Manfaat Kesehatan Minyak Mustard

Minyak mustard, yang mana diproduksi dari biji tanaman mustard, merupakan bahan baku yang umum dijumpai dalam masakan India. Dikenal berkat rasanya yang kuat, aroma yang tajam, dan titik asap yang tinggi, minyak mustard sering digunakan untuk menumis sayur-sayuran di banyak negara, termasuk India, Bangladesh, dan juga Pakistan. Meskipun minyak mustard murni dilarang penggunaannya sebagai minyak sayur di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa, minyak mustard sering dioleskan pada tubuh sebagai minyak pijat, serum kulit, dan produk perawatan rambut. Sementara itu, minyak mustard esensial, salah satu jenis minyak esensial yang diproduksi dari biji mustard menggunakan proses distilasi uap, juga tersedia dan telah disetujui penggunaanya untuk agen perisa. Artikel ini akan membahas berbagai manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dari minyak mustard.

Menghambat pertumbuhan bakteri

Beberapa studi menunjukkan bahwa minyak mustard esensial memiliki sifat antimicrobial yang kuat dan dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakter berbahaya. Menurut sebuah studi tabung pemeriksaan, minyak mustard putih esensial mengurangi pertumbuhan beberapa jenis bakteri, termasuk E. coli, S. aureus, dan B. cereus. Studi tabung pemeriksaan lain juga membandingkan efek antibakteri dari minyak-minyak esensial seperti mustard, thyme, dan oregano Meksiko terhadap bakteri patogenis. Dari studi tersebut ditemukan bahwa minyak mustard esensial memberikan hasil yang paling efektif.

Beberapa jenis penelitian tabung pemeriksaan juga menemukan bahwa minyak mustard esensial dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis jamur. Akan tetapi, karena kebanyakan bukti yang tersedia terbatas pada studi tabung pemeriksaan, penelitian lanjutan sangat dibutuhkan guna menentukan dan memastikan bagaimana minyak mustard esensial memengaruhi kesehatan manusia.

Menunjang kesehatan kulit dan rambut

Minyak mustard murni sering dioleskan secara topikal untuk mengoptimalkan pertumbuhan rambut dan kesehatan kulit. Minyak mustard umumnya dicampurkan pada masker wajah dan produk perawatan rambut. Selain itu, minyak mustard juga dapat dicampur dengan lilin dan dioleskan ke kaki untuk membantu menyembuhkan tumit yang pecah. Di negara seperti Bangladesh, minyak mustard juga sering digunakan sebagai minyak pijat bagi bayi yang baru lahir, yang dipercaya dapat meningkatkan kekuatan pelindung kulit.

Akan tetapi, meskipun ada banyak laporan tentang adanya perbaikan kondisi garis halus, keriput, dan pertumbuhan rambut, kebanyakan dari bukti yang tersedia dari manfaat mengoleskan minyak mustard murni bersifat anecdotal. Apabila Anda memutuskan untuk menggunakan minyak mustard pada kulit ataupun kulit kepala, pastikan Anda melakukan tes terlebih dahulu dan gunakan hanya dalam jumlah yang sedikit guna menghindari iritasi.

Memperlambat pertumbuhan sel kanker

Penelitian menunjukkan bahwa minyak mustard dapat membantu mengurangi pertumbuhan dan penyebaran beberapa jenis sel-sel kanker. Dalam sebuah studi lama, memberi makan minyak mustard murni pada tikus dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker usus dengan lebih efektif dibandingkan dengan minyak jagung atau minyak ikan. Studi hewan lain juga menunjukkan bahwa bubuk biji mustard kaya akan allyl isothiocyanate, yang dapat menghambat pertumbuhan kanker kandung kemih hingga 35 persen, sekaligus mencegahnya untuk menyebar ke dinding otot kandung kemih.

Minyak mustard murni merupakan jenis minyak yang didapatkan dengan cara menekan biji tanaman mustard. Karena minyak mustard murni mengandung senyawa berbahaya seperti asam erucic, penggunaan minyak mustard esensial dianggap sebagai pilihan yang lebih apabila ingin digunakan sebagai agen perisa. Keduanya memiliki manfaat dalam membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit, memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker, serta menghambat pertumbuhan bakteri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *