Makanan Sehat yang Mengandung Air: Baik untuk Tubuh

Setiap orang dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan sehat untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk mencegah dehidrasi. Ada berbagai makanan sehat yang dapat dikonsumsi. Makanan sehat yang mengandung air juga bisa menjadi pilihan makanan untuk menjaga kondisi tubuh.

Pentingnya Mengkonsumsi Makanan Berair

Pada dasarnya, makanan sehat yang mengandung air sama seperti air putih dimana makanan tersebut memiliki kegunaan dalam mencegah dehidrasi. Tidak hanya itu, makanan tersebut juga kaya nutrisi.

Manusia memperoleh asupan cairan sebanyak 80% dari minuman dan 20% dari makanan. Jika Anda mengkonsumsi cairan melalui minuman, Anda sebaiknya konsumsi minuman yang rendah kalori dan kaya kalsium. Anda juga sebaiknya jangan mengkonsumsi minuman yang mengandung pemanis atau bersoda.

Makanan Berair Yang Bisa Dikonsumsi

Jika Anda ingin mengkonsumsi makanan sehat yang mengandung air, berikut adalah makanan yang dapat Anda konsumsi:

  1. Jeruk

Jeruk merupakan makanan yang sangat bermanfaat bagi tubuh, karena tidak hanya mengandung berbagai sumber yang bermanfaat seperti vitamin C, namun juga mengandung air sebanyak 88% sehingga dapat memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh manusia.

Kandungan air yang ada pada jeruk dapat menjaga nafsu makan Anda supaya tetap terkendali. Selain itu, jeruk dapat memberikan manfaat lain seperti menjaga sistem imun dan mencegah kerusakan ginjal.

  1. Stroberi

Stroberi juga bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh, karena mengandung berbagai sumber yang bermanfaat seperti vitamin C, antioksidan, dan serat. Stroberi mengandung air sebanyak 91%.

Selain memenuhi kebutuhan cairan, stroberi juga dapat mengurangi peradangan. Hal tersebut dapat mengurangi risiko diabetes, serangan jantung, kanker, dan Alzheimer.

  1. Timun

Timun juga makanan yang direkomendasikan untuk manusia, karena makanan tersebut mengandung air sebanyak 95% dan 8 kalori. Selain itu, timun juga mengandung sumber yang bermanfaat berupa serat, vitamin A, dan vitamin K untuk menjaga kondisi tubuh. Timun bisa menjadi menu bagi Anda yang ingin diet.

  1. Selada

Selada mengandung air sebanyak 96% dan 10 kalori. Selain itu, selada juga mengandung serat, vitamin A, dan vitamin K untuk menjaga kondisi tubuh. Selain memenuhi kebutuhan cairan, selada juga dapat menjaga tulang dan sistem imun.

  1. Semangka

Semangka merupakan salah satu makanan yang paling direkomendasikan untuk mengisi cairan di dalam tubuh manusia. Semangka mengandung air sebanyak 92%. Semangka juga mengandung beberapa nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin C, dan magnesium untuk menjaga kondisi tubuh. Jika Anda ingin ngemil, namun juga ingin menjaga berat badan, semangka bisa menjadi menu diet Anda.

  1. Kubis

Kubis juga bisa menjadi pilihan makanan untuk memenuhi cairan di dalam tubuh, karena makanan tersebut mengandung air sebanyak 92%. Kubis juga mengandung sumber lain yang bermanfaat seperti vitamin C dan vitamin K untuk menjaga kondisi tubuh seperti mencegah risiko penyakit kronis.

  1. Seledri

Seledri mengandung air sebanyak 95% dan bermanfaat untuk menjaga berat badan Anda. Selain itu, seledri juga mengandung sumber lain berupa potasium dan vitamin K untuk mencegah penyakit jantung dan kanker.

  1. Bayam

Bayam mengandung air sebanyak 92% dan 23 kalori. Bayam juga mengandung sumber lain yang bermanfaat seperti protein dan serat untuk menjaga kondisi tubuh.

  1. Brokoli

Brokoli mengandung air sebanyak 91% dan 34 kalori. Brokoli juga mengandung sumber lain seperti kalsium, potasium, dan magnesium untuk memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari.

  1. Tomat

Tomat mengandung air sebanyak 94% dan sekitar 30 kalori. Tomat juga mengandung sumber lain yang dapat menjaga kondisi tubuh seperti vitamin A dan vitamin C. Tomat dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker prostat.

Kesimpulan

Ada berbagai makanan sehat yang mengandung air yang dapat Anda konsumsi. Makanan tersebut tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun juga dapat mengurangi risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *