang mengira makanan ini tidak baik dikonsumsi oleh penderita maag.

Di samping itu, Anda juga sebaiknya tidak mengonsumsi makanan pedas. Layaknya makanan asam, makanan pedas juga berpotensi memperburuk kondisi iritasi yang terjadi pada lambung Anda.

Tidak hanya makanan, Anda juga perlu lebih cermat dalam mengonsumsi minuman. Minuman bersoda dan mengandung kafein sebaiknya dihindari.

Merawat gastritis dengan obat maag

Perubahan pola makan dan jenis asupan makanan biasanya dapat menolong dalam perbaikan kondisi maag. Namun, jika Anda telah melakukannya selama seminggu dan masih tidak ada perbaikan, tandanya Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Mereka yang menderita maag, terlebih dalam waktu yang lama, memang kadang membutuhkan perawatan untuk meredakan gejalanya. Biasanya dengan pemberian obat maag.

Obat maag yang diberikan oleh dokter akan disesuaikan dengan jenis gastritis yang terjadi serta tingkat keparahannya. Jenis obat yang diberikan antara lain antasida, proton-pump inhibitor (PPI), H2 blocker, serta antibiotik.

Antibiotik diberikan dalam rangkaian obat maag sebab gangguan medis ini dapat pula disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori.

Selain rangkaian obat tersebut, dokter sudah pasti akan menyarankan perubahan gaya hidup, termasuk menerapkan pola makan yang lebih sehat. Jadi, konsumsi obat maag dan pola makan yang sehat perlu dilakukan berdampingan jika Anda ingin mengatasi masalah gastritis ini.

Obat

Peran Penting Vitamin K untuk Kesehatan yang Tidak Boleh Dilewatkan

Sudah tidak perlu diragukan bahwa vitamin memiliki peran penting bagi tubuh. Begitu banyak jenis vitamin, seperti vitamin A, C, D, E, bahkan vitamin B, masing-masing vitamin memiliki manfaatnya tersendiri untuk kesehatan tubuh.

Vitamin K memang tidak begitu populer dibanding dengan vitamin lain, seperti vitamin C atau A. Namun, kandungan vitamin ini memiliki peran vital yang berkaitan dengan pendarahan dalam tubuh manusia. Dalam kasus ini, pendarahan dapat disebabkan berbagai faktor, seperti cedera atau penyakit tertentu.

Vitamin K berperan dalam membantu untuk mencegah pendarahan agar tidak semakin bertambah parah, sehingga tubuh tidak kehilangan terlalu banyak darah. Ia juga berfungsi untuk mengendalikan pembekuan darah. Lalu, seperti apa manfaat vitamin K lebih jelasnya? Mari simak penjelasannya berikut!

Apa saja manfaat vitamin K untuk kesehatan tubuh?

Seperti yang telah disebutkan, bahwa vitamin K dapat mengontrol pembekuan darah. Jika seseorang tidak memiliki kandungan vitamin K yang cukup, maka ia berisiko mengalami pendarahan hebat yang sulit dikendalikan, seperti pendarahan di sekitar area telinga, hidung, atau mata.

Vitamin K memiliki sifat mudah larut dalam lemak. Hal tersebut menjelaskan bahwa, vitamin K dapat menjaga kandungan kalsium dan darah, sehingga dapat mengurangi peluang terjadinya penggumpalan darah. Secara singkat, beberapa manfaat yang ditawarkan vitamin K untuk kesehatan tubuh, antara lain:

  • Mencegah terjadinya diabetes.
  • Mencegah terjadinya pendarahan pada organ hati.
  • Mencegah faktor pemicu kanker.
  • Mendukung pertumbuhan tulang.
  • Mencegah osteoporosis.
  • Membantu proses pembekuan darah.

Lalu, dari manakah vitamin K didapatkan? Dalam upaya memenuhi kebutuhan vitamin K untuk tubuh, Anda dapat mengonsumsi makanan bergizi, khususnya sayuran jenis kacang-kacangan. Anda dapat mengonsumsi kacang polong atau kacang kedelai sebagai pilihan. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi olahan hati sapi sebagai alternatif.

Dengan tercukupinya kebutuhan vitamin K pada tubuh, maka risiko terjadinya gangguan pendarahan dapat dikurangi. Selain itu, jika Anda mengalami cedera yang dapat mengakibatkan luka, proses pembekuan darah dapat berlangsung lebih cepat, sehingga dapat mencegah pendarahan berlebih.