Kandungan dan Manfaat Obat Kumur Enkasari

Enkasari merupakan obat kumur yang umumnya dikenal sebagai obat sariawan. Sesuai dengan namanya, Enkasari bermanfaat untuk mengobati sariawan. Namun, tidak hanya itu. Enkasari juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau mulut, serta menyegarkan mulut dan tenggorokan. Tiap 15 ml Enkasari mengandung ekstrak daun saga 0,49 ml, ekstrak daun sirih 1,48 ml, serta ekstrak akar kayu manis 0,98 ml. Bahan alami tersebut memiliki beberapa manfaat, antara lain:

Ekstrak Daun Saga

Daun yang memiliki nama latin Abrus precatoris L ini telah lama dikenal sebagai obat batuk dan sariawan alami. Sehingga, Enkasari juga menggunakan tanaman ini sebagai salah satu kandungannya. Tanamannya tumbuh menjalar dengan daun majemuk yang berbentuk bulat telur, memiliki ukuran kecil, bersirip ganjil, dan memilki rasa yang agak manis. Ciri khasnya yaitu terdapat buah kecil berwarna merah terang dengan dasar hitam. Namun, hati-hati karena buah ini justru sangat beracun. Oleh karena itu, daun dan bagian lainnya yang kerap digunakan sebagai bahan dasar obat. Daun saga memiliki kandungan senyawa seperti flavonoid dan polifenol yang bersifat antimikroba. Selain itu, daun saga juga mengandung zat glisirizin dan abrin.

Selain mengobati sariawan dan meredakan batuk, daun saga juga memiliki manfaat lainnya yaitu menyembuhkan diare, meningkatkan nafsu makan, mencegah infeksi bakteri, meredakan demam, serta membantu mengurangi risiko terjadinya diabetes dan kanker. Daun saga dalam Enkasari juga dapat membantu meringankan panas dalam dan mengurangi sakit tenggorokan.

Ekstrak Daun Sirih

Daun sirih biasanya identik dengan kakek nenek yang gemar mengunyahnya bersama dengan kapur, tembakau, dan pinang hingga mulutnya berwarna kemerahan. Selain itu, daun sirih juga kerap digunakan ketika seseorang mengalami mimisan, yaitu dengan cara menggulungnya dan memasukkan ke dalam lubang hidung karena dianggap bisa menghentikan perdarahan. Daun sirih mengandung minyak atsiri yang terdiri dari betlephenol, kavikol, seskuiterpen, hidroksikavikol, eugenol, serta karvakol. Memiliki sifat antiseptik, daun yang memiliki nama ilmiah Piper betle ini sering digunakan sebagai obat kumur, termasuk Enkasari. Daun sirih bisa melindungi mulut dari kuman dan bakteri. Kandungan minyak atsiri di daun sirih juga bisa mencegah pembentukan dan mengurangi penumpukan plak gigi dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebabn plak gigi.

Memiliki bau yang khas, daun sirih juga dapat membantu menghilangkan dan mencegah bau mulut. Sedangkan manfaat daun sirih bagi kesehatan yang lainnya yaitu dapat menurunkan gula darah bagi penderita diabetes tipe 2, menurunkan kadar kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi, mempercepat penyembuhan luka bakar, serta menjaga saluran pencernaan seperti mengurangi gejala GERD dan nyeri lambung.

Ekstrak Akar ManisAkar kayu manis memiliki nama latin Liquiritiae radix atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Liquorice Root. Kata liquorice berasal dari bahasa Yunani kuno yang memiliki arti akar manis. Di Indonesia, liquorice sering disebut sebagai akar manis. Tanaman ini berbeda dari kayu manis yang memiliki nama latin Cinnamon verum. Tanaman ini sebenarnya merupakan akar dari tanaman yang bernama Glycyrrhiza glabra yang berasal dari benua Eropa. Akar manis memiliki sifat antibakteri sehingga bisa digunakan untuk mengatasi masalah gigi rusak atau bolong karena bakteri. Enkasari menggunakan akar manis sebagai salah satu kandungannya karena bisa meredakan sakit tenggorokan dan membantu mengeluarkan batuk berdahak. Akar manis juga bisa memberikan efek hangat, sehingga setelah menggunakan Enkasari sebagai obat kumur, tenggorokan jadi terasa lega dan segar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *