Kesehatan Saraf Terjaga Membuat Tubuh Bugar, Ikuti 5 Cara Mudah Berikut

Sistem saraf memiliki fungsi yang sangat banyak. Sistem saraf mengontrol perilaku, proses berpikir, dan terlibat dalam fungsi tubuh lainnya. Dengan segudang pekerjaan tersebut, pernahkah Anda berpikir kapan dan bagaimana caranya sistem saraf beristirahat.

Anda mungkin menyadari pentingnya menjaga kesehatan saraf, tapi di sisi lain Anda tak tahu apa yang harus dilakukan untuk mendukung sistem saraf tetap sehat. Artikel berikut akan memberikan tips menjaga kesehatan saraf yang mudah dilakukan.

Gangguan saraf ada banyak jenisnya sehingga cara menanganinya pun berbeda-beda

Pentingnya menjaga kesehatan saraf

Sistem saraf terbagi menjadi dua, yaitu sistem saraf pusat (SSP) yang terdapat oleh otak dan sumsum tulang belakang, dan sistem saraf perifer (PNS). 

Sistem saraf melakukan banyak tugas, mulai dari menanggapi rangsangan, terlibat dalam fungsi vital seperti sistem pencernaan, detak jantung, dan pernapasan, mengatur emosi, bahkan meningkatkan ketahanan tubuh terhadap stres. 

Kesehatan saraf dan sel yang terganggu bisa mengacaukan fungsi dasar tubuh. 

Penyebab sistem saraf terganggu

Masalah pada sistem saraf tergantung pada sistem saraf yang terlibat. Gangguan bisa terjadi secara perlahan hingga fungsi tubuh benar-benar menurun (degeneratif), atau terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi mengancam jiwa. 

Beberapa penyebab gangguan sistem saraf antara lain:

  • Gangguan pada pembuluh darah (suplai darah)
  • Cedera, terutama pada kepala dan sumsum tulang belakang
  • Penyakit bawaan dari lahir
  • Masalah kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, atau psikosis
  • Paparan racun, seperti karbon monoksida, arsenik, atau timbal
  • Overdosis atau penarikan obat resep, non-resep, narkotika, atau alkohol 
  • Infeksi   
  • Tumor otak
  • Stroke
  • Muntah yang parah
  • Kekurangan nutrisi, seperti vitamin B1 (tiamin) atau vitamin B12
  • Kondisi medis lainnya seperti multiple sclerosis, penyakit Alzheimer, kegagalan sistem organ, masalah elektrolit

Cara agar saraf tetap sehat

Berikut ini beberapa cara mudah untuk menjaga kesehatan saraf:

  1. Berolahraga secara rutin

Karena saraf tersebar di seluruh tubuh, ada banyak jenis olahraga yang bisa dicoba. Misalnya, latihan beban meningkatkan proprioception, kesadaran terkait posisi dan postur tubuh. 

Contoh lain adalah memainkan permainan otak seperti teka teki silang atau sudoku. Aktivitas tersebut dapat memperkuat saraf otak dan mengurangi risiko dari demensia. 

Jika Anda melakukan olahraga fisik, pastikan untuk melakukannya di pagi hari. Sinar matahari pagi memperkuat kesehatan sistem saraf pusat sekaligus mencukupi kebutuhan vitamin D tubuh.

  1. Tidur yang cukup

Beberapa fungsi tubuh bekerja mengikuti jam biologis tubuh atau yang disebut juga ritme sirkadian. Tidur yang cukup dan teratur membantu sistem saraf bekerja lebih baik. 

Selain itu, tidur juga membantu memperkuat daya ingat, serta mencegah dari berbagai penyakit, termasuk diabetes, gagal jantung, hipertensi, dan lainnya.

  1. Melakukan teknik relaksasi

Stres yang didapat dari kegiatan sehari-hari membuat tubuh melepaskan hormon kortisol. Kadar kortisol yang tinggi mempengaruhi sistem saraf untuk mengganggu refleks, konsentrasi, dan daya ingat seseorang. 

Teknik relaksasi seperti meditasi membantu meringankan stres dengan menenangkan saraf simpatik, mengatur pernapasan, dan detak jantung. Latihan yoga secara teratur juga menjaga kadar kortisol tetap rendah, menjaga kesehatan saraf, sekaligus menghasilkan perasaan sejahtera.

  1. Mandi air hangat

Mandi air hangat membuat tubuh menjadi rileks, seperti semua beban hilang bersamaan dengan air yang mengalir ke seluruh tubuh. 

Mandi air hangat terbukti dapat mengurangi peradangan, meningkatkan hormon bahagia endorfin, serta mengurangi kecemasan. Tambahkan ramuan penyembuhan, seperti daun teh kering agar pengalaman sensori Anda lebih menyenangkan.

  1. Makan makanan bergizi

Menjaga pola makan tidak hanya membantu menjaga berat badan ideal, tapi juga menjauhkan dari sebagian besar penyakit serta mendukung kesehatan saraf pusat. 

Makanan bergizi tidak selalu tentang buah dan sayur. Beberapa makanan yang bisa membuat saraf tetap sehat antara lain cokelat hitam, daging merah tanpa lemak, makanan laut, biji chia, dan kacang almond. 

Selain itu, penting untuk menjaga tubuh selalu terhidrasi. Bagi pecinta kopi, sebaiknya perhatikan batasan minum kopi dalam sehari. Begitupula dengan kebiasaan merokok dan minum alkohol yang sebaiknya dihentikan karena membahayakan sistem saraf.

Catatan

Kesehatan saraf berkaitan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sistem saraf yang sehat membuat Anda bisa beraktivitas dengan lancar.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar sistem saraf dan penyakit terkait, tanyakan kepada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ atau mendiskusikannya di forum kesehatan terkait kesehatan saraf. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *