Mengenal Granuloma Umbilikalis, Penyebab Pusar Bayi Keluar Daging

Granuloma Umbilikalis: Penyebab Pusar Bayi Keluar Daging

Pada beberapa kasus, tali pusar bayi keluar daging atau yang biasa disebut granuloma umbilikalis. Kondisi ini menyebabkan ada pertumbuhan jaringan seperti daging pada pusar setelah seminggu tali pusar dipotong.

Granuloma umbilikalis muncul seperti benjolan merah kecil dan biasanya disertai cairan kuning atau bening. Diperkirakan hal ini terjadi pada 1 hingga 500 bayi yang baru lahir. Jadi, kondisi ini cukup jarang terjadi.

Munculnya granuloma umbilikalis umumnya tidak mengganggu bayi, namun apabila tidak ditangani dengan tepat bisa menimbulkan infeksi dan bisa menyebar menjadi kondisi yang serius.

Gejala 

Munculnya granuloma umbilikalis biasanya disertai dengan gejala-gejala berikut ini:

  • Keluar cairan lengket di sekitar tali pusar
  • Kulit mengelupas
  • Iritasi di area kulit pusar

Apabila granuloma umbilikalis yang muncul mengalami infeksi, maka gejala yang muncul bisa lebih banyak, seperti berikut ini:

  • Demam
  • Rasa nyeri saat pusar disentuh
  • Ada pendarahan di sekitar tali pusar
  • Tali pusar kemerahan dan bengkak
  • Ada ruam di area tali pusar
  • Keluar nanah di area tali pusar

Apabila gejala yang muncul seperti di atas, sebaiknya segera mencari pertolongan medis, ya untuk penanganan dan pengobatan lebih lanjut.

Penyebab pusar bayi keluar daging

Hingga kini, penyebab tali pusar bayi keluar daging belum diketahui secara pasti. Namun, sejumlah ahli menduga hal ini terjadi karena tali pusar yang tak kunjung lepas sejak bayi lahir. 

Sehingga, saat tali pusar lepas, malah muncul jaringan baru seperti daging. Untuk mengetahui penyebab pastinya, kamu wajib berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut, ya.

Cara mengatasi granuloma umbilikalis

Granuloma umbilikalis harus segera diobati, sebab bisa menimbulkan infeksi dan berisiko pada kesehatan bayi.

Kamu tak perlu khawatir karena pengobatan granuloma umbilikalis cukup mudah dan cepat serta prosesnya pun tidak menimbulkan rasa sakit.

Pengobatan granuloma umbilikalis bisa dilakukan dengan memberikan salep dari resep dokter, melindungi tali pusar dari gesekan, dan menjaga tali pusar tetap kering.

Apabila cara di atas masih tidak mempan, dokter biasanya akan memberikan beberapa tindakan dengan memberikan prosedur medis sebagai berikut ini:

  • Nitrogen cair: menuangkan nitrogen cair pada pusar yang tumbuh daging dengan tujuan membekukan dan menghilangkannya.
  • Silver nitrate: zat ini mampu membakar jaringan yang muncul pada pusar tanpa membuat nyeri.
  • Jahit: dokter akan menjahit hingga putus bagian daging yang tumbuh pada pusar. Jaringan tersebut akan kering dan hilang dengan sendirinya.
  • Electrocautery: metode ini dilakukan dengan menghancurkan jaringan parut dengan arus listrik.

Kamu tak perlu khawatir karena prosedur di atas cukup aman dan tidak menimbulkan rasa sakit pada bayi. Namun, pastikan selalu melakukan kontrol secara rutin agar penyembuhannya bisa maksimal, ya. 

Mencegah granuloma umbilikalis

Untuk mencegah munculnya granuloma umbilikalis, kamu bisa melakukan beberapa cara ini setelah bayi baru lahir.

  • Pastikan tangan kamu bersih saat membersihkan tali pusar bayi
  • Hindari menggunakan alkohol saat membersihkan tali pusar bayi dan gunakan air bersih saja
  • Hindari menggunakan obat pada tali pusar, kecuali rekomendasi dari dokter
  • Hindari menggunakan celana yang ketat atau penggunaan popok yang menyentuh tali pusar karena bisa memicu infeksi
  • Mandikan bayi menggunakan waslap saja hingga tali pusar kering
  • Pastikan area pusar selalu dalam keadaan kering

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *