Manfaat Buah Nektarin bagi Ibu Hamil dan Janin

Manfaat Buah Nektarin bagi Ibu Hamil dan Janin

Buah nektarin memang masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Sekilas buah ini terlihat seperti buah persik. Namun jika diperhatikan dengan seksama, kulit buah nektarin memiliki tekstur yang lembut sementara persik memiliki kulit yang cenderung berbulu halus.

Buah nektarin memiliki profil nutrisi yang kaya akan vitamin A, C, kalium, dan antioksidan seperti karotenoid. Ada banyak sekali manfaat kesehatan dari buah nektarin, terutama bagi ibu hamil. 

Manfaat buah nektarin bagi ibu hamil

Kandungan nutrisi yang terdapat pada buah nektarin diklaim sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Berikut beberapa alasan buah nektarin harus dikonsumsi selama masa kehamilan.

  1. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin

Vitamin C yang terkandung pada buah nektarin membantu pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh dan jaringan janin, termasuk gigi dan tulang. 

Buah nektarin juga mengandung kalium yang sangat diperlukan bagi ibu hamil untuk mencegah kram otot dan meningkatkan energi selama masa kehamilan.

  1. Meningkatkan kesehatan pencernaan dan detoksifikasi tubuh

Buah nektarin merupakan sumber serat yang berguna mencegah berbagai masalah pencernaan yang sering terjadi pada ibu hamil seperti sembelit, maag, dan gastritis. 

Selain itu, antioksidan pada buah nektarin membantu tubuh dalam melakukan detoksifikasi, membuang racun dan stres oksidatif dari tubuh.

  1. Mencegah risiko hipokalemia

Karena nektarin sarat akan kalium, mengonsumsinya secara rutin dapat mencegah hipokalemia atau defisiensi kalium selama masa kehamilan. 

Kalium berperan dalam proses sintesis protein, metabolisme, menjaga keseimbangan kadar mineral pada tubuh, meningkatkan fungsi otot, dan membantu tubuh dalam proses pembentukan energi.

Ketika seseorang kekurangan kalium, seluruh fungsi di atas akan terganggu. Pada ibu hamil, dampak hipokalemia akan sangat terasa terutama dalam kesehatan dan kekuatan otot.

  1. Menurunkan risiko kanker

Nektarin mengandung asam klorogenat yang terbukti mampu mencegah pembentukan tumor dan perkembangan kanker, seperti kanker usus besar dan paru-paru. 

Mengonsumsi buah nektarin secara langsung atau mengolahnya menjadi jus dapat membantu ibu hamil terhindar dari penyakit mematikan tersebut.

  1. Mencegah cacat lahir

Karena nutrisi yang terkandung pada nektarin berperan penting dalam tumbuh kembang janin, hal ini menjadikan buah merah ini bermanfaat untuk mencegah cacat lahir pada bayi.

Kandungan mineral, vitamin, dan folat dalam buah nektarin mampu menurunkan risiko cacat tabung saraf seperti spina bifida pada bayi yang belum lahir.

Dosis mengonsumsi buah nektarin pada ibu hamil

Mengonsumsi buah selama masa kehamilan sangat disarankan. Buah mengandung nutrisi yang mendukung kesehatan ibu hamil dan janin. 

Namun, mengonsumsi suatu nutrisi terlalu berlebihan, termasuk nektarin sangat tidak disarankan. Buah nektarin mengandung gula alami yang dapat membawa dampak merugikan pada ibu hamil dengan diabetes.

Cara aman mengonsumsi buah nektarin

Sebelum mengonsumsi buah nektarin, cuci bersih kulitnya dan kupas untuk menghilangkan paparan pestisida dan bahan kimia yang menempel. Disarankan untuk memilih buah nektarin organik yang terbebas dari kontaminasi pestisida.

Buah nektarin juga mengandung asam hidrosianat atau sianida yang beracun. Hal ini tidak berarti mengonsumsi buah ini membuat Anda mati. Namun, hindari konsumsi buah nektarin dengan tulang atau inti buah yang retak karena disitulah kandungan sianida terbanyak pada buah.

Sama seperti buah persik, buah nektarin juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang. Hindari konsumsi buah nektarin saat Anda juga alergi terhadap buah persik dan sejenisnya.

Catatan

Buah nektarin memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama bagi ibu hamil. Jika Anda ragu untuk mengonsumsi buah ini, berkonsultasilah dengan dokter untuk menemukan porsi makan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *