Uncategorized

Apa Perbedaan Payudara Sakit Saat Hamil dan Menjelang Menstruasi

Perempuan mengalami perubahan kondisi tubuh, baik secara fisik maupun mental. Salah satu gejala umum yang terjadi di awal kehamilan yaitu payudara terasa sakit. Gejala tersebut disebabkan perubahan hormon. Akan tetapi, terkadang beberapa orang salah mengartikan payudara sakit saat hamil dengan gejala saat menjelang menstruasi. Jangan sampai Anda salah mengira terjadi kehamilan, namun ternyata mengalami menstruasi setiap bulan pada umumnya.  

Bagaimana cara membedakannya? 

Payudara terasa sakit sudah wajar terjadi pada ibu hamil dan pada perempuan menjelang menstruasi sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Apabila Anda terbiasa mengalami sakit payudara saat menjelang mentstruasi maka tidak bisa dijadikan acuan kehamilan. Sebanyak 90% perempuan mengalami gejala PMS, termasuk payudara bengkak dan nyeri. Gejala ini muncul 7-14 hari sebelum menstruasi dimulai. 

Payudara sakit saat hamil lebih terasa nyeri dan berlangsung lebih lama. Pembuluh darah payudara terlihat lebih jelas daripada biasanya, serta areola lebih besar dan bergelombang. Selain payudara terasa sakit, berikut ini tanda-tanda kehamilan lainnya yang bisa diprediksi:

  • Kelelahan
  • Mual
  • Buang air kecil lebih sering
  • Perubahan indera perasa saat mengonsumsi makanan atau minuman. 

Sebuah studi menunjukkan bahwa 76,2% perempuan hamil merasakan nyeri payudara. Gejala ini merupakan gejala ketiga paling sering dialami ibu hamil setelah mual dan kelelahan. 

Cara terbaik untuk mengetahui perbedaan keduanya yaitu dengan cara melakukan tes kehamilan. Jika ada satu atau dua bercak ringan, tapi tidak mengalami menstruasi normal saat jadwal menstruasi tiba, bisa jadi sel telur yang telah dibuahi sperma dan Anda sedang mengalami kehamilan. 

Apa penyebab payudara sakit saat hamil?

Payudara sakit saat hamil biasanya akan menghilang seiring dengan bertambahnya umur janin. Puncak rasa sakit biasanya terjadi pada trimester pertama. Aliran darah meningkat ke payudara sehingga payudara menjadi lebih besar daripada sebelumnya disertai rasa sakit. Pertumbuhan tersebut bahkan berisiko mengakibatkan iritasi kulit dan gata-gatal pada sebagian perempuan. Kelenjar susu pada payudara mulai mempersiapkan proses menyusui kelak.

Perubahan payudara setiap trimester kehamilan

Pada trimester pertama kehamilan, yaitu setelah terjadinya pembuahan sampai minggu ke-12, kadar hormon mengalami naik turun. Hormon estrogen dan progesteron mengakibatkan perubahan kondisi payudara berupa pembengkakan dan nyeri, serta puting menjadi lebih keras. 

Pada trimester kedua, areola menjadi lebih gelap dan muncul benjolan-benjolan kecil. Benjolan tersebut biasa disebut kelenjar Montgomery yang berfungsi menghasilkan minyak untuk melumasi payudara selama proses menyusui. Hal tersebut membuat proses menyusui lebih nyaman untuk ibu hamil maupun bayi.  

Sedangkan, pada trimester ketiga atau saat melahirkan, payudara mungkin terasa sakit kembali. Hal ini disebabkan karena tubuh bersiap untuk memproduksi kolostrum dan proses menyusui selanjutnya. Puting payudara pun menjadi lebih besar dibandingkan sebelum melahirkan. 

Cara mengatasinya

Terdapat bra khusus ibu hamil yang dirancang untuk untuk payudara yang sensitif dan mengalami pembesaran. Bra juga bisa dipakai selama tidur untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan akibat guncangan. Jenis bra olahraga juga menjadi alternatif lain. Untuk mengurangi bengkak dan nyeri, ibu hamil disarankan mengompres payudara dengan air hangat atau dingin. 

Apabila rasa sakit sudah tidak tertahankan, ibu hamil bisa mengonsumsi obat penghilang rasa nyeri seperti acetaminophen. Akan tetapi, sebaiknya melakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya serta jangan sekali-kali mengonsumsi obat apapun tanpa berkonsultasi ke dokter selama kehamilan. 

loperamide
Obat

Perhatikan Aturan Mengonsumsi Loperamide, Obat Pereda Diare yang Ampuh

Loperamide adalah obat yang berfungsi untuk membantu meredakan diare. Penggunaannya akan membantu mengurangi gejala diare yang muncul. Akan tetapi penyebab diare seperti infeksi bakteri tidak dapat disembuhkan dengan loperamide. Obat ini akan membuat feses menjadi lebih padat dan memperlambat gerak usus. Dengan melambatnya gerakan usus, maka penyerapan cairan dan nutrisi makanan pun bisa lebih maksimal.

Aturan untuk mengonsumsi loperamide

Agar bisa mendapat manfaat maksimal, Anda perlu mengonsumsi loperamide dengan cara yang tepat. Obat ini memiliki sediaan dalam bentuk tablet, kapsul, dan liquid. Ikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi loperamide. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi loperamide.

  • Minum obat loperamide setelah Anda Buang Air Besar (BAB).
  • Konsumsi air yang cukup untuk menghindari terjadinya dehidrasi selama menggunakan obat loperamide.
  • Konsumsi makanan yang lunak dan tidak melukai lambung selama proses mengunakan obat loperamide.
  • Dosis yang diberikan oleh dokter akan disesuaikan dengan kondisi tubuh, berat badan, dan usia pasien.
  • Tablet loparamide perlu langsung ditelan (jangan dihancurkan, dibelah, atau digerus) kecuali pada tablet kunyah.
  • Untuk loperamide dalam bentuk tablet kunyah perlu diminum ketika perut kosong. Anda juga perlu mengunyah hingga lembut sebelum menelan obat ini agar khasiatnya maksimal.
  • Loperamide sediaan liquid hanya diberikan pada anak usia 2-6 tahun.

Efek samping loperamide

Obat loperamide juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang umum terjadi dan tergolong ringan setelah mengonsumsi loperamide yaitu:

  • Mengantuk
  • Pusing
  • Sembelit
  • Lelah
  • Ruam kulit
  • Gatal ringan
  • Nyeri perut ringan

Efek samping parah juga mungkin muncul. Jika berbagai gejala berupa efek samping parah muncul maka Anda perlu menghentikan penggunaan obat segera hubungi dokter.

  • Diare semakin memburuk
  • Nyeri perut semakin kuat
  • Diare berdarah atau cair seperti air
  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Bengkak di wajah atau lidah
  • Nyeri kulit
  • Ruam keunguan dan melepuh
  • Rasa terbakar pada mata


Kondisi khusus yang perlu diperhatikan

Kondisi khusus berupa riwayat penyakit tertentu bisa berpengaruh pada penggunaan loperamide. Penting bagi Anda untuk konsultasi terkait riwayat penyakit pada dokter sebelum mengonsumsi loperamide. Beberapa kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai yaitu:  

  • Kerusakan hati
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Sakit perut tanpa diare
  • Penyakit radang usus akut
  • Distensi abdomen

Interaksi loperamide dengan obat lain

Selain kondisi medis seseorang, interaksi obat juga perlu diperhatikan guna mengurangi risiko efek samping yang mungkin muncul. Anda perlu menghindari mengonsumsi loperamide bersamaan dengan obat tertentu. Berikut ini merupakan beberapa obat lain yang dapat menimbulkan interaksi jika digunakan bersamaan dengan loperamide serta efek samping interaksi yang ditimbulkan.

  • Inhibitor P-glikoprotein (quinidine, ritonavir) yang digunakan bersama dengan loperamide akan meningkatkan kadar plasma.
  • Obat-obatan berupa antikolinergik, antispasmodik, morfin, antidepresan trisiklik, dan antihistamin yang digunakan bersama dengan loperamide akan membuat efek samping berupa sembelit.

Satu hal yang perlu diingat bahwa loperamide tidak dapat  mengatasi infeksi bakteri yang seringkali menjadi penyebab terjadinya diare. Obat ini lebih cocok digunakan untuk pasien diare dengan penyakit radang usus. Penggunaan loperamide sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sehingga bisa mendapatkan dosis yang tepat dan sesuai. Selain itu, dengan pengawasan dokter maka risiko efek samping obat juga dapat ditekan. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter secara online malalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

Proyeksi Psikologi dan 6 Macam Mekanisme Pertahanan Lainnya
Hidup Sehat

Proyeksi Psikologi dan 6 Macam Mekanisme Pertahanan Lainnya

Pernahkan Anda tidak menyukai seseorang hanya untuk meyakini diri sendiri bahwa orang tersebut juga tidak menyukai atau ingin balas dendam dengan Anda? Ini adalah salah satu contoh umum dari proyeksi psikologi. Simak penjelasan berikut untuk memahami lebih dalam tentang proyeksi psikologi dan 6 macam mekanisme pertahanan manusia lainnya.

Apa itu proyeksi psikologi?

Proyeksi psikologi adalah mekanisme pertahanan yang digunakan seseorang secara “tidak sadar” untuk mengatasi perasaan atau emosinya yang sulit. Seseorang akan lebih memilih memproyeksikan perasaan atau emosi yang sama sekali tidak diinginkannya kepada orang lain, daripada mengakui atau menangani perasaannya tersebut. 

Teori proyeksi psikologi pertama kali dikembangkan oleh Sigmund Freud, seorang psikolog asal Austria yang mendapat julukan sebagai “Bapak Psikoanalisis”. Ini juga yang membuat proyeksi psikologi kadang-kadang disebut sebagai proyeksi Freudian. Selama sesi dengan pasien, Freud kerap memperhatikan pasiennya kadang-kadang menuduh orang lain memiliki perasaan yang sama seperti yang mereka sendiri tunjukkan. Dengan cara ini pula, pasien lebih mampu menghadapi emosi yang dialaminya.

Berbagai contoh kasusnya

Mungkin Anda masih sulit memahami apa itu proyeksi psikologi, seperti ini contoh kasusnya: 

  • Seorang wanita yang tidak setia dengan suaminya, tetapi ia sendiri menuduh suaminya berselingkuh. 
  • Seseorang yang merasa terdorong untuk mencuri barang, lalu memproyeksikan perasaan tersebut kepada orang lain. Ini karena dia mungkin mulai takut kalau dompetnya akan dicuri atau kekurangan uang ketika ingin membeli sesuatu.

Proyeksi juga tidak selalu bersifat dramatis atau mudah dikenali. Misalnya saja, saat Anda menemukan seseorang yang tidak Anda sukai, tetapi terpaksa harus berinteraksi dengan orang tersebut dengan sopan. 

Contohnya, Ratna mulai membenci adik iparnya, Dara, karena sangat dekat dengan suaminya. Sementara, Ratna tahu bahwa ia harus bersikap baik pada Dara demi suaminya. Seiring berjalannya waktu, Ratna pun mulai melihat bahwa Dara juga tidak menyukainya. Setiap kali ada acara keluarga, Ratna menganggap Dara hanya bermalas-malasan saja, terlebih lagi saat suaminya sedang di kamar. Akhirnya, Dara berbicara ke suaminya bahwa ia telah berusaha sekuat tenaga, tetapi dia tetap tidak bisa menyukai Dara dengan alasan Dara juga tidak menyukainya. Ratna telah memproyeksikan perasaan tidak suka dan kebenciannya pada Dara.

Alasan seseorang memproyeksikan dirinya

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, proyeksi psikologi digunakan sebagai mekanisme pertahanan manusia untuk mengatasi perasaan dan emosi yang sulit diungkapkan atau diterima.

Berangkat dari kasus Ratna dan Dara, Ratna sulit menerima kenyataan bahwa dia membenci adik iparnya sendiri. Ada rasa bersalah yang muncul di dalam dirinya, karena telah cemburu dengan Dara yang menghabiskan banyak waktu dengan suaminya, atau mungkin khawatir perasaannya tersebut diperhatikan oleh anggota keluarga yang lain, dan berpikir keluarganya akan menganggapnya buruk. Tanpa sadar, Ratna pun memproyeksikan perasaannya ke Dara yang memberinya alasan untuk tidak menyukai Dara. Alih-alih harus menghadapi perasaan tidak sukanya ini sendirian, Ratna lebih mampu memproyeksikan perasaannya pada orang lain.

Mekanisme pertahanan manusia selain proyeksi psikologi

Proyeksi psikologi adalah satu dari sekian banyak mekanisme pertahanan yang dilakukan orang secara teratur. Beberapa mekanisme pertahanan lainnya, termasuk:

  1. Penyangkalan: menolak untuk mengakui sesuatu hal yang nyata, misalnya tidak mempercayai dokter ketika diberi tahu bahwa Anda terkena kanker.
  2. Distorsi: mengubah realitas sesuai dengan kebutuhan Anda, misalnya berpikir pasangan selingkuh karena ia takut untuk berkomitmen.
  3. Agresi pasif: secara tidak langsung bertindak atas agresi Anda, misalnya sengaja parkir di tempat parkir rekan kerja Anda untuk balas dendam terhadap perselisihan sebelumnya.
  4. Represi: menutupi perasaan atau emosi alih-alih menerimanya, misalnya tidak dapat mengingat detail kecelakaan mobil yang Anda alami dan otak Anda sengaja “kehilangan” ingatan ini untuk membantu Anda mengatasinya.
  5. Subliminasi: mengubah perasaan negatif menjadi tindakan positif, misalnya membersihkan rumah setiap kali Anda sedang marah.
  6. Disosiasi: mengubah kepribadian sementara waktu untuk menghindari emosi yang sedang dialami, misalnya mencoba tetap tegar di pemakaman demi  kepentingan bersama.

Sudah menjadi hal yang lumrah jika manusia berusaha untuk melindungi diri dari perasaan dan hal-hal lainnya yang dapat menyakitkan atau bersifat negatif. Namun, ketika perlindungan ini berubah menjadi proyeksi psikologi, mungkin saatnya Anda untuk melihat alasan Anda melakukannya. Sebab, ini tidak hanya berdampak pada harga diri Anda sendiri, tetapi juga hubungan Anda dengan orang lain, termasuk rekan kerja, pasangan, atau teman dekat.

Kesehatan lansia

Inilah Penyakit Lansia yang Harus Diwaspadai

Memasuki usia yang tak lagi muda, tubuh secara alami akan mengalami perubahan fisik akibat proses penuaan. Penuaan dapat berpengaruh pada seluruh bagian tubuh, mulai dari rambut, kulit, otot, tulang, gigi, serta organ-organ dalam tubuh, seperti otak, ginjal, dan jantung. Perubahan tersebut bisa berdampak pada kondisi kesehatan lansia yang kita kenal sebagai penyakit lansia.

Semakin tua usia seseorang, semakin besar risiko terkena penyakit lansia. Selain alasan di atas, semua ini juga dipicu oleh menurunnya daya tahan tubuh karena menuanya usia. Menjadi sangat umum jika lansia lebih rentan mengalami penyakit menular maupun tidak menular.

Terdapat sejumlah penyakit yang semestinya diwaspadai jika seseorang telah masuk usia senja. Penyakit-penyakit ini umum sekali diderita oleh lansia:

  • Penyakit kronis

Menurut National Council on Aging, sekitar 92 persen lansia memiliki setidaknya satu penyakit kronis dan 77 persen memiliki setidaknya dua. Penyakit jantung, stroke, kanker, dan diabetes adalah beberapa kondisi kesehatan kronis yang paling umum dan mahal yang menyebabkan dua pertiga kematian setiap tahun.

Lakukan check up rutin, menjaga pola makan yang sehat, dan rajin olahraga menjadi upaaya yang paling tepat untuk memperbaiki kualitas hidup lansia. Tak hanya itu, pola hidup sehat tersebut juga dapat membantu mengelola atau mencegah penyakit kronis. Sebab, obesitas adalah salah satu penyumbang masalah tersebut.

  • Kesehatan kognitif

Kesehatan kognitif difokuskan pada kemampuan seseorang untuk berpikir, belajar, dan mengingat. Masalah kesehatan kognitif yang paling umum dihadapi lansia adalah demensia.
Salah satu wujud dari penyakit lansia ini biasa kita kenal dengan istilah pikun.

  • Kesehatan mental

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 15 persen orang dewasa di atas usia 60 mengalami gangguan mental. Depresi, terjadi pada tujuh persen populasi lansia. Sayangnya, gangguan mental ini sering kurang terdiagnosis dan diobati sebagai penyakit lansia yang tak kalah penting.

Orang dewasa yang lebih tua merupakan penyebab lebih dari 18 persen kematian akibat bunuh diri di Amerika Serikat. Karena depresi dapat menjadi efek samping dari kondisi kesehatan kronis, mengelola kondisi tersebut dapat membantu. Dukungan sosial dari keluarga dan teman-teman terdekat dibutuhkan untuk menciptakan kesehatan mental yang baik.

  • Kesehatan mulut

Kesehatan mulut adalah salah satu masalah terpenting bagi lansia. Masih menurut CDC, ditemukan sekitar 25 persen orang dewasa di atas usia 65 tidak lagi memiliki gigi alami. Masalah-masalah seperti gigi berlubang dan kerusakan gigi dapat menyebabkan kesulitan mempertahankan diet yang sehat, menurunnya kepercayaan diri, dan kondisi kesehatan lainnya.

Masalah kesehatan mulut yang berhubungan dengan orang dewasa yang lebih tua adalah mulut kering, penyakit gusi, dan kanker mulut. Kondisi ini dapat dikelola atau dicegah dengan melakukan pemeriksaan gigi secara teratur.

  • Malanutrisi

Malanutrisi pada orang dewasa yang berusia lebih dari 65 tahun sering kurang terdiagnosis dan dapat menyebabkan dan memicu penyakit lansia lainnya, seperti melemahnya sistem kekebalan tubuh dan kelemahan otot. 

Penyebab malanutrisi dapat berasal dari masalah kesehatan lainnya misalnya demensia hingga lupa makan, depresi, alkoholisme, pembatasan diet, berkurangnya kontak sosial dan terbatasnya pendapatan.

***

Perlu diingat bahwa hal yang terpenting agar terhindar dari penyakit lansia adalah dengan menjaga kesehatan sejak dini. Konsumsilah makanan bergizi, rajin berolahraga, hindari asap rokok, serta batasi asupan garam dan kurangi konsumsi minuman beralkohol agar tubuh tetap sehat seiring pertambahan usia. 

Ketika masuk usia lanjut, ada beberapa penyakit lansia yang harus diwaspadai. Dengan menjaga kesehatan dengan baik dan melakukan check up kesehatan secara rutin, diharapkan penyakit-penyakit yang rentan terjadi di usia tua dapat dihindari.

Oxymetazoline merupakan jenis obat yang dapat mengatasi kongesti nasal atau hidung tersumbat
Obat

Oxymetazoline

Oxymetazoline merupakan jenis obat yang dapat mengatasi kongesti nasal atau hidung tersumbat. Hidung tersumbat disebabkan oleh demam atau alergi.

Oxymetazoline dikategorikan sebagai obat dekongestan dan dapat diperoleh melalui resep dokter. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati untuk menggunakan obat tersebut. Obat tersebut juga tersedia dalam bentuk semprot hidung dan topikal, dan bisa digunakan oleh anak-anak dan orang dewasa. Beberapa merek obat oxymetazoline yang ada di Indonesia adalah Afrin, Iliadin, dan Insa Nasal.

Kegunaan Obat Oxymetazoline

Oxymetazoline memiliki kegunaan dalam menyusutkan pembuluh darah pasien. Hidung pasien bisa tersumbat karena pembuluh darah melebar. Tidak hanya itu, pembuluh darah yang lebar juga dapat menimbulkan ruam pada kulit pasien.

Dosis Obat Oxymetazoline

Jika Anda ingin menggunakan obat oxymetazoline, Anda perlu gunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Dosis pada setiap pasien berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tanyakan persoalan tersebut ke dokter terlebih dahulu. Berikut adalah dosis yang dianjurkan:

  • Semprot hidung

Pasien perlu menyediakan semprot hidung dengan konsentrasi 0,05 persen. Obat oxymetazoline dalam kemasan semprotan perlu digunakan sebanyak 1 hingga 2 semprotan pada masing-masing lubang hidung pasien. Penggunaan semprotan tersebut juga berlaku selama 3 hari. Dosis tersebut berlaku bagi anak-anak yang berusia di atas 6 tahun dan orang dewasa.

  • Topikal

Obat oxymetazoline dalam bentuk topikal dapat digunakan orang dewasa. Mereka perlu menyediakan krim dengan konsentrasi 1 persen yang dioleskan ke seluruh wajah sekali sehari.

Efek Samping Obat Oxymetazoline

Sama seperti obat lain, obat oxymetazoline dapat menimbulkan berbagai efek samping. Berikut adalah kondisi yang bisa dialami pasien (oxymetazoline dalam bentuk semprotan):

  • Sakit kepala.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Tubuh terasa gemetaran.
  • Kesulitan tidur.
  • Peningkatan lendir pada hidung (hidung tersumbat).
  • Pandangan kabur.
  • Detak jantung bergerak dengan cepat.

Obat oxymetazoline dalam bentuk topikal dapat menimbulkan kondisi sebagai berikut:

  • Jerawat.
  • Gatal.
  • Kemerahan pada kulit.
  • Peradangan.

Pengaruh Obat Oxymetazoline dengan Obat Lain

Selain efek samping di atas, Anda juga perlu waspada jika mengkonsumsi obat tersebut dengan obat lain, karena dapat menimbulkan kondisi berikut:

  • Krisis hipertensi karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan monoamine oxidase inhibitors (MAOI), reversible monoamine oxidase inhibitors (RIMA), dan moklobemid.
  • Risiko yang lebih besar terhadap toksisitas kardiovaskular karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan agen anti Parkinson.
  • Risiko yang lebih besar terhadap disritmia karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan glikosida jantung.
  • Risiko yang lebih besar terhadap hipertensi dan aritmia karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan antidepresan trisiklik (TCA), obat penekan nafsu makan, dan obat psikostimulan.
  • Risiko yang lebih besar terhadap ergotisme karena mengkonsumsi obat oxymetazoline dengan alkaloid ergot.

Jika Kondisi Anda Memburuk

Jika kondisi Anda memburuk atau mengalami penyakit tertentu, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum Anda bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatan yang lebih cocok untuk Anda.

Kesimpulan

Obat oxymetazoline dapat mengatasi hidung tersumbat. Meskipun demikian, obat tersebut juga dapat menimbulkan berbagai efek samping sehingga perlu ditangani lebih lanjut jika kondisi pasien memburuk. Oleh karena itu, jika Anda ingin menggunakan obat oxymetazoline atau memperoleh informasi lebih lanjut tentang obat tersebut, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Hidup Sehat

Pentingnya Fungsi Bimoarker Bagi Dunia Medis. Apa Saja?

Pernahkah Anda mendengar tentang biomarker? Dalam dunia medis, biomarker merupakan hal penting. Istilah biomarker digunakan sebagai penanda atau identitas molekuler yang dapat ditemukan di area tertentu dalam tubuh. Beberapa area tersebut mencakup darah, cairan, hingga jaringan tubuh. Biomarker terbagi menjadi biomarker paparan dan bomarker penyakit. Berikut akan dijelaskan fungsi biomaker dalam dunia medis. 

biomarker

Fungsi umum biomaker

Biomaker memiliki karakteristik unik dan digunakan sebagai penanda biologis seseorang. Biomaker diharapkan dapat membantu berbagai hal terutama di dunia medis kesehatan. Berikut ini merupakan beberapa fungsi umum biomaker. 

  1. Digunakan sebagai uji klinis

Biomaker dapat digunakan untuk penggantiprogram pada uji klinis. Pada saat uji klinis, seseorang yang dijadikan program uji bisa saja menarik diri karena sebab tertentu. Untuk itulah biomaker berperan. Akan tetapi, tidak semua penanda biologis ini dimaksudkan sebagai pengganti maupun sebagai titik akhir sebab untuk menentukan titik akhir klinis tidak bisa dilakukan secara sembarangan. 

  1. Digunakan sebagai pengembangan obat

Fungsi umum biomaker adalah untuk pengembangan obat. Informasi yang akurat dari tubuh pasien dibutuhkan saat mengobatinya. Berbagai informasi tersebut disebut sebagai biomaker. Penanda tubuh lain yang dapat dijadikan patokan adalah tekanan darah, suhu tubuh, dan hasil tes rontgen. Melalui biomaker maka diharapkan pengobatan yang dilakukan bisa lebih akurat. 

Fungsi biomaker paparan 

Biomarker paparan adalah tipe biomarker yang digunakan untuk memprediksi risiko penyakit. Beberapa fungsi biomarker paparan yaitu: 

  1. Menentukan bahan paparan dan faktor risiko 

Biomaker bisa berfungsi untuk memberikan informasi internal tubuh tentang kebenaran paapran bahan beracun tertentu yang menyebabkan penyakit pada tubuh seseorang. Tugas biomaker adalah mengukur kadar racun dalam tubuh dengan lebih akurat. Sampel akan diambil dari berbagai bagian tubuh seperti jaringan kuku, rambut, gigi, darah, dan urine. Hal tersebut akan membuat tingkat akurasi dalam mengukur kadar racun menjadi tinggi. Selain itu, biomaker juga berfungsi untuk mengetahui dampak serta perubahan akibat paparan yang mengenai tubuh. Para pakar kesehatan akan terbantu oleh biomaker dalam hal melihat berbagai faktor yang dapat membuat seseorang terkena suatu penyakit. 

  1. Menentukan penyebab penyakit

Biomaker juga berfungsi untuk menentukan penyebab penyakit. Walau bukanlah satu-satunya penentu, akan tetapi biomaker biasanya terkait dengan penyebab dari penyakit tertentu. Beberapa biomaker mewakili tahap-tahap langsung terkait pemicu gangguan kesehatan sedangkan penanda lainnya mewakili kaitan secara langsung.

  1. Menentukan kerentanan genetik

Biomaker juga dapat berfungsi untuk mengetahui sumber suatu penyakit secara lebih akurat. Informasi mengenai peran lingkungan, faktor genetik, serta riwayat keluarga merupakan hal penting dan dibutuhkan untuk megetahui proses penularan sebuah penyakit. Dengan adanya biomaker, maka para peneliti akan lebih muda untuk menentukan bahwa apakah faktor tertentu seperti genetik atau lingkungan dapat menaikkan serta menurunkan risiko seseorang terhadap suatu penyakit. Dengan biomaker, maka metode yang dipilih untuk penanganan pun diperkirakan akan lebih tepat. 

Fungsi biomaker penyakit 

Biomarker penyakit adaah tipe yang digunakan untuk mendeteksi, mendiagnosis, dan memantau perkembangan penyakit. Beberapa fungsi biomaker penyakit yaitu: 

  1. High-sensitivity cardiactroponin (hs-cTn)

Biomaker jenis ini dapat berfungsi untuk mendeteksi kerusakan jantung pada pasien dengan serangan jantung. 

  1. Carcinoembryonic Antigen (CEA)

Fungsi biomaker penyakit lainnya adalah CEA. Apa itu? CEA merupakan penanda tumor untuk beberapa jenis kanker. Tumor yang dapat dideteksi oleh CEA yaitu untuk kanker paru-paru, kanker ovarium, kanker payudara, kanker pankreas, kanker kandung kemih, kanker lambung, dan kanker usus besar. 

Pengembangan pengelolaan kesehatan dapat terus berevolusi lebih baik lagi dengan adanya biomarker. Penanda biologis berupa biomarker dapat membantu para dokter dan ilmuan untuk keperluan medis. Apabila Anda ingin mengetahui mengenai biomarker lebih lanjut, Anda dapat menanyakan hal tersebut melalui aplikasi SehatQ secara online. 

Penyakit

Mencegah Penularan Q Fever, Penyakit dari Hewan Ternak

Q Fever atau demam Q adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Coxiella burnetii. Umum ditemui pada hewan ternak, seperti sapi dan kambing, demam Q sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius pada manusia. 

Meski kasus penularan Q fever jarang terjadi, ada baiknya untuk tetap berjaga-jaga dengan melakukan upaya pencegahan. 

Penularan Q fever pada manusia

Q fever pertama kali diidentifikasi pada tahun 1930, dengan Q merupakan singkatan dari kata query. Pada waktu itu peneliti belum mengetahui penyebab dari Q fever, hingga tujuh tahun kemudian seorang peneliti Australia dan Amerika menemukan bakteri Coxiella burnetii sebagai penyebabnya. 

Q fever dapat dengan cepat dan mudah ditularkan dari hewan ke manusia. Cara penularannya pun beragam yaitu:

  • Menghirup debu yang telah terkontaminasi oleh kotoran, susu, atau produk kelahiran hewan yang terkontaminasi bakteri C. burnetti
  • Kontak langsung dengan hewan yang terkena Q fever
  • Mengonsumsi produk olahan hewan ternak yang terkontaminasi, termasuk susu yang tidak dipasteurisasi

Penularan demam Q antar manusia jarang terjadi, tapi akan sangat mematikan bagi wanita hamil. Penyebaran dapat terjadi melalui transfusi darah, dari wanita hamil ke janinnya, melalui hubungan seksual, bahkan melalui gigitan kutu. 

Adapun mereka yang paling berisiko tinggi terpapar adalah orang yang sering berkontak dengan hewan, termasuk dokter hewan, peternak, pekerja susu, pekerja pabrik pengolahan daging, dan peneliti di fasilitas penampungan hewan ternak. 

Gejala yang harus diperhatikan

Ketika seseorang terpapar bakteri C. burnetti, infeksi akan berkembang 2 hingga 3 minggu kemudian. Sebagian besar kasus yang terinfeksi bakteri C. burnetti tidak menunjukkan gejala apapun. 

Gejalanya bisa bervariasi setiap orang, dan gejala yang umum dirasakan antara lain:

  • Demam
  • Menggigil atau berkeringat
  • Ruam kulit
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Sakit perut
  • Mual, muntah, atau diare
  • Nyeri dada
  • Penurunan berat badan
  • Batuk tidak produktif (batuk kering)

Seseorang yang juga memiliki penyakit kronis dapat mengalami pneumonia atau hepatitis. Sedangkan pada ibu hamil berisiko tinggi mengalami komplikasi Q fever seperti keguguran, lahir mati, persalinan prematur, atau berat lahir bayi rendah. 

Mencegah penularan demam Q

Untuk mencegah penularan dari hewan ke manusia, berikut hal yang bisa dilakukan:

  • Hewan yang terinfeksi bakteri Coxiella burnetii dapat terlihat sehat, maka dari itu hindarilah kontak dengan hewan, terutama saat hewan melahirkan. 
  • Menggunakan alat pelindung diri ketika berkontak dengan hewan, seperti masker, sarung tangan, dan sepatu.
  • Mencuci tangan dengan sabun setelah berkontak dengan hewan. 
  • Jangan mengonsumsi produk susu mentah atau yang belum dipasteurisasi.

Bagi Anda yang berisiko tinggi terpapar dianjurkan untuk menerima vaksin Q fever. Sejauh ini berbagai jenis vaksin telah dikembangkan, salah satunya dari Australia yang disebut dengan Q-Vak

Karena keberadaan penyakit ini berlum secara resmi ditemukan di Indonesia, maka Anda bisa mendiskusikan tindakan pencegahan yang efektif dengan dokter. 

Apa yang harus dilakukan jika terinfeksi Q fever?

Untuk memastikan seseorang terkena demam Q, dokter akan melakukan tes darah terlepas dari gejala yang dirasakan. 

Karena penularan dari manusia ke manusia jarang terjadi, mengisolasi mereka yang terinfeksi tidak diperlukan. Dibawah pengawasan tenaga medis, Q fever dapat ditangani. Dokter akan memberi antibiotik doxycycline selama 2 minggu, namun kebanyakan pasien sembuh tanpa perawatan apapun. 

Kondisi kronis akan diberikan perawatan antibiotik selama beberapa bulan, tak jarang dengan perawatan kombinasi antibiotik doxycycline dan hydroxychloroquine.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar Q fever dapat ditanyakan langsung kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store. 

turnip
Hidup Sehat

Makan Turnip dan Raih 6 Manfaat Kesehatan Ini

Sayuran jenis turnip mungkin agak kurang familiar di telinga Anda. Namun sebenarnya, sayuran ini populer digunakan sebagai salah satu komponen salad yang rasanya menyegarkan. Rasa sayuran yang mirip lobak ini dengan mudah dikenali karena warnanya yang khas. Warna turnip sendiri umumnya menampilan gradasi dari putih hingga ungu atau merah sehigga tampil sangat cantik.

Bukan hanya kecantikan yang dimiliki turnip. Sayuran yang satu ini pun digemari karena kaya nutrisi dan rendah kalori. Bayangkan saja dalam 100 gram turnip, kalorinya tidak mencapai 30 kilokalori. Tak heran turnip kerap menjadi pilihan karbohidrat bagi para pejuang diet.

Namun tentunya, manfaat dari turnip tidak sekadar berkalori rendah. Banyak manfaat lain dari sayuran sejenis umbi-umbian ini yang bisa Anda raih ketika rajin menyantapnya. Berikut ini adalah beragam manfaat kesehatan dari turnip yang mungkin akan membuat Anda ternganga.

  • Mengontrol Gula Darah

Penderita diabetes tidak perlu khawatir mengonsumsi turnip dalam jumlah banyak sebagai pengganti nasi atau kentang. Jenis umbi-umbian yang satu ini nyatanya mampu menjadi pengontrol gula darah, tidak terkecuali bagi penderita diabetes. Ini karena berdasarkan penelitian, turnip memiliki sifat antidiabetik. Turnip terbukti mampu menurunkan kadar gula menurunkan produksi glukosa pada hati, memperlambat penyerapan karbohidrat, hingga meningkatkan kadar insulin sehingga gula darah lebih terkontrol.

  • Meminimalkan Risiko Kanker

Turnip memili kandungan glukosinolat yang tinggi. Kandungan ini dapat membuat antioksidan lebih aktif sehingga mengurangi efek pemicu kanker pada seseorang. Tidak hanya itu, turnip juga memiliki kandungan flavonoid dalam jumlah tinggi, di mana jenis antioksidan yang satu ini sudah terbukti memiliki sifat antikanker yang kuat. Kombinasi glukosinolat dan flavonoid dari turnip pun disempurnakan oleh kandungan vitamin C tinggi yang dapat membantu mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

  • Menjaga Kesehatan Jantung

Turnip termasuk sayuran yang memiliki kandungan potasium dan kalium tinggi. Dalam secangkir kecil turnip berukuran 100 gram, kandungan potasiumnya mencapai 191 miligram. Jumlah kalium dan potasium yang tinggi inilah yang mampu menjaga kesehatan jantung Anda. Selain itu, turnip juga termasuk sayuran yang memiliki kandungan lemak sehat sehingga mampu mengontrol kadar kolesterol. Kolesterol terjaga, jantung Anda pun bisa terhindar dari penyumbatan.

  • Mencegah Peradangan

Jangan pernah meremehkan peradangan. Ketika tubuh terkena peradangan, berbagai penyakit kronis pun siap membayangi Anda, mulai dari tekanan darah tinggi, radang sending, sampia kanker. Glukosinolat pada turnip mampu menjadi senjata ampuh untuk menghindari peradangan. Alhasil, Anda pun bisa lebih tenang sebab pengerasan dan peradangan bisa dihindari, risiko penyakit kronis pun dapat diturunkan.

  • Menyehatkan Hati

Hati merupakan organ penting di dalam tubuh yang berfungsi menghancurkan racun di dalam tubuh juga menghasilkan kolesterol baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan kardiovaskular. Ketika hati terganggu kinerjanya, berbagai penyakit pun akan lebih mudah Anda alami. Glukosinolat yang terkandungn dalam turnip nyatanya mampu menjadi suplemen bagi hati Anda. Pasalnya, senyawa ini mampu melindungi hati dari racun maupun bakteri sehingga kesehatan organ vital ini lebih terjaga.

  • Melancarkan Pencernaan

Turnip merupakan umbi-umbian yang kaya akan serat. Bayangkan saja, dalam 100 gram turnip, Anda bisa mendapatkan 1,8 gram seram. Sementara itu, kebutuhan serat harian yang disarankan adalah 25—30 gram. Kandungan serat yang cukup banyak pada turnip inilah ynag mampu melancarkan pencernaan Anda. Serat pada turnip ini mampu meningkatkan keteraturan saluran pencernaan sehingga menghindarkan Anda dari kondisi sembelit.

***

Manfaat turnip bisa Anda raih tentunya dengan penyajian yang sehat pula. Baiknya ketika hendak mengonsumsi turnip, Anda tidak menggoreng atau merebusnya secara lama. Disajikan mentah dalam bentuk salad atau mengukusnya sebentar lebih disarankan guna memastikan tidak terlalu banyak kandungan vitaminnya yang hilang akibat proses pemasakan.

gejala rambut rontok
Penyakit

Benarkah Stres Menjadi Penyebab Gejala Rambut Rontok?

Mungkin, rambut rontok adalah hal yang biasa terjadi pada hampir semua orang. Namun, kerontokan yang tidak biasa atau menipisnya rambut dari hari ke hari membuat seseorang tidak menyukai hal tersebut.

Pada dasarnya banyak sekali penyebab rambut rontok, tetapi apakah stres menjadi salah satu penyebab gejala rambut rontok pada seseorang? Berikut jawabannya!

Rambut rontok yang normal

Pada dasarnya, rambut ada rentan hidup alami di setiap helai dan rontok secara alami. Faktanya, kita semua akan kehilangan sekitar 100 helai rambut per hari, dari 100.000 rambut rata-rata di kulit kepala. Ini karena beberapa faktor, seperti:

  • Penuaan: Setelah usia 30 tahun (dan seringkali sebelum usia tersebut), pria dan wanita mulai kehilangan rambut, meskipun pria cenderung melakukannya dengan lebih cepat.
  • Usia: Usia rata-rata sehelai rambut adalah 4,5 tahun; rambut kemudian akan rontok dan akan diganti dalam waktu 6 bulan dengan rambut baru.
  • Penataan: Keramas, mengeringkan rambut, dan menyikat rambut dapat menyebabkan beberapa rambut rontok; kebanyakan dari kita melakukan ini secara teratur.

Stres penyebab rambut rontok?

Ya, stres dan rambut rontok bisa menjadi saling berkaitan. Ada beberapa hal jenis rambut rontok yang dapat dikaitkan dengan tingkat stres yang tinggi, meliputi:

  • Effluvium telogen. Dalam telogen effluvium (TEL-o-jun uh-FLOO-vee-um), stres yang paling signifikan mendorong sejumlah besar folikel rambut ke fase istirahat. Dalam beberapa bulan, rambut yang terkena bisa rontok tiba-tiba saat Anda menyisir atau mencuci rambut.
  • Trikotilomania. Trikotilomania adalah dorongan tak tertahankan untuk mencabut rambut dari kulit kepala, alus, atau area  lain di tubuh Anda. Mencabut rambut bisa menjadi cara untuk mengatasi perasaan negatif atau tidak nyaman, seperti stres, ketegangan, kesepian, kebosanan, atau frustrasi.
  • Alopecia areta. Berbagai faktor diperkirakan menyebabkan alopecia areta, kemungkinan termasuk stres berat. Dengan alopecia areta, sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut sehingga menyebabkan rambut rontok.

Stres dan rambut rontok bukanlah hal yang permanen. Jika Anda dapat mengendalikan stres, maka rambut Anda akan bisa tumbuh kembali dan rambut akan berhenti rontok.

Kelola stres untuk kurangi gejala rambut rontok

Jika stres ternyata menjadi masalah, mengendalikan tingkat stres dapat membantu memulihkan proses pertumbuhan rambut alami tubuh Anda. Anda pun bisa mengurangi stres atau mengelola managemen stres Anda dengan cara berikut:

  • Mulailah program olahraga secara teratur.
  • Pelajari teknik relaksasi seperti, meditasi, pernapasan dalam, dan yoga.
  • Luangkan waktu setiap hari untuk bersantai dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan atau mendengarkan musik yang menyenangkan.
  • Ikuti kelas yoga atau praktikkan postur tubuh di rumah.
  • Lebih terlibat secara sosial dengan teman dan keluarga daripada menarik diri dengan stres.

Penghilang stres jangka pendek

Memiliki rencana untuk mengelola managemen stres yang komprehensif akan membantu, dan teknik yang bertindak cepat adalah bagian penting dari stres itu sendiri. Beberapa obat pereda stres yang bekerja dengan cepat mungkin dapat Anda coba, meliputi:

  • Aromaterapi
  • Latihan pernapasan
  • Olahraga
  • Meditasi
  • Relaksasi otot progresif
  • Visualisasi

Faktor lain yang sebabkan rambut rontok

Ada faktor lain yang bisa menyebabkan rambut rontok, seperti:

  • Kemoterapi
  • Perubahan hormonal
  • Penyakit tertentu
  • Kebiasaan gugup
  • Kehamilan, persalinan, dan penggunaan pil KB

Jika rambut Anda menipis, atau Anda mengalami kebotakan dan tampak tidak normal (misalnya jika Anda berusia remaja atau 20-an), sebaiknya temui dokter Anda untuk mencari tahu apa penyebab dari masalah tersebut. Selain itu, jika Anda khawatir stres adalah penyebab dari gejala rambut rontok Anda, maka ada baiknya untuk rubah gaya hidup dan temukan beberapa cara untuk mengatasi stres.

ometilson
Obat

Beberapa Kemungkinan Penyebab Interaksi Obat Ometilson

Ometilson adalah salah satu merek dagang dari methylprednisolone. Obat ini berfungsi untuk mengatasi masalah peradangan, gangguan darah, gangguan sistem kekebalan tubuh, hingga alergi. Sebagai methylprednisolone, Ometilson termasuk obat golongan kortikosteroid di mana ia akan bekerja dengan menggantikan hormon alami yang tidak diproduksi dalam jumlah yang cukup oleh kelenjar adrenal.

Ometilson dengan kandungan utama methylprednisolone 4 miligram termasuk ke dalam obat keras. Obat ini tak boleh digunakan secara bebas dan sembarangan. Seseorang hanya dapat menggunakan produk ini setelah mendapat resep dari dokter.

Methylprednisolone dalam Ometilson bekerja dengan cara menekan sistem kekebalan. Karena bentuknya tablet, penggunaan Ometilson barang tentu hanya melalui oral. Ia akan diserap oleh tubuh dan langsung melakukan tugasnya sebagai antiinflamasi dan/atau imunosupresan.

Karena dapat menyebabkan efek samping pada organ pencernaan, Ometilson amat disarankan dikonsumsi dengan makanan atau setelah makan. Selain itu, ada banyak aturan terkait penggunaan obat ini. Salah satu yang paling disoroti adalah interaksi obat. Beberapa jenis obat mungkin akan memberikan efek tertentu jika digunakan secara bersamaan dengan Ometilson.

Kiranya, berikut beberapa kemungkinan terkait potensi interaksi obat dari Ometilson:

  • Penggunaan aldesleukin, mifepriston, klopidogrel, warfarin, ibuprofen, celecoxib, aspirin, dan salisilat bersama dengan Ometilson yang mengandung methylprednisolone dapat menyebabkan pendarahan atau timbul memar. Selain itu penggunaan bersama dengan NSAID lain juga berpotensi menimbulkan efek GI.
  • Penggunaan ketokonazol, boseprevir, siklosporin, eritromisin, rifamisin, fenitoin, fenobarbital, dan telaprevir bersama dengan methylprednisolone yang terkandung di dalam Ometilson dapat menyebabkan terganggunya kerja ini.
  • Selain itu, penggunaan bersama dengan siklosporin meningkatkan risiko kejang.
  • Kehilangan penekan adrenal yang diinduksi kortikosteroid jika dikonsumsi secara bersamaan dengan aminoglutethimide.
  • Risiko hipokalaemia dengan agen penipisan K (misal. Amfoterisin B, diuretik).
  • Penurunan pembersihan dengan antibiotik macrolide.
  • Dapat menurunkan kadar isoniazid dalam serum.
  • Peningkatan clearance dengan kolestyramine.
  • Peningkatan risiko aritmia dengan digitalis glikosida.
  • Penurunan metabolisme dengan estrogen, termasuk kontrasepsi oral.
  • Peningkatan metabolisme dengan penginduksi CYP3A4.
  • Peningkatan konsentrasi plasma dengan penghambat CYP3A4.
  • Obat-obatan lain seperti cyclosporine, insulin atau obat diabetes oral, obat-obatan HIV/AIDS (efavirenz, nevirapine, ritonavir), hingga obat untuk kejang-kejang (phenobarbital, phenytoin).

Selain itu, mengonsumsi Ometilson dengan kandungan aktif methylprednisolone bersamaan dengan konsumsi alkohol atau tembakau juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Meski belum ada penelitian atau bukti sahih terkait hal ini. Lebih baik selalu mengonsultasikan dengan dokter terkait kemungkinan obat ini berinteraksi dengan Diskusikan penggunaan obat makanan tertentu, alkohol, atau tembakau.

Kemudian juga menjadi penting seseorang mengikuti aturan atau petunjuk dari dokter selama mengonsumsi obat ini. Mungkin, masing-masing orang akan memiliki perbedaan terkait dosis dan jadwal minum untuk obat ini. Namun, pada umumnya, Ometilson memiliki dosis aman sekitar 4-48 mg/hari, dikonsumsi dalam dosis tunggal atau dosis terbagi.

Jika Anda diharuskan meminum Ometilson dalam dosis yang berbeda-beda setiap hari, atau jika Anda diminta meminum obat ini hanya beberapa hari sekali, tandai kalender Anda sebagai pengingat. Jangan menambah dosis tanpa sepengetahuan dokter. Memperbanyak dosis tidak menjamin kecepatan proses penyembuhan. Hal ini justru dapat meningkatkan risiko efek samping.

Tak hanya itu, ada kemungkinan seseorang mengalami overdosis obat. Jika itu terjadi pada Anda atau orang-orang di sekitar Anda, segeralah mencari pertolongan medis.  Begitu sebaliknya, pengguna Ometilson juga dapat mengalami efek putus obat andai dalam waktu yang tiba-tiba menghentikan pemakaian. Penggunaan Ometilson dalam jangka panjang biasanya akan mulai dikurangi sebelum benar-benar bisa dihentikan. Ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan risiko tersebut.