Mengenal Sindrom Patau yang Langka Terjadi Pada Bayi

Mengenal Sindrom Patau yang Langka Terjadi Pada Bayi

Sindrom patau dikenal juga dengan sebutan trisomy 13 yang merupakan kelainan genetik langka. Kondisi ini dapat disebabkan oleh tambahan salinan kromosom 13 pada beberapa atau seluruh sel tubuh. Normalnya setiap sel yang ada dalam tubuh manusia mengandung 23 pasang kromosom yang dapat membawa gen turunan dari orang tua. Tetapi pada bayi dengan sindrom patau ini, memiliki tiga salinan kromosom 13, padahal seharusnya hanya sepasang atau cukup dua salinan saja.

Kelainan ini sangat mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan. Alhasil, janin yang terkena sindrom patau ini akan tumbuh dengan sangat lambat di dalam kandungan. Sindrom patau dapat dikatakan langka terjadi karena hanya sekitar satu di setiap 5000 kelahiran. Tidak sedikit bayi yang akhirnya meninggal dalam kandungan setelah divonis terkena sindrom patah.

Sedangkan bayi yang bisa lahir dengan selamat biasanya memiliki berat badan rendah disertai dengan masalah kesehatan lainnya. Statistik pun menunjukkan bawah ada 9 dari 10 anak yang terlahir dengan sindrom patau akan meninggal di tahun pertama kelahirannya, seperti yang terjadi pada Adam Fabumi.

Apakah sindrom patau bisa dicegah?

Tidak ada yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mencegah terjadi sindrom patau di dalam janin. Sindrom patau ini dapat terjadi secara acak saat pembuahan, tepatnya ketika sperma dan telur bergabung serta janin mulai berkembang. Meski demikian, risiko ibu hamil melahirkan bayi dengan sindrom patau akan meningkat dengan usia ibu yang semakin tua. Untuk memastikan ada atau tidaknya pembelahan kromosom yang abnormal, dokter perlu melakukan pemeriksaan invasif, seperti dengan amniocentesis atau chroionic villus sampling atau bisa disebut dengan CVS.

Walaupun demikian, pemeriksaan ini hanya bertujuan untuk mengetahui secara pasti ada atau tidaknya trisomy 13 itu. Tidak ada pengobatan yang bisa dilakukan untuk janin yang menderita sindrom patau. Orang tua mungkin akan ditawarkan untuk mengikuti bimbingan dan bantuan agar siap mental saat melahirkan bayi dengan sindrom patau. Dokter akan menjelaskan penanganan yang bisa dilakukan ketika bayi lahir, yakni melakukan prosedur agar si bayi bisa mendapatkan asupan hingga menjelang ajal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *