Mengenal Gejala Diabetes yang Tanpa Disadari Sering Diabaikan

Diabetes merupakan sebuah penyakit kronis yang diakibatkan oleh tingginya kadar gula darah. Meskipun, gula darah sebagai sumber energi utama untuk sel tubuh, tetapi jika terlalu tinggi akan berbahaya. Oleh karena itu, pastikan Anda mengenal gejala diabetes untuk melakukan pencegahan. 

Gejala penyakit diabetes biasanya akan muncul secara bertahap. Namun, hal ini tergantung dari tipenya. Gejala diabetes tipe 1 muncul sangat cepat, yaitu dalam waktu satu minggu saja. Sedangkan pada diabetes tipe 2, gejalanya tidak terlihat. Bahkan, banyak yang tidak menyadarinya bahwa telah menderita diabetes. 

Beberapa gejala diabetes antara lain:

1. Cepat Lapar

Gejala ini sering dianggap biasa, padahal jika terjadi terus-menerus bisa jadi merupakan tanda diabetes. Setelah seseorang selesai makan berat, maka makanan tersebut akan diproses menjadi glukosa. Fungsinya adalah sebagai energi untuk sel atau organ dalam tubuh. 

Proses tersebut dijalankan oleh hormon insulin. Jika Anda memiliki penyakit diabetes, maka hormon inilah yang terganggu. Dengan begitu, energi untuk tubuh juga akan terhambat, sehingga menimbulkan rasa lapar kembali meskipun sudah makan banyak.

2. Poliuria (Sering Buang Air Kecil) 

Sering buang air kecil di malam hari juga merupakan salah satu gejala diabetes. Proses normalnya, ginjal akan menyaring gula darah, kemudian kembali diserap ke darah. 

Kadar gula yang terlalu tinggi membuat ginjal bekerja keras menyaring darah. Ginjal pun tidak dapat menyerap gula tersebut. Akhirnya, kelebihan gula dikeluarkan melalui urine. 

3. Polidipsia (Mudah Haus) 

Rasa haus timbul akibat gejala buang air kecil yang sering. Jika tubuh terus mengeluarkan urine, asupan cairan yang dibutuhkan pun lebih banyak untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. 

4. Luka Susah Sembuh

Jika terdapat luka di tubuh Anda, seperti memar atau bekas gigitan serangga, tetapi tidak kunjung sembuh, bisa menjadi salah satu gejala diabetes. Oleh karena itu, jangan anggap remeh kondisi ini.

Luka pada penderita diabetes yang tidak kunjung sembuh terjadi karena penyempitan arteri akibat kadar gula terlalu tinggi. Selain itu, oksigen dari jantung ke tubuh juga terhambat. Padahal luka bisa cepat sembuh jika mendapatkan oksigen dan nutrisi tersebut. 

Pada akhirnya, luka bukan hanya sulit sembuh, melainkan bisa bertambah parah. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang menurun. Kadar gula tinggi bisa membuat sel-sel imun dalam tubuh melemah. 

5. PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik) 

Sindrom PCOS juga termasuk salah satu gejala diabetes pada wanita. Tanda dari gejala ini adalah mengalami menstruasi yang tidak teratur, tumbuh jerawat, dan mudah depresi. Jika Anda mengalami hal semacam ini, sebaiknya segera periksakan ke dokter. 

Sindrom ini bisa sangat berbahaya jika Anda membiarkannya karena kadar gula akan semakin meningkat dan juga mengganggu kesuburan rahim. Kontrol kadar gula dengan teratur untuk mencegah penyakit diabetes. 

6. Kulit Kering

Penderita diabetes biasanya juga akan mengalami gatal-gatal dan pecah-pecah pada kulit. Hal ini dikarenakan frekuensi buang air kecil yang terlalu sering buang air kecil. Cairan tubuh yang berkurang bisa menghilangkan kelembaban kulit. 

Selain itu, kadar gula darah yang tinggi bisa mengganggu sistem saraf. Kemudian, tubuh akan memproduksi zat sitokin lebih banyak. Produksi yang berlebihan bisa menimbulkan peradangan pada tubuh yang kemudian menimbulkan reaksi berupa gatal, pecah-pecah, dan kulit kering. 

Anda harus waspada terhadap tanda-tanda diatas yang menjadi gejala diabetes. Gejalanya memang terkadang tidak menonjol, bahkan terlihat sepele. Namun jika salah satu gejala di atas Anda alami, segera periksakan diri ke dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *