Mengulik Segudang Manfaat Daun Pegagan

Mengulik Segudang Manfaat Daun Pegagan

Sudah pernah mendengar atau mencicipi daun pegagan? Jenis daun yang satu ini juga kerap digolongkan sebagai obat herbal yang diklaim memiliki segudang manfaat. Pengklaiman tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, daun yang dalam bahasa latin dikenal sebagai Gotu kola ini sudah lama dikenal sebagai obat panjang umur. 

Adalah bangsa China kuno dan Ayurveda, yang memperkenalkan daun ini dalam pengobatan tradisionalnya. Penggunaan daun pegagan sebagai obat tradisional ini pun menyebar ke Indonesia sejak lampau dan kerap disebut sebagai bahan utama dalam berbagai ramuan obat tradisional. 

Penggunaan daun pegagan sebagai obat herbal bukan tanpa alasan. Nyatanya dalam berbagai penelitian, daun ini terbukti memiliki banyak manfaat signifikan bagi kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun pegagan yang dapat Anda rasakan ketika rutin mengonsumsinya. 

  1. Meredakan Kecemasan 

Daun pegagan terbukti mampu memberikan istirahat yang lebih berkualitas sehingga berpengaruh pada tingkat kecemasan seseorang. Di mana ketika seseorang tidak mampu tidur dengan baik, tingkat kecemasannya akan meningkat disertai dengan adanya peradangan saraf. 

Disarankan ketika Anda mau menggunakan daun ini untuk meredakan kecemasan ekstrem, konsumsilah secara rutin selama 14 hari berturut-turut. Dosis tiap kali minum berkisar 500 miligram ekstrak daun pegagan dengan frekuensi konsumsi dua kali sehari.

  1. Melancarkan Peredaran Darah 

Kalau Anda kerap mengalami kaki bengkak ataupun masalah sirkulasi darah lainnya, cobalah mengonsumsi ekstrak daun pegagan tiga kali sehari selama seminggu. Dosis tiap kali minum cukup sekitar 60—100 miligram. 

Berdasarkan sebuah penelitian di Malaysia, gotu kola terbukti mampu memperbaiki sirkulasi darah yang menimbulkan berbagai pembengkakan di tubuh. Ini karena adanya kandungan senyawa triterpene pada daun pegagan. Senyawa ini mampu meningkatkan daya pompa jantung sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. 

  1. Mengobati Alzheimer 

Dalam salah satu studi yang dilakukan pada tahun 2012, daun pegagan terbukti mampu meningkatkan fungsi memori otak dan saraf. Secara lebih detail, daun pegagan mampu melindungi sel-sel otak dari toksisitas sekaligus menghalangi pembentukan plak yang berkaitan dengan alzheimer di dalam otak. Kemampuan inilah yang membuat daun pegagan kemudian digadang-gadang dapat menjadi obat alzheimer. 

Anda bisa menjajal kemampuan daun pegagan untuk Alzheimer dengan mengonsumsi ekstrak daun ini sebanyak tiga kali sehari dengan dosis 30—60 tetes. Namun sebelumnya, konsultasikan dahulu penggunaan obat tradisional ini kepada tim medis yang menangani penyakit Anda.

  1. Menghambat Penuaan Dini

Dengan mengonsumsi daun pegagan, Anda dapat mengucapkan selama tinggi bagi masalah penuaan dini yang kerap terlihat di kulit wajah maupun leher Anda. Kemampuan pegagan untuk mempertahankan elastisitas dan kelembapan kulit sehingga menghambat penuaan dini pada seseorang pun menjadi alasan tanaman ini kerap dijadikan bahan produk perawatan kecantikan. 

Kemampuan daun pegagan menghambat penuaan dini karena tanaman ini mampu memproduksi kolagen alami. Kolagen inilah yang berperan penting menjaga elastisitas kulit Anda. 

  1. Mempercepat Penyembuhan Luka 

Manfaat yang satu ini sudah populer sejak berabad-abad lalu. Karena bisa memberikan manfaat untuk mempercepat penyembuhan luka, akhirnya daun pegagan diakui sebagai salah satu sumber obat herbal yang mujarab. 

Kemampuan daun pegagan menyembuhkan luka lebih cepat karena adanya senyawa triterpenoid dalam obat herbal ini. Senyawa ini meningkatkan kadar antioksidan sekaligus suplai darah ke area luka sehingga area tersebut cepat mengering. Tidak hanya itu, daun pegagan juga meminimalkan risiko infeksi yang kerap terjadi pada area luka pada umumnya. 

Meskipun daun pegagan sudah dikenal memiliki banyak manfaat dengan bukti-bukti ilmiah, Anda tetap tidak boleh menggunakannya secara sembarangan. Agar lebih aman, selalu konsultasikan penggunaan gotu kola ini kepada dokter untuk meminimalkan risiko yang tidak diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *