Hufagesic, Obat Penurun Demam yang Aman untuk Anak

Anak Anda demam? Anda tidak perlu terlalu panik. Suhu tubuh anak yang meningkat di atas 38 derajat Celsius lumrah terjadi dan tidak perlu dibawa ke dokter apabila suhunya menanjak tidak sampai 39,8 derajat Celsius, anak tidak lemas, ataupun hidrasi terjaga. 

Pemberian obat berisi parasetamol bisa menjadi solusi untuk mempercepat peredaan demam, tidak terkecuali pada anak. Namun, mungkin Anda akan pusing memilih obat apa yang aman untuk anak yang masih berusia di bawah 5 tahun atau bahkan 2 tahun. Hufagesic sirup adalah jawabannya. 

Hufagesic sirup berisi parasetamol 120 miligram tiap 5 mililiternya. Obat ini terbukti mampu menghadirkan banyak manfaat selain menurunkan suhu tubuh anak yang tinggi. Berikut ini beberapa manfaat dan hal yang harus diperhatikan jika Anda hendak memberikan obat yang dijual bebas ini kepada sang buah hati. 

Manfaat Hufagesic 

Hufagesic dapat menjadi pilihan Anda untuk meredakan gejala flu pada anak, yang umumnya berupa demam maupun nyeri. Ini karena kandungan parasetamol yang terdapat di dalamnya. Karena kemampuannya ini, Anda pun bisa menyimpan Hufagesic sirup untuk berjaga-jaga apabila anak mengalami demam setelah melakukan imunisasi. Penggunaan Hufagesic bisa membuat suhu tubuh tinggi lebih cepat menurun. 

Selain itu, obat yang berisi parasetamol ini juga bisa meringan nyeri yang dialami si kecil. Pasalnya pada saat demam, ketidaknyamanan yang dirasakan anak bukan hanya karena suhu tubuhnya meningkat. Karena suhu tubuh yang meningkat dan menyebabkan peradangan, tidak jarang anak akan mengeluhkan nyeri di sekujur tubuhnya. 

Nyeri tersebut merupakan kondisi peradangan yang terjadi di otot maupun sendi akibat panas tubuh yang tinggi. Pemberian air minum lebih banyak serta dibarengi dengan pengonsumsian Hufagesic sesuai dosis akan membuat keluhan si kecil ini cepat mereda dan kondisinya lekas membaik. 

Yang mungkin tidak ada sangka lainnya adalah Hufagesic juga dapat dijadikan alternatif untuk meredakan sakit gigi dan sakit kepala. Di mana kedua keluhan kesehatan tersebut kerap timbul juga karena masalah peradangan di dalam tubuh. 

Perhatikan Dosis 

Jenis parasetamol untuk meredakan demam dan mengatasi nyeri memang sangat banyak. Namun, jika Anda mencari yang aman untuk anak, Hufagesic sirup adalah pilihan yang tepat. Obat ini bisa digunakan mulai dari usia 0 tahun. 

Tentunya Anda perlu memperhatikan dosis yang tepat ketika memberikan Hufagesic sirup untuk anak. Berikut ini adalah dosis yang dianjurkan. 

  • 0—1 Tahun 

Buat Anda yang memiliki anak bayi yang usianya belum mencapai setahin, Hufagesic sirup bisa tetap digunakan, walaupun sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter. Dosisnya sendiri hanya 2,5 ml yang diminum tiga kali sehari. 

  • 1—2 Tahun 

Pada usia ini, anak Anda sudah bisa mengonsumsi Hufagesic sirup dengan dosis 5 mililiter tiap kali minum. Untuk mengatasi demam, berikanlah dosis tersebut sebanyak 3 kali dalam sehari. 

  • 2—6 Tahun 

Dosis Hufagesic sirup untuk anak-anak usia 2—6 tahun berkisar 5—10 ml. Ini bergantung dengan tingkat keparahan demam anak. Berikanlah obat ini 3 kali dalam sehari untuk memperoleh hasil yang optimal. 

  • 6—9 Tahun 

Pada usia 6—9 tahun, anak sudah bisa mendapatkan dosis Hufagesic sirup sebanyak 10—15 ml. Dosis ini disesuaikan dengan gejala demam yang dialami. Berikanlah dosis tersebut sebanyak 3 kali dalam sehari. 

  • 9—12 Tahun 

Dosis yang lebih tinggi bisa diberikan kepada anak dengan usia 9—12 tahun. Pada usia tersebut, Anda bisa memberikan Hufagesic sirup dengan dosis 15—20 ml tiap kali minum. Frekuensi minumnya sendiri untuk mengatasi demam sebanyak 3 kali dalam sehari. 

Waspadai Efek Samping 

Secara umum, Hufagesic sirup aman digunakan untuk anak asal sesuai dosis yang dianjurkan. Meskipun demikian, Anda tetap perlu mewaspadai efek samping dari penggunaan obat ini. Beberapa gangguan pencernaan bisa saja anak Anda alami ketika mengonsumsi Hufagesic sirup. 

Beberapa gangguan pencernaan yang mengintai anak yang diberi Hufagesic sirup adalah feses berwarna gelap juga nyeri pada perut bagian atas. Ada pula risiko mual dan muntah akan dialami oleh si kecil. 

Selain gangguan pencernaan, gangguan lain seperti ruam di kulit, kehilangan nafsu makan, serta tubuh terasa lelah juga mungkin dikeluhkan oleh anak. Untuk itu, alangkah lebih bijak Anda mengonsultasikannya ke dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *