Chondromax Untuk Nyeri Sendi, Mengapa Kondisi Ini Terjadi?

Chondromax Untuk Nyeri Sendi, Mengapa Kondisi Ini Terjadi?

Persendian adalah bagian tubuh Anda di mana tulang-tulang saling bertemu. Sendi dapat membuat tulang di kerangka bergerak dengan bebas, seperti pundak, pinggul, siku, dan lutut. Nyeri sendi mengacu pada rasa tidak nyaman dan nyeri di bagian persendian manapun di tubuh. Nyeri sendi merupakan sebuah gangguan yang cukup lazim dijumpai, dan kondisi ini tidak membutuhkan kunjungan ke rumah sakit, dan hanya perlu mengoleskan chondromax sudah cukup untuk mengatasi rasa nyeri tersebut. Namun, terkadang sakit persendian dapat disebabkan karena penyakit atau cedera. Arthritis juga merupakan salah satu penyebab utama nyeri sendi. Namun, kondisi ini juga dapat disebabkan karena berbagai macam kondisi atau faktor lainnya. Artikel ini akan membahas seputar apa saja yang dapat menjadi penyebab nyeri sendi. 

Arthritis

Chondromax merupakan salah satu krim yang digunakan untuk mengatasi nyeri sendi. Salah satu penyebab dari kondisi tersebut adalah arthritis. Dua bentuk arthritis utama adalah osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Menurut American College of Rheumatology, osteoarthritis lebih sering dijumpai pada orang dewasa usia di atas 40 tahun. Kondisi ini berkembang dengan sangat perlahan dan biasanya akan menyerang persendian yang sering digunakan, seperti pergelangan tangan, tangan, pinggul, dan lutut. 

Nyeri sendi akibat osteoarthritis disebabkan karena pemecahan tulang rawan yang bertindak sebagai bantalan dan penyerap kejut persendian. Bentuk kedua arthritis adalah rheumatoid arthritis atau RA. Menurut Lembaga Arthritis, RA memengaruhi sekitar 1,5 juta rakyat Amerika Serikat. Dan kondisi ini lebih sering dijumpai pada wanita dibandingkan dengan pria. Kondisi ini dapat membuat persendian cacat. RA menyebabkan rasa nyeri, peradangan, dan penumpukan cairan di persendian pada saat sistem kekebalan tubuh menyerang selaput yang melapisi persendian. Selain arthritis, nyeri sendi dapat disebabkan karena bursitis (peradangan pada bantalan di sekitar persendian), lupus, encok,  beberapa penyakit infeksi tertentu (hepatitis, flu, gondok), cindera, tendinitis, infeksi di tulang atau persendian, penggunaan sendi yang berlebih, kanker, fibromyalgia, osteoporosis, sarcoidosis, dan rakhitis. 

Dalam banyak kasus, nyeri sendi akan memaksa Anda untuk mengunjungi dokter. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter apabila Anda tidak tahu penyebab nyeri sendi dan mengalami gejala yang tidak dapat dijelaskan. Anda juga perlu mengunjungi dokter apabila daerah di sekitar persendian membengkak, merah, terasa lunak, dan hangat saat disentuh; rasa nyeri terjadi selama lebih dari 3 hari; dan Anda memiliki demam namun tidak ada tanda-tanda flu lainnya. Anda perlu mendapatkan perawatan kegawatdaruratan medis secepatnya apabila Anda mengalami cedera serius, persendian tampak cacat, pembengkakan di persendian muncul secara tiba-tiba, persendian tidak dapat digerakkan, dan Anda menderita nyeri sendi yang parah. 

Dokter menganggap RA dan OA sebagai kondisi yang kronis. Tidak ada perawatan apapun saat ini yang tersedia yang mampu benar-benar mengatasi nyeri sendi yang berhubungan dengan arthritis atau mencegahnya agar tidak datang kembali. Namun ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa nyeri, seperti menggunakan chondromax. 

Anda juga bisa menggunakan pereda rasa nyeri topikal atau menggunakan obat anti-peradangan non-steroid untuk mengurangi pembengkakan, rasa nyeri, dan peradangan. Anda juga perlu terus aktif secara fisik dan mengikuti program fitness yang berfokus pada latihan bersifat sedang. Anda juga perlu melakukan peregangan sebelum latihan untuk menjaga rentang gerakan yang baik pada persendian. Anda juga perlu menjaga berat badan pada angka yang sehat guna mengurangi tekanan pada persendian. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *