Obat

Fresubin dan 7 Tips Terhindar Malnutrisi

Tidak ada yang mau terkena malnutrisi. Di mana saat tubuh Anda kekurangan nutrisi yang cukup ekstrem sehingga menimbulkan beragam gangguan dari segi fisik maupun mental. Pencernaan yang bermasalah sampai depresi tidak jarang muncul dari kondisi malnutrisi. 

Guna mengatasi pasien yang mengalami malnutrisi, tidak jarang dokter akan merekomendasikan makanan atau minuman tinggi nutrisi yang mudah diminum, seperti Fresubin. Ini merupakan minuman yang praktis dikonsumsi oleh pasien gizi buruk. Mengonsumsi Fresubin dapat membuat pasien malnutrisi mengalami perbaikan dari sisi asupan nutrisi yang masuk ke tubuh. 

Namun tentunya, lebih baik mencegah daripada menangani, bukan? Selain mengandalkan Fresubin untuk “mengisi ulang” nutrisi dalam tubuh Anda, berbagai tips untuk menghindari kondisi malnutrisi wajib Anda lakukan. 

Perbanyak Buah dan Sayur 

Kekurangan vitamin kerap menjadi sumber awal dari malnutrisi. Masalahnya, tubuh tidak bisa memproduksi viamin sendiri. Tak ayal, kebutuhan jenis nutrisi yang satu ini mesti diperoleh dari asupan makanan, khususnya dari buah dan sayur. Semakin Anda banyak mengonsumsi buah dan sayur, Anda akan semakin mudah terhindar dari risiko malnutrisi. 

Pastikan Mengonsumsi Sumber Protein 

Tidak jarang didapati penderita malnutrisi yang kekurangan berbagai zat dan senyawa penting karena jarang mengonsumsi sumber protein. Sangat penting memastikan selalu ada sumber protein di piring Anda sewaktu makan. Protein tidak melulu mengarah pada protein hewani, seperti daging, ikan, dan telur. Banyak pula sumber protein nabati yang mendukung kesehatan Anda, seperti kacang-kacangan, tahu, juga tempe. 

Konsumsi Susu Seperlunya 

Mengonsumsi susu dapat membantu tubuh memperoleh nutrisi yang diperlukan secara praktis. Jika Anda memang sudah mulai terindikasi mengalami malnutrisi ringan, tidak ada salahnya segera mengonsumsi susu Fresubin. Minuman ini  mengandung air, maltodekstrin, protein dari susu dan soya, lemak nabati, multivitamin, dan mineral. Di mana semua paduan tersebut efektif untuk memenuhi kekurangan gizi pada tubuh seseorang. 

Jangan Anti Makanan Bertepung 

Makanan bertepung kerap dikambinghitamkan sebagai sumber penyakit. Gerakan tidak memakan tepung pun makin santer terdengar belakang. Namun, tahukah Anda, tubuh juga memerlukan makanan bertepung untuk mengisi kekurangan nutrisi? Menonsumsi makanan-makanan bertepung, seperti roti, kentang, dan pasta nyaranya bisa menambah nutrisi di tubuh secara cepat. Tentu saja asupannya tidak boleh berlebihan. 

Berkumpul secara Sosial 

Malnutrisi sering terjadi karena seseorang malas untuk makan yang berujung pada tidak terpenuhinya kebutuhan nutrisi pada tubuh. Untuk meningkatkan keinginan makan, banyak cara bisa dilakukan. Salah satu yang efektif adalah membuat acara berkumpul untuk makan. Makan bersama nyatanya bisa meningkatkan nafsu makan cukup signifikan. 

Olahraga Mutlak Perlu 

Anda pernah berpikir untuk tidak berolahraga agar tidak banyak membuang energi sehingga nutrisi tubuh tidak berkurang? Anda salah besar! Kenyataannya, Anda tidak akan mengalami malnutrisi dengan berolahraga. Sebaliknya, berolahraga justru diperlukan untuk merangsang nafsu makan sehingga risiko terkena malnutrisi akibat malas makan bisa dikurangi. Tidak perlu olahraga yang berat-berat. Berjalan kaki sekitar 30 menit tiap hari saja sudah sangat baik untuk merangsang nafsu makan sehingga banyak nutrisi yang bisa masuk ke tubuh. 

Pantau Berat Badan 

Biasakanlah untuk memantau berat badan secara reguler. Pemantauan rutin ini bisa membuat Anda cepat menyadari apabila ada yang aneh dengan tubuh Anda. Malnutrisi sendiri kerap ditandai dengan penurunan berat badan tiba-tiba tanpa sebab. Jika Anda mengalami hal tersebut, konsultasi ke dokter bisa segera dilakukan sehingga kondisi kekurangan gizi yang Anda alami tidak telanjur parah. 

Jika dokter menyarankan mengonsumsi Fresubin, jangan mengelak. Minuman tinggi nutrisi ini ampuh membuat nutrisi tubuh terpenuhi. Rasanya pun nyaman di lidah dan bisa-bisa Anda doyan dan ketagihan dengan minuman yang satu ini. 

rumah sakit & dokter

Poliklinik Mata RS Melati, Bisa Jadi Andalan Untuk Kesehatan Mata Anda

Katarak merupakan penyakit mata yang ditandai dengan mengeruhnya lensa mata, sehingga membuat penglihatan kabur. Kondisi ini umumnya terjadi pada lansia, dan bisa terjadi pada salah satu atau kedua mata sekaligus. Meski demikian, katarak pada usia muda atau bahkan anak-anak juga bisa terjadi. Anda bisa mengatasi penyakit ini dengan berobat ke RS Melati.

Penyebab katarak yang paling umum adalah proses penuaan. Inilah mengapa mayoritas penderitanya adalah lansia. Walau begitu, ada juga beberapa kondisi lainnya yang dapat menyebabkan katarak pada lensa mata, seperti penyakit diabetes dan kebiasaan merokok.

Katarak dapat terbentuk pada salah satu mata saja atau bisa juga keduanya. Pada awal terbentuknya katarak, gejala yang muncul biasanya tidak begitu terasa. Namun, seiring berjalannya waktu, katarak dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur, bahkan hingga mengakibatkan kebutaan.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab katarak.

  1. Proses penuaan

Saat mata menua, protein dan sel-sel mati yang ada pada lensa akan menumpuk dan membentuk gumpalan. Hal ini mengakibatkan lensa mata yang awalnya jernih secara perlahan menjadi berkabut, sehingga mengganggu penglihatan penderitanya.

  1. Diabetes

Diabetes juga merupakan salah satu penyebab katarak. Meningkatnya kadar gula darah dalam waktu yang lama akibat diabetes dapat menyebabkan lensa mata mengalami pembengkakan, sehingga memicu pembentukan katarak pada mata.

  1. Kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok juga bisa menyebabkan Anda menderita katarak. Sebuah penelitan bahkan menyebutkan bahwa semakin sering Anda merokok, semakin besar pula peluang Anda untuk menderita katarak, bahkan di usia muda. Merokok dapat mengurangi cadangan antioksidan pada mata, sehingga menyebabkan oksidasi pada lensa mata. 

  1. Trauma fisik

Katarak juga dapat terjadi akibat cedera yang terjadi pada area sekitar mata. Cedera yang disebabkan oleh benturan atau tusukan pada mata dapat menyebabkan kerusakan kapsul yang menyelubungi lensa mata. Jika kapsul ini rusak, bagian dalam lensa mata dapat mengalami pembengkakan dan berubah menjadi keruh. Hal inilah yang pada akhirnya akan menyebabkan katarak.

  1. Bawaan sejak lahir

Katarak kongenital atau katarak bawaan adalah katarak yang terbentuk sebelum kelahiran atau selama 1 tahun pertama kehidupan bayi. Umumnya, bayi dengan katarak tidak dapat melihat dengan normal dan memiliki kesulitan dalam mengontrol gerakan matanya secara benar. Katarak kongenital dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kelahiran prematur, memiliki keluarga dengan riwayat katarak kongenital, dan juga infeksi yang diderita ibu selama masa kehamilan.

  1. Paparan sinar matahari langsung

Paparan sinar ultraviolet B, yang berasal dari sinar matahari langsung, dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan oksidasi pada lensa mata dan memicu terbentuknya katarak. Kebanyakan penyebab katarak bisa dihindari dengan pola hidup yang sehat. Dengan menjaga pola makan, memperbanyak konsumsi antioksidan, rutin berolahraga, dan tidak merokok, Anda bisa menghindari diabetes dan katarak sekaligus.

Untuk memperoleh diagnosis katarak, dokter mata akan menanyakan riwayat penyakit dan gejala apa saja yang dialami pasien. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan pada mata pasien, diikuti dengan pemeriksaan penunjang seperti.

  • Tes ketajaman penglihatan. Dalam tes ini, pasien akan diminta membaca huruf dalam jarak 6 meter menggunakan satu mata, di mana di saat yang sama mata yang lain akan ditutup. Huruf yang ditampilkan akan semakin mengecil, hingga pasien tidak bisa membacanya dengan jelas.
  • Pemeriksaan slit-lamp (lampu celah). Pemeriksaan slit-lamp menggunakan mikroskop khusus yang dilengkapi cahaya untuk menerangi lensa, iris, dan kornea mata. Cahaya ini akan membantu dokter membedakan jenis katarak, baik itu katarak nuklir, katarak kortikal, ataupun katarak subkapsular.
  • Pemeriksaan retina mata. Dilakukan dengan memberikan obat tetes mata untuk membuat pupil membesar. Dengan bantuan alat khusus bernama oftalmoskop, dokter akan lebih mudah melihat kondisi retina.

Itulah beberapa tindakan terkait penyakit katarak yang bisa Anda dapatkan di RS Melati. Fasilitas kesehatan ini tentunya akan menunjang penyembuhan Anda. Jadi, jangan ragu untuk memeriksakan kesehatan mata Anda di RS Melati, ya!

Kapan Sebaiknya Harus Konsumsi Pil KB Laktasi?
Bayi & Menyusui

Kapan Sebaiknya Harus Konsumsi Pil KB Laktasi?

Mencegah kehamilan tidak perlu menunggu setelah masa menyusui dan anak mencapai usia yang cukup, namun bisa dilakukan beberapa minggu setelah Anda melahirkan. Anda bisa mengonsumsi pil KB laktasi atau metode lainnya.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk melakukannya? Tergantung dari kondisi Anda dan usia bayi, ada beberapa metode yang tepat dilakukan di waktu-waktu tertentu.

Amankah menggunakan pil KB Laktasi?

Banyak pasangan yang bisa kembali melakukan hubungan seksual pada kurun waktu 6 minggu setelah melahirkan dan perempuan juga masih bisa hamil sewaktu menyusui. 

Oleh karena itu, jika memang Anda tidak berencana memiliki anak dalam jumlah banyak, dokter akan merekomendasikan penggunaan pil KB ataupun metode kontrasepsi lainnya pada waktu 6 minggu setelah melahirkan. 

Meskipun banyak yang meragukan keamanannya, namun mengonsumsi pil KB laktasi dan menggunakan metode kontrasepsi lainnya saat menyusui terbukti aman. Banyak pilihan yang bisa Anda pilih, termasuk jika Anda tidak ingin metode tersebut berpengaruh terhadap produksi ASI. 

Waktu terbaik menggunakan pil KB Laktasi

Hampir semua metode efektif dalam mencegah kehamilan bila digunakan dengan benar, mulai kontrasepsi implan, kontrasepsi suntik, pil KB mini (mini pill), kondom pria, cincin vagina, ataupun intrauterine device (IUD) yang dimasukkan dalam rentang 48 jam setelah melahirkan. 

Berikut waktu yang tepat untuk mengonsumsi pil KB laktasi ataupun menggunakan metode lainnya:

1. 3 Minggu setelah melahirkan

Pada saat tiga minggu setelah melahirkan Anda tidak menyusui karena berbagai faktor, dan Anda tidak memiliki faktor risiko medis mengalami penyumbatan darah, Anda bisa menggunakan metode berikut ini:

  • pil KB kombinasi
  • cincin vagina
  • patch atau kontrasepsi koyo

Akan tetapi jika Anda menyusui, memiliki risiko penyumbatan darah, ataupun kondisi medis lainnya, Anda umumnya akan disarankan menunda menggunakan metode-metode di atas setidaknya 6 minggu setelah melahirkan.

2. 4 Minggu setelah melahirkan

Pada waktu empat minggu setelah melahirkan Anda tidak menggunakan IUD maupun IUS yang perlu dimasukkan dalam waktu 48 jam usai persalinan, Anda bisa menggunakannya pada waktu ini.

3. 6 Minggu setelah melahirkan

Jika Anda menyusui atau mengalami kondisi medis selama hamil atau melahirkan, Anda harus menunggu setidaknya 6 minggu sebelum bisa menggunakan metode kontrasepsi maupun mengonsumsi pil KB laktasi.

Beberapa metode yang bisa Anda gunakan antara lain:

  • pil KB kombinasi
  • pil KB mini (mini pill)
  • cincin vagina
  • diafragma
  • patch atau kontrasepsi koyo

Hal yang perlu diperhatikan sebelum pakai pil KB laktasi

Tidak semua ibu menyusui bisa menggunakan kontrasepsi maupun mengonsumsi pil KB. Terutama jika Anda memiliki riwayat merokok dan berusia 35 tahun dan di atasnya, sebaiknya tidak mengonsumsi pil KB hormonal.

Sebab, rokok dan pil KB bisa menaikkan risiko penyumbatan darah dan tekanan darah tinggi serta menjadi faktor risiko stroke maupun serangan jantung.

Secara umum, semua metode dan pil KB untuk kontrasepsi aman dikonsumsi para ibu menyusui. Kini dengan kemajuan teknologi, pil KB memiliki dosis hormon progesteron dan estrogen yang lebih rendah sehingga menurunkan risiko efek samping dan masalah kesehatan serius. 

Bahkan, beberapa di antaranya juga memiliki manfaat kesehatan bagi para perempuan. Contohnya seperti menurunkan risiko beberapa jenis kanker.

Meskipun di sisi lain, pil KB dan alat kontrasepsi juga tetap dapat menimbulkan efek samping tertentu. Misalnya sakit kepala, bercak darah saat penggunaan, atau menstruasi terhenti untuk sementara.

Jika Anda ibu menyusui yang ingin mengonsumsi pil KB atau menggunakan alat kontrasepsi, sebaiknya pilih yang tidak mengandung hormon estrogen jika ingin menunda kehamilan. Sebab hormon ini bisa menurunkan produksi ASI.

Oleh sebab itu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter terkait rencana kehamilan Anda dan juga jenis pil KB laktasi dan alat kontrasepsi mana yang cocok untuk kondisi tubuh, usia, dan faktor risiko Anda.

Sedot Ingus Bayi dengan Aman, Ini Caranya
Bayi & Menyusui

Sedot Ingus Bayi dengan Aman, Ini Caranya

Sebagai orang tua baru, mungkin Anda khawatir melihat si kecil sulit bernapas karena hidung tersumbat. Lendir dalam hidung kecilnya cukup banyak dan membuatnya sulit bernapas. Lalu, bagaimana cara sedot ingus bayi dengan aman?

Masalah hidung tersumbat memang cukup sering terjadi pada bayi, bahkan termasuk penyakit wajar. Anda tidak perlu khawatir, tidak semua kasus hidung tersumbat berbahaya. 

Terkadang hidung tersumbat dapat disembuhkan dengan mudah karena tidak ada komplikasi penyakit lain. Namun, pada beberapa kasus Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter.

Nah jika si kecil hanya pilek ringan, Anda sebenarnya bisa membantunya dengan menyedot ingus secara mandiri. Lalu, bagaimana cara melakukannya dengan aman?

Kapan sebaiknya sedot ingus bayi?

Menyedot ingus bayi adalah cara terbaik untuk membantu si kecil mengatasi masalah hidung tersumbat. Lalu kapan sebaiknya menyedot ingus bayi?

  • Ketika si kecil merasa kesulitan bernapas atau napas yang berisik karena ingus berlebihan.
  • Sebelum menyusui. Si kecil dapat menerima ASI dengan lebih baik jika hidungnya bersih. Anda juga tidak boleh menyedot ingus terlalu cepat setelah makan.
  • Jika si kecil tampak sulit bernapas setelah muntah. Coba kurangi frekuensi sedot ingus.

Sebaiknya Anda menyedot ingus bayi hanya dua sampai tiga kali sehari. Jika terlalu sering, lubang hidung si kecil bisa terlalu kering, sakit, bahkan sampai berdarah.

Sedot ingus dengan aman

Ada banyak alat yang bisa digunakan untuk menyedot ingus bayi, tapi yang paling aman adalah dengan menggunakan Bulb Syringe atau alat sedot ingus.

Si kecil tidak dapat membuang ingusnya sendiri. Karena itu, Anda membutuhkan alat bantu seperti bulb syringe untuk menyedot ingusnya.

Bulb syringe atau alat sedot ingus sudah cukup lama dikenal. Cara kerjanya sama seperti sedot mulut yang tidak dianjurkan di atas.

Alat sedot ingus bayi ini pun terbilang aman, penggunaannya mudah. Anda hanya perlu memasukkan pipet ke hidung si kecil dengan kedalaman yang terukur.

Jika mulut dan hidung si kecil sama-sama perlu disedot, sebaiknya Anda menyedot mulut terlebih dahulu. Nah ketika menyedot dari dalam mulut, posisikan pipet bulb syringe ke bagian dalam pipi si kecil.

Berikut cara menggunakan bulb syringe atau alat sedot ingus:

  • Cuci tangan Anda dengan bersih sebelum memulai perawatan
  • Pencet bagian balon untuk mengeluarkan udara dari alat sedot ingus
  • Pertahankan pencetan tersebut, masukkan pipet ke lubang hidung bayi dengan perlahan
  • Saat pipet sudah berada di posisi yang Anda mau, lepaskan pencetan Anda agar lendir pilek bayi tersedot ke dalam pipet dan bagian dalam balon
  • Keluarkan pipet dari lubang hidung bayi
  • Buang ingus dari dalam pipet dan balon, lalu bersihkan
  • Ulangi prosesnya beberapa kali dengan alat penyedot yang sudah dibersihkan

Jika Anda merasa kesulitan menyedot ingus dengan alat bantu, ada kemungkinan lendir di dalam hidung si kecil terlalu kental. Pada kasus ini, Anda harus mencairkan ingus terlebih dahulu dengan cairan saline.

Cairan saline berfungsi untuk melunakkan lendir ingus yang terlalu kental sehingga lebih mudah disedot.

Anda bisa mendapatkan cairan saline di apotek terdekat atau membuatnya sendiri dengan cara-cara di bawah ini.

Cara membuat cairan saline sendiri

Lendir ingus bisa jadi tebal dan mengganggu si kecil. Anda bisa membuat cairan saline (garam dan air) sendiri. Berikut langkah-langkah membuat cairan saline sendiri:

  • Campurkan 1/4 sendok teh garam dengan 1 cangkir air panas matang
  • Aduk dan biarkan mendingin ke suhu ruangan
  • Simpan di wadah bersih, botol atau bekas wadah selai
  • Cairan maksimal digunakan sampai tiga hari, buang dan buat lagi jika Anda membutuhkannya
  • Cara injeksi cairan saline ke lubang hidup bayi

Setelah mendapatkan cairan saline, Anda bisa menggunakannya untuk melunakkan ingus si kecil. Caranya mudah, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Baringkan bayi Anda
  • Masukkan 1-2 tetes di setiap lubang hidung,
  • Tahan kepala si kecil ke arah belakang selama sekitar satu menit
  • Tunggu cairan saline melunakkan ingus
  • Setelah itu, sedot dengan bulb syringe sesuai langkah di atas

Anda bisa menyedot ingus bayi sesuai dengan kondisi-kondisi di atas. Namun, coba perhatikan reaksi si kecil. Jika hidung tersumbat disertai penyakit lain, segera bawa ke dokter.

Uncategorized

Cara Mengatasi Anak Batuk Berdahak dengan Bisolvon Kids

Batuk adalah suatu mekanisme tubuh untuk menghilangkan zat yang memicu iritasi berbahaya, yang dapat membuat tubuh menjadi sakit atau sulit bernapas. Batuk berdahak kerap disebut sebagai batuk produktif, adalah jenis batuk yang diiringi pengeluaran lendir atau dahak. Batuk berdahak pada anak-anak bisa diatasi dengan mengonsumsi obat yang dijual bebas di apotek seperti Bisolvon Kids.

Penyebab Batuk Berdahak

Batuk berdahak sering dipicu oleh adanya infeksi karena mikroorganisme seperti bakteri atau virus. Infeksi ini akan menyebabkan pilek atau flu. Seluruh sistem pernapasan dilapisi dengan selaput lendir, yang berfungsi untuk menjaga saluran udara tetap lembap sekaligus melindungi paru-paru dari zat asing yang dapat mengiritasi. Oleh karena itu, ketika tubuh melawan infeksi akibat virus dan bakteri di saluran udara, maka tubuh Akan menghasilkan lendir lebih banyak daripada biasanya. 

Hal tersebut merupakan mekanisme tubuh untuk membantu menjebak dan mengeluarkan organisme yang menyebabkan infeksi. Kemudian, batuk berdahak akan membantu tubuh membuang semua lendir berlebih yang terdapat di paru-paru dan dada.

Tetapi, seringkali batuk berdahak pada anak akan timbul lebih parah pada malam hari, karena lendir terkumpul di bagian belakang tenggorokan saat berbaring. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa menggunakan Bisolvon Kids yang sering dijual di apotek atau minimarket.

Jika anak Anda mengalami batuk berdahak dan telah berlangsung lebih dari beberapa minggu, hal tersebut bisa disebabkan oleh hal-hal berikut ini.

1. Bronkitis

Bronkitis merupakan radang pada saluran bronkial, yaitu saluran yang membawa udara ke paru-paru. Bronkitis akut biasanya disebabkan karena infeksi dari berbagai virus. 

2. Radang Paru-paru atau Pneumonia

Penyakit radang paru-paru atau pneumonia adalah infeksi yang terjadi pada paru-paru yang disebabkan karena bakteri, virus atau jamur. Tingkat keparahan pneumonia bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga yang mengancam jiwa.

3. Refluks Asam Lambung

Jika anak-anak atau bayi mengalami refluks asam lambung, akan timbul gejala seperti batuk, muntah, meludah, muncul rasa tidak enak di mulut, timbul sensasi terbakar di dada, dan mulas.

4. Asma

Gejala asma yang dialami oleh anak akan berbeda dari satu anak ke anak lainnya. Jika batuk berdahak bertambah parah apalagi ketika malam hari, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa anak Anda mengalami asma.

5. Batuk Rejan

Batuk rejan memiliki tanda seperti batuk yang berulang-ulang. Batuk rejan memiliki gejala seperti menimbulkan bunyi ketika bernapas, pilek, bersin dan demam.

6. Menghirup Sesuatu

Anak atau bayi bisa batuk diakibatkan karena menghirup suatu zat iritan atau zat asing seperti polusi, asap rokok dan asap perapian.

Pengobatan Batuk Berdahak pada Anak

Jika Anda ingin mengobati batuk berdahak, maka harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Hal ini karena sebagian besar batuk berdahak diobati tergantung pada penyebabnya. Namun, batuk berdahak yang disebabkan karena virus tidak memerlukan pengobatan. Sedangkan jika batuk berdahak yang diakibatkan karena bakteri, maka bisa diobati menggunakan antibiotik.

Anda juga bisa mengobati batuk berdahak pada anak dengan Bisolvon Kids Sirup. Tiap 5 ml Bisolvon Kids Sirup mengandung bromheksin hidroklorida 4 mg. 

Dosis Mengonsumsi Obat Bisolvon Kids Sirup

Dewasa dan Anak >10 tahun: 3×10 ml per hari

Anak-anak <10 tahun:

Anak 5-10 tahun: 3×5 ml/hari

Anak 2-5 tahun: 2×5 ml/hari

Konsumsi Bisolvon Kids sebaiknya dilakukan setelah makan. Tetapi, Bisolvon Kids memiliki efek samping seperti menimbulkan reaksi hipersensitivitas. Reaksi hipersensitivitas seperti sesak napas, mual, muntah, diare, nyeri perut bagian atas, ruam, dan biduran. Anda bisa mendapatkan Bisolvon Kids Sirup dengan harga Rp 34.380 untuk ukuran 60 mL yang diklaim mampu meredakan batuk berdahak pada anak.

Bayi & Menyusui

Kandungan Parfume Bayi yang Harus Diwaspadai

Bayi baru lahir biasanya memiliki aroma tubuh yang sangat khas. Menurut para ilmuwan, aroma tersebut berasal dari cairan amniotik atau ketuban. Namun, aroma tubuh bayi ini tidak akan bertahan lama karena dipengaruhi oleh proses metabolisme berdasarkan asupan makanannya. Oleh karena itu, agar aroma si kecil tetap harum biasanya ibu akan memberikan wewangian atau parfum bayi untuk menjaga kesegaran aroma tubuh si kecil. 

Bahan parfum bayi tidak sama seperti halnya minyak wangi orang dewasa

Parfum bayi adalah produk dengan kegunaan utama mengharumkan kulit bayi sepanjang hari. Parfum bayi biasanya memiliki persentase alkohol yang lebih rendah atau bahkan bebas alkohol. Namun, biasanya produk-produk tersebut masih mengandung minyak esensial, phthalates, dan gliserin, atau bahan yang diketahui menyebabkan reaksi alergi pada beberapa bayi.

Senyawa kimia yang kerap menjadi bahan parfum bayi adalah polysorbate 20, natrium benzoat, phenoxyethanol, asam sitrat, propylene glycol, dimethicone, dan tetrasodium EDTA. Sementara ekstrak bahan alami yang sering digunakan contohnya minyak jarak dan beberapa ekstrak bahan alami yang dipercaya bermanfaat bagi kulit bayi.

Parfum bayi mungkin bermanfaat untuk membuat tubuhnya tetap harum sepanjang hari. Namun perlu diingat tidak semua bahan dalam parfum bayi aman bagi kulit si kecil. Beberapa bahan justru bisa menimbulkan reaksi alergi, iritasi, hingga bersifat racun. Jangan lupa bahwa kondisi kulit bayi jauh lebih sensitif dan itu menjadikannya berbeda dari kulit orang dewasa.

Berikut beberapa bahan atau kandungan di parfum bayi yang perlu dihindari karena punya potensi menyebabkan masalah pada kulitnya:

  • Pengharum (fragrance)

Pengharum merupakan bahan yang amat sering ditemukan dalam produk bayi, termasuk parfum. Sayangnya, beberapa parfum bayi mengandung zat pengharum yang tidak aman. Zat ini biasanya merupakan produk turunan dari hasil pengolahan minyak bumi.

Zat pengharum dapat menimbulkan reaksi alergi, baik pada kulit, pernapasan, hingga mata. Efeknya pun bisa bertahan selama berjam-jam pada tubuh bayi. Segera hentikan pemakaian produk bila bayi menunjukkan tanda-tanda alergi zat pengharum.

  • Propylene glycol

Sebagian besar parfum bayi mengandung propylene glycol. Bahan ini sebenarnya tidak menimbulkan bahaya langsung, tapi paparan jangka panjang dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kanker.

Propylene glycol cepat menyerap ke dalam kulit yang mana berfungsi membuka pori-pori kulit sehingga senyawa kimia lain bisa masuk dengan lebih mudah. Selain parfum bayi, senyawa ini juga banyak terdapat pada tisu basah.

  • Ftalat

Ftalat terdapat dalam berbagai macam produk, mulai dari sabun; sampo; deterjen; pembersih kuku; losion cukur; hingga parfum bayi. Senyawa ini dinilai berbahaya karena sangat mudah terlepas ke udara dan terhirup ke dalam saluran pernapasan bayi.

Ftalat juga bisa memasuki tubuh bayi melalui produk-produk yang bersentuhan dengan kulit. Paparan jangka panjang dikhawatirkan dapat menimbulkan kerusakan pada hati, paru-paru, ginjal, dan sistem reproduksi.

Masalahnya, komposisi atau bahan parfum bayi ini jumlahnya seringkali tidak dituliskan pada kemasan. Tentu kita jadi sulit memperhitungkan dampak atau efeknya bagi kondisi bayi, baik itu jangka pendek maupun jangka panjang. 

Sebagai orang tua, baiknya kita selalu jeli dan cermat sebelum membeli produk parfum bayi agar kondisi-kondisi di bawah ini bisa dihindari:

  • Menyebabkan alergi

Sama seperti kandungan yang terdapat dalam sebotol parfum orang dewasa, pewangi dalam produk bayi juga memiliki kandungan yang bisa membuat bayi mengalami alergi. Gejala alergi yang dikeluarkan bisa bervariasi dari yang ringan hingga berat seperti pusing, bersin, dan asma.

Namun, bukan tidak mungkin juga bayi mengalami gejala yang parah berupa batuk, muntah, hingga iritasi kulit. Pusing dan batuk merupakan tanda bahwa saraf dalam tubuh si kecil tidak bisa menerima keberadaan senyawa kimia di sekitarnya.

  • Merusak sistem saraf

Bayi memiliki saraf yang cenderung sensitif. Bila kamu terus melanjutkan penggunaan produk bayi berpewangi yang mengandung bahan kimia berbahaya tersebut, maka lama kelamaan bisa menyebabkan sistem saraf bayi menjadi rusak. Segera hentikan pemakaian produk bila bayi menunjukkan gejala seperti depresi, hiperaktif, mudah mengalami iritasi kulit, mudah sakit, dan kondisi fisik dan perilakunya berubah.

  • Menyebabkan masalah pernapasan

Produk bayi dengan parfum biasanya memberikan wangi yang tahan lama pada kulit dan bisa bertahan sampai berjam-jam. Hal inilah yang bisa menyebabkan masalah pernapasan pada bayi, seperti asma.

Sebenarnya, parfum bayi merupakan produk perawatan bayi yang cukup bermanfaat. Produk ini juga terbilang aman selama menggunakan bahan-bahan yang ramah terhadap bayi. Kita hanya perlu lebih selektif dalam memilih produk, sebab tidak semua bahan dalam parfum bayi aman bagi kesehatannya secara keseluruhan.

masker medis 3 ply
Uncategorized

Aman dari Virus, Pakai Masker Medis 3 Ply

Sejak pandemi melanda, semakin banyak orang yang menyadari pentingnya menggunakan masker. Bahkan, pemakaian masker saat ini sudah menjadi kewajiban. Agar Anda bisa benar-benar terlindungi dari paparan virus, pakailah jenis masker medis 3 ply.

Anda mungkin sering melihat ada banyak jenis masker yang dijual di pasaran. Akan tetapi, tidak semua jenis masker tersebut baik dipakai untuk melindungi Anda dari paparan virus. Anda harus bisa memilih jenis masker yang akan Anda gunakan secara cerdas. 

Apa Itu Masker Medis 3 Ply?

Guna mencegah penyebaran virus Covid-19, salah satu jenis masker yang paling direkomendasikan adalah masker medis. Secara khusus, masker medis yang memiliki lapisan mencapai 3 atau 3 ply dianggap lebih baik.

Sebelum pandemi, masker medis sudah sangat sering digunakan oleh para tenaga medis ketika akan melayani pasien di fasilitas kesehatan. Tidak hanya itu, banyak orang juga menggunakan masker saat berkegiatan sehari-hari untuk mencegah paparan asam dan debu.

Saat ini, setelah pandemi terjadi, penggunaan masker medis semakin banyak. Masker ini umumnya dipasang secara longgar di hidung dan mulut. 

Masker medis 3 ply bisa membantu melindungi Anda dari batuk besar maupun tetesan bersin. Selain itu, Anda juga bisa terhindar dari percikan atau semprotan ketika memakai masker ini.

Akan tetapi, apabila tetes sangat kecil, bahkan tidak terlihat dengan mudah oleh mata, masih ada kemungkinan tetesan itu bisa menembus lapisan masker medis yang Anda pakai. 

Cara tepat memakai masker medis

Agar Anda bisa melindungi diri dengan baik, perhatikan cara tepat memakai masker medis sebagai berikut: 

  • Hanya dipakai untuk sendiri

Masker medis tidak dianjurkan untuk digunakan bersama-sama, bahkan dengan sesama anggota keluarga sekalipun. Ketika akan memakai masker jenis ini, pilihlah masker yang masih baru. 

Kemudian, setelah digunakan, langsung buang masker Anda ke tempat sampah. Jangan disimpan, apalagi dibiarkan untuk dipakai oleh orang lain.

  • Mengganti secara berkala

Apabila Anda beraktivitas di tempat umum seharian, akan lebih baik kalau Anda mengganti masker yang dipakai secara berkala. Jangan hanya memakai satu masker saja sepanjang hari.

Menurut penelitian, kemampuan masker medis akan menurun seiring pemakaian. Jadi, pastikan Anda selalu membawa stok masker medis 3 ply sebagai pengganti. 

  • Memasang tali masker dengan benar

Pastikan Anda memasang tali masker yang Anda gunakan dengan benar. Lingkarkan tali atau pita dari masker ke telinga Anda. 

Jangan memakai masker medis dengan tali yang terlalu longgar. Ini tidak akan efektif melindungi Anda dari droplet.

Tapi, di satu sisi juga jangan memakai  masker terlalu ketat. Hal ini bisa berdampak pada kelancaran Anda untuk bernapas, dan bisa menimbulkan ketidaknyamanan.

Perhatikan hal-hal di atas ketika akan memakai masker medis. Pastikan Anda menggunakannya dengan cara yang tepat agar mendapatkan perlindungan yang efektif.

Masker diwajibkan untuk dipakai dengan posisi menutupi hidung dan mulut sepenuhnya. Karena, kedua bagian wajah inilah yang bisa menjadi tempat utama masuknya virus ke dalam tubuh, apalagi melalui tetesan. 

Jangan mengabaikan pentingnya menutupi hidung dan mulut ketika memakai masker. Meskipun membuat Anda kesulitan bernapas, tapi Anda harus membiasakan diri demi keamanan Anda.Carilah masker medis 3 ply yang berkualitas dan aman untuk digunakan. Anda bisa membelinya secara bebas di toko obat.

aloclair kumur
Uncategorized

Aloclair Kumur, Obat Ampuh Atasi Efek Kawat Gigi

Apakah Anda sedang atau pernah menggunakan kawat gigi? Kalau iya, Anda tentu tahu bahwa pemakaian kawat gigi bisa menimbulkan berbagai efek samping, salah satunya luka di dinding mulut. Luka ini bisa Anda atasi menggunakan obat Aloclair kumur. 

Obat ini diproduksi secara khusus untuk mengatasi masalah pada mulut yang terjadi akibat penggunaan kawat gigi. Sesuai namanya, Aloclair hadir dalam bentuk obat kumur. 

Kapan perlu menggunakan Aloclair kumur? 

Setiap orang bisa saja merasakan efek dari pemakaian kawat gigi yang berbeda-beda. Ada yang merasakan nyeri karena tekanan pada gigi. Ada juga yang mengalami luka di dinding mulut serta gusi akibat gesekan dengan kawat.

Luka ini bisa memicu iritasi atau peradangan. Ketika meradang, luka akan menimbulkan rasa sakit, nyeri, serta sensasi panas seperti sariawan. 

Hal ini tentu akan menimbulkan ketidaknyamanan. Gejala-gejala inilah yang menjadi penanda bahwa Anda perlu menggunakan obat untuk mengatasinya, seperti obat Aloclair kumur. 

Obat ini dirancang dengan bahan-bahan dasar yang bekerja efektif mengatasi luka di mulut. Campuran kandungan di dalamnya akan mengatasi rasa nyeri dari luka ringan yang Anda alami, serta mempercepat proses penyembuhan luka. 

Untuk bisa merasakan efek dari obat ini, Anda perlu menggunakannya sesuai dengan cara yang dianjurkan. Gunakan obat ini dengan dosis 10 ml setiap 3-4 kali dalam sehari, atau bisa juga disesuaikan dengan kebutuhan.

Anda tidak memerlukan resep dari dokter untuk bisa mendapatkan obat ini. Konsultasikan pada apoteker untuk mengetahui apa efek dari penggunaan obat ini terhadap kondisi kesehatan gigi dan mulut Anda. 

Memaksimalkan pengobatan luka akibat kawat gigi

Selain menggunakan obat seperti Aloclair kumur, Anda juga bisa memaksimalkan penyembuhan dengan melakukan upaya perawatan mandiri. Hal tersebut dapat Anda terapkan dengan melakukan hal-hal berikut: 

  • Menjaga kebersihan gigi

Meskipun gigi terasa nyeri selama pemakaian kawat, jangan sampai Anda mengabaikan kebersihan mulut dan gigi Anda. Anda tetap perlu membersihkannya secara teratur. Tapi, pastikan untuk menyikat gigi dengan sikat gigi yang halus secara perlahan.

Usahakan untuk menggunakan pasta gigi berfluorida. Sikatlah gigi Anda setiap sesudah makan. Setelah itu, bilas mulut sampai bersih dengan air. 

  • Menjaga makanan yang dikonsumsi

Selama menggunakan kawat, Anda harus berhati-hati dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Jika tidak, luka akan semakin sulit untuk sembuh meski Anda sudah menggunakan obat sekalipun. 

Kurangi konsumsi makanan dan minuman manis yang bertepung. Ini akan berkontribusi dalam menyebabkan pembentukan plak dan kerusakan gigi. 

Hindari juga konsumsi makanan yang bertekstur lengket seperti permen karet, karamel, dan lain sebagainya. Ini bisa merusak, bahkan melepas karet pada kawat gigi Anda. 

  • Kunjungi dokter secara rutin

Selain menggunakan Aloclair kumur, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin. Kawat Anda perlu dibersihkan dan diganti secara teratur agar kesehatan gigi dan mulut Anda tetap terjaga. 

Jangan abaikan pentingnya mengunjungi dokter gigi selama Anda menggunakan kawat gigi. Ikuti arahan dari dokter mengenai hal-hal yang perlu Anda lakukan guna mengurangi nyeri pada luka akibat kawat gigi. 

Dengan melakukan upaya perawatan mandiri seperti yang sudah disebutkan di atas, Anda bisa mempercepat penyembuhan luka pada mulut Anda. Ini akan semakin maksimal bila diterapkan bersamaan dengan penggunaan obat Aloclair kumur.

Bayi & Menyusui

4 Tipe Baby Car Seat untuk Anak Anda

Baby car seat adalah salah satu perlengkapan penting bagi Anda dan si kecil. Namun, karena terlalu banyak jenis yang ditawarkan, mungkin Anda bingung memilih baby car seat yang tepat.

Secara umum, baby car seat digolongkan berdasarkan usia. Ada baby car seat yang menghadap ke belakang, lalu menghadap ke depan, dan terus beranjak sampai booster seat. 

Terdapat beragam merek baby car seat yang dapat dicoba oleh Ayah dan Bunda.

Selain itu, ada pula penggolongan baby car seat berdasarkan fungsi dan fleksibilitasnya. Ada baby car seat yang bisa digunakan sampai si kecil sudah cukup dewasa.

Lalu apa saja tipe baby car seat? Yuk scroll ke bawah!

1. Infant car seat

Infant car seat didesain untuk bayi Anda, umumnya dalam rentang newborn sampai usia 2 tahun dan telah mencapai batas berat badan untuk kursi tersebut.

Tipe kursi ini dirancang untuk digunakan menghadap ke belakang dengan pertimbangan keamanan untuk si kecil. Sebagian besar infant car seat bisa dilepas dan dibawa-bawa untuk menggendong si kecil.

Selain itu, sebagian besar infant car seat didesain untuk langsung dipasangkan ke mobil atau dipasang ke base yang tetap terpasang di kursi belakang mobil.

Secara umum, infant car seat dapat digunakan selama 6-24 bulan, tergantung pada proses pertumbuhan bayi dan ukuran car seat tersebut.

Tentu ada beberapa kasus bayi tumbuh lebih cepat dan infant car seat sudah harus diganti sebelum mencapai 2 tahun.

Lalu, jika sudah waktunya upgrade, Anda tidak perlu buru-buru memilih kursi yang menghadap ke depan.

Bayi sebaiknya tetap menggunakan kursi yang menghadap ke belakang sampai berusia 3 tahun atau telah mencapai batas tinggi badan dan berat badan.

2. Convertible Car Seat

Convertible car seat bisa jadi pilihan aman karena fiturnya yang serba bisa. Tipe kursi ini bisa digunakan mulai newborn sampai anak Anda tidak lagi membutuhkan car seat.

Artinya, tipe kursi ini bisa dianggap sebagai investasi jangka panjang, khususnya jika Anda berencana menggunakannya kembali untuk anak berikutnya.

Tergantung pada berat badan si kecil, biasanya Anda perlu mendudukkan bayi menghadap ke belakang sampai berusia 3 tahun, lalu setelahnya menghadapkan dia ke depan.

Kekurangan convertible car seat adalah ukurannya yang besar, tidak portable, dan tidak bisa digunakan untuk menggendong bayi.

Convertible car seat tidak memiliki base dan biasanya tidak mudah dipindahkan dari satu mobil ke mobil lainnya.

3. 3-in-1 Seat

Kursi tipe ini juga disebut all-in-one seats. Fungsinya hampir sama dengan convertible car seats, tapi 3-in-1 bisa digunakan sebagai booster seat ketika si kecil sudah lebih dewasa nanti.

Keuntungan dari tipe kursi ini adalah Anda hanya perlu membeli satu kursi yang bisa digunakan terus sampai si kecil bisa duduk sendiri di kursi dewasa dengan sabuk pengaman dewasa.

4. Booster Seat

Pada dasarnya booster seat adalah dudukan tambahan untuk si kecil supaya bisa menggunakan sabuk pengaman dewasa yang tersedia dalam mobil.

Tergantung pada model yang Anda beli, seharusnya booster car seat bisa digunakan sampai tinggi badan dan berat badan tertentu untuk anak Anda.

Ada beberapa panduan penggunaan car seat yang perlu Anda perhatikan. Secara umum, anak seharusnya masih menggunakan car seat (booster seat) sampai usia 12 tahun.

Kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi dalam memilih baby car seat

  • Menaruh car seat di posisi yang salah – Sebaiknya car seat ditaruh di kursi belakang, di lorong tengah antara kursi kanan dan kiri mobil.
  • Kesalahan memosisikan car seat – Untuk usia awal, car seat seharusnya menghadap ke belakang sampai si kecil sudah cukup dewasa untuk menggunakan car seat yang menghadap ke depan.
  • Gunakan pakaian yang nyaman – Baby car seat umumnya dilengkapi sabuk pengaman sendiri. Jika bayi Anda mengenakan jaket atau pakaian terlalu tebal, sabuk pengaman tersebut mungkin tidak bisa terpasang secara efektif.
  • Kesalahan menggunakan booster seat – Booster seat harus digunakan dengan sabuk pengaman (bahu dan pinggang). Pastikan posisi sabuk melindungi si kecil dengan tepat.

Catatan

Demikian tipe-tipe baby car seat yang bisa Anda pilih untuk si kecil. Perlu diperhatikan, baby car seat sebaiknya digunakan sesuai dengan rentang usia. 

Anda juga sebaiknya memperhatikan kenyamanan si kecil saat menggunakan baby car seat.

Uncategorized

Fitmee Baik untuk Kesehatan Bukan Mie Instan Biasa

Mie instan adalah makanan praktis yang populer dimakan di seluruh dunia. Meskipun murah dan mudah disiapkan, ada kontroversi mengenai apakah mereka memiliki efek kesehatan yang merugikan atau tidak. Ini karena mereka mengandung sedikit nutrisi dan natrium dan MSG dalam jumlah tinggi. Fitmee mie yang berbeda dibandingkan mie instan lainnya, karena menggunakan bahan dasar yang alami. 

Apa Itu Mie Instan?

Mie instan adalah sejenis mie yang sudah dimasak sebelumnya, biasanya dijual dalam kemasan individu atau cangkir dan mangkuk. Bahan khas dalam mie termasuk tepung, garam dan minyak sawit. Paket penyedap umumnya mengandung garam, bumbu dan monosodium glutamat (MSG).

Setelah mie dibuat di pabrik, kemudian dikukus, dikeringkan dan dikemas. Setiap paket berisi satu blok mie kering serta satu paket penyedap dan / atau minyak sebagai bumbu. Pembeli memasak atau merendam bongkahan mi dalam air panas beserta penyedapnya sebelum memakannya.

Merk mie instan yang terkenal antara lain:

  • Ramen Top
  • Mie gelas
  • Maruchan
  • Tuan Mie
  • Sapporo Ichiban
  • Mie Kabuto

Fakta Nutrisi Mie Instan

Meskipun ada banyak variasi antara merek dan rasa mie instan yang berbeda, sebagian besar jenis mie instan memiliki kesamaan nutrisi.

Sebagian besar jenis mie instan cenderung rendah kalori, serat, dan protein, dengan jumlah lemak, karbohidrat, natrium, dan mikronutrien tertentu yang lebih tinggi.

Satu porsi mie ramen rasa daging sapi mengandung nutrisi berikut (2):

  • Kalori: 188
  • Karbohidrat: 27 gram
  • Total lemak: 7 gram
  • Lemak jenuh: 3 gram
  • Protein: 4 gram
  • Serat: 0,9 gram
  • Natrium: 861 mg
  • Tiamin: 43% dari RDI
  • Folat: 12% dari RDI
  • Mangan: 11% dari RDI
  • Besi: 10% dari RDI
  • Niasin: 9% dari RDI
  • Riboflavin: 7% dari RDI

Ingatlah bahwa satu bungkus ramen berisi dua porsi, jadi jika Anda makan satu bungkus sekaligus, jumlah di atas akan berlipat ganda.

Perlu diperhatikan juga bahwa ada beberapa varietas khusus yang tersedia yang dipasarkan sebagai pilihan yang lebih sehat. Ini dapat dibuat menggunakan biji-bijian atau memiliki jumlah natrium atau lemak yang lebih rendah.

Mereka Rendah Kalori, Tapi Juga Rendah Serat dan Protein

Dengan 188 kalori per porsi, mie instan lebih rendah kalori dibandingkan beberapa jenis pasta lainnya. Satu porsi lasagna kemasan misalnya, mengandung 377 kalori, sedangkan seporsi spaghetti dan bakso kalengan memiliki 257 kalori.

Karena mie instan lebih rendah kalori, memakannya berpotensi menyebabkan penurunan berat badan. Disisi lain, banyak orang makan satu bungkus mie dalam sekali makan, artinya mereka sebenarnya mengonsumsi dua porsi.

Penting juga untuk diperhatikan bahwa mie instan rendah serat dan protein, yang mungkin bukan merupakan pilihan terbaik dalam hal menurunkan berat badan. Protein telah terbukti meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi rasa lapar, menjadikannya alat yang berguna dalam manajemen berat badan.

Sebaliknya, serat bergerak perlahan melalui saluran pencernaan, membantu meningkatkan perasaan kenyang sekaligus meningkatkan penurunan berat badan.

Dengan hanya 4 gram protein dan 1 gram serat per porsi, satu porsi mie instan kemungkinan besar tidak akan mengurangi rasa lapar atau kenyang Anda. Jadi meski rendah kalori, itu mungkin tidak menguntungkan lingkar pinggang Anda. 

Fitmee lebih baik dari mie instanFitmee menggunakan bahan dasar konnyaku yang berasal dari ubi konjac, membuat fitmee lebih sehat dibandingkan mie instan biasa. Berbahan dasar konnyaku membuat FITmee menjadi rendah kalori dan tinggi serat sehingga membuat kamu kenyang lebih lama. Dalam sebungkus FITmee kalori yang terkandung sekitar 30-150 Kalori per porsi penyajian. FitMee memiliki beberapa varian rasa yang tentunya sangat menggoda untuk dinikmati tanpa rasa bersalah.