Manfaat Buah Ciplukan dan Cara Mengonsumsi yang Benar

Manfaat Buah Ciplukan dan Cara Mengonsumsi yang Benar

Seperti sudah diketahui bahwa buah ciplukan adalah buah dari tanaman liar yang mempunyai banyak manfaat bagi tubuh. Manfaat buah ciplukan yang sering kali dikenal, yaitu berpotensi mengatasi diabetes, asma, epilepsi, darah tinggi, dan gangguan kelenjar getah bening.

Selain itu, buah ini dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh karena kandungan salah satu nutrisinya yang cukup penting, vitamin C.

Selain vitamin C, nutrisi penting lainnya adalah vitamin A, vitamin B1, B2, B3, serat, kalsium, dan zat besi yang tentu saja semuanya benar-benar mempunyai manfaat yang baik bagi tubuh.

Namun, ternyata di balik manfaat buah ciplukan tersebut ternyata, buah ini memiliki efek samping jika dikonsumsi dengan tidak benar.

Efek samping buah ciplukan

Ciplukan merupakan buah dari tanaman liar yang tentu saja berbeda kondisinya. Anda mungkin sudah begitu familiar dengan apel, jeruk, pisang, dan semangka yang sering muncul dalam menu makanan sehat karena semua buah-buahan tersebut mengandung banyak nutrisi yang sangat diperlukan, dan juga dianjurkan oleh para ahli gizi.

Karena sangat familiar dan dijual di mana-mana, Anda pun tidak perlu ragu untuk bisa memakan langsung buah-buahan tersebut, dan bahkan dijadikan sebagai camilan atau ditambahkan saat Anda konsumsi oatmeal dan sereal.

Namun tidak halnya dengan ciplukan. Buah yang juga dikenal dengan nama cecenet atau cecendet ini di Jawa Barat ternyata tidak bisa begitu saja Anda makan secara sembarangan.

Sebab, buah ciplukan ini mengandung racun bagi tubuh bahkan saat buah masih berwarna kehijauan dan masih mentah.

Racun yang ada dalam buah ini bernama solanine, yaitu racun yang biasanya terdapat pada tanaman sayur seperti tomat dan kentang.

Solanine merupakan racun yang jika Anda memakannya, Anda akan dapat mengalami gangguan pencernaan seperti kram perut dan diare.

Kondisi ini tentu saja sangat membahayakan usus jika dibiarkan sering terjadi atau berlarut-larut sehingga perlu ada upaya untuk mengatasinya.

Selain gangguan pencernaan, ciplukan juga dapat menyebabkan yang mengonsumsinya mengalami kerusakan jantung, dan hal ini berdasarkan uji coba konsumsi ciplukan yang dijus menggunakan tikus.

Cara mencegah efek samping

Agar manfaat buah ciplukan tidak sia-sia karena efek samping, berikut adalah cara untuk mencegah efek samping tersebut, yaitu:

Jangan pernah memakan buah dalam keadaan belum matang yang berpotensi besar bagi Anda untuk terkena efek samping berupa racun.

Makanlah buah jika sudah berwarna kuning keemasan. Untuk mengetahui kondisi matang atau tidaknya buah bisa dengan mengupas daun kuncup buah.

Cucilah buah dengan air yang bersih dan mengalir sebelum hendak dikonsumsi, baik dalam keadaan dimakan langsung atau diolah.

Supaya efektif tambahkan cairan pembersih buah dan sayuran supaya kuman dan bakteri penyebab racun di buah yang masih menempel bisa mati dan disingkirkan.

Cara mengonsumsi buah ciplukan

Apabila Anda ingin mengonsumsi buah ciplukan sebagai salah satu obat herbal, hal tersebut bergantung pada jenis penyakit yang ingin diatasi.

Jika Anda ingin mengatasi penyakit ayan atau epilepsi, caranya adalah dengan mengonsumsi 10 butir buah setiap hari.

Apabila Anda ingin mengatasi hipertensi, caranya adalah dengan meminum air rebusan buah 2 kali sehari. Hal yang sama juga bisa Anda lakukan saat ingin mengobati sakit paru-paru. Namun, Anda dianjurkan minum 3 kali sehari setiap hari.

Sedangkan, jika Anda ingin menambah kekebalan tubuh, makanlah buah yang masih segar secara langsung. Kandungan polifenol dalam buah ciplukan dapat mengatasi peradangan di saat kekebalan tubuh Anda terganggu. 

Itulah informasi mengenai cara mengonsumsi, efek samping dan manfaat buah ciplukan untuk kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *