Nutrisi Dalam Segelas Susu Skim Greenfield

Nutrisi Dalam Segelas Susu Skim Greenfield

Produk dairy, seperti keju dan yogurt, dan susu skim Greenfield merupakan sumber protein dan kalsium yang baik. Susu umumnya mengandung lemak. Namun, susu skim Greenfield telah diolah dan kandungan lemak di dalamnya telah dihilangkan, membuat susu jenis ini alternatif yang baik bagi mereka yang ingin mendapatkan kalsium dan protein dari susu, namun tidak ingin menambah asupan lemak dalam tubuh. 

Meskipun susu skim Greenfield tidak mengandung lemak, susu ini masih mengandung nutrisi yang lengkap seperti susu lain pada umumnya. Adapun nutrisi yang tersedia dalam satu gelas susu di antaranya adalah choline, magnesium, vitamin A, riboflavin, vitamin B-6, vitamin B-12, folat, dan nutrisi lainnya. 

  • Kalsium

Salah satu alasan mengapa seseorang mengonsumsi susu adalah untuk memenuhi kebutuhan kalsium setiap hari. Kalsium memiliki banyak fungsi untuk tubuh, seperti menjaga dan mengembangkan kesehatan tulang dan gigi, membantu pembekuan darah dan penyembuhan luka, menjaga tekanan darah yang normal, dan mengatur kontraksi otot seperti detak jantung. Kalsium juga dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker. 

Vitamin D dapat membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih efektif. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan kaya kandungan kalsium dan sumber vitamin D dapat meningkatkan level kedua nutrisi tersebut. Institut Kesehatan Nasional (NIH) merekomendasikan bahwa orang-orang usia 19 hingga 50 tahun untuk mengonsumsi sekitar 1000 mg kalsium setiap harinya, dengan peningkatan menjadi 1200 mg untuk wanita usia 51 tahun dan pria usia 71 tahun atau lebih. 

  • Choline

Choline adalah sebuah nutrisi yang penting yang membantu gerakan otot, suasana hati, dan ingatan. Level choline yang rendah dapat menyebabkan kerusakan otot, kerusakan hati, dan penyakit hati berlemak non-alkohol. Tubuh dapat membuat kebanyakan choline yang dibutuhkan, namun beberapa harus berasal dari sumber makanan, seperti susu skim Greenfield, yogurt, dan keju cottage. 

  • Potassium

Potassium dapat membantu mengurangi risiko stroke, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hilangnya massa otot, hilangnya kepadatan tulang, dan batu ginjal. Asosiasi Jantung Amerika (AHA) merekomendasikan konsumsi 4700 mg potassium per hari. Kombinasi potassium dan asupan sodium yang rendah dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi. 

  • Vitamin D

Vitamin D sangat penting bagi pembentukan, pertumbuhan, dan perbaikan tulang. Vitamin D juga memainkan peran penting dalam penyerapa kalsium dan fungsi kekebalan tubuh. Di Amerika Serikat, kebanyakan produsen susu akan melakukan fortifikasi produk mereka dengan vitamin D. Level vitamin D yang rendah dapat meningkatkan risiko osteoporosis, osteomalacia, dan rakhitis.

Vitamin D juga dihubungkan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, dan melindungi tubuh dari kanker. ODS merekomendasikan asupan vitamin D 15 mcg per harinya untuk orang-orang yang berusia 1 hingga 70 tahun, dan angka tersebut kemudian ditingkatkan menjadi 20 mcg per hari setelah mereka berusia 71 tahun.

Sumber terbaik vitamin D adalah paparan sinar matahari. Vitamin D jarang terjadi secara alami di makanan. Namun, beberapa produsen makanan melakukan fortifikasi makanan mereka, seperti susu, dengan vitamin D. 

Beberapa orang mungkin memilih untuk tidak mengonsumsi produk susu seperti susu skim Greenfield. Mereka yang menganut gaya hidup vegan, ingin mengurangi jerawat dan kondisi lain, serta memiliki alergi atau sensitivitas terhadap laktosa juga perlu menghindari produk susu dan produk olahan susu. Untuk itu, mereka bisa mendapatkan nutrisi tersebut di atas dari sumber makanan lain, seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *