Penyebab Munculnya Flek Saat Hamil Tua

Penyebab Munculnya Flek Saat Hamil Tua

Perempuan hamil selama trimester ketiga akan mengalami pendarahan vagina, hal ini terjadi pada satu dari 10 perempuan. Ketika masa kehamilan dimulai, serviks atau mulut rahim akan lebih terbuka dan melebar. Kondisi ini memungkinkan munculnya flek saat hamil tua, atau darah dalam jumlah kecil disertai dengan keputihan dan lendir,

Meski muncul dalam jumlah kecil, pendarahan atau flek ini dapat menjadi tanda masalah yang lebih serius. Sehingga untuk para ibu hamil, dalam beberapa bulan terakhir kehamilan sangat disarankan untuk melapor apa saja yang terjadi ketika konsultasi pada bidan atau dokter secepatnya. Tujuannya agar mengetahui kondisi yang terjadi sebenarnya dan bisa mengambil langkah tepat.

Penyebab Flek saat Hamil Tua

Flek ketika hamil merupakan bercak perdarahan yang ringan keluar dari vagina, kondisi ini dapat terjadi selama masa kehamilan khususnya di trimester pertama dan terakhir. Sebanyak 20 persen perempuan akan mengalami kondisi ini ketika hamil tua, warna flek bervariasi dapat merah muda, merah atau cokelat, berikut beberapa penyebab munculnya flek ini.

  • Iritasi Serviks

Iritasi serviks pada perempuan hamil bisa terjadi kapan saja pada masa kehamilan, ketika hamil muncul lonjakan hormon dan peningkatan aliran darah ke leher rahim atau serviks. Kondisi ini membuat serviks menjadi sangat sensitif dan lebih mudah teriritasi, hingga akhirnya mengeluarkan flek.

  • Tanda Persalinan

Munculnya flek saat hamil hari tua bisa menjadi pertanda bahwa waktu persalinan sudah dekat atau bahkan tiba saatnya. Pada saat tubuh siap melahirkan, leher rahim akan melunak dan melepaskan sumbatan lendir, sumbatan tersebut berfungsi melindungi rahim dari bakteri atau kotoran dari luar tubuh.

Pada umumnya, lendir yang keluar berwarna putih, kecokelatan, merah muda hingga sedikit kehijauan. Munculnya flek cokelat saat hamil terjadi beberapa minggu atau beberapa hari sebelum persalinan pada usia kehamilan 36 hingga 40 minggu.

  • Kehamilan Ektopik

Kondisi ini terjadi dalam beberapa kasus, flek cokelat yang muncul bisa disebabkan oleh kehamilan ektopik. Kondisi ini berpotensi mengancam jiwa dan membutuhkan penanganan medis secepatnya, apabila muncul robekan di tempat terjadinya kehamilan ektopik.

  • Keguguran

Perdarahan apa saja pada masa kehamilan bisa merupakan tanda awal keguguran, perdarahan akibat keguguran ini juga disertai dengan beberapa gejala seperti kram dan nyeri pada perut, nyeri punggung bawah, keluar darah dalam jumlah banyak hingga keluarnya jaringan atau gumpalan pada vagina.

  • Gangguan Plasenta

Dalam kasus yang jarang terjadi, flek cokelat ketika hamil bisa merupakan tanda masalah pada plasenta. Contohnya seperti plasenta previa, infeksi pada serviks atau rahim, kondisi ini tentu harus diwaspadai karena jika tidak segera mendapat penanganan bisa menjadi bahaya.

Penanganan

Pada umumnya munculnya flek saat hamil tua merupakan fenomena yang normal, para ibu tetap dianjurkan untuk lebih waspada dan lakukan konsultasi ke dokter kandungan. Khususnya jika keluhan ini muncul bersamaan dengan gejala lain, seperti nyeri berat, perdarahan banyak dari vagina, demam hingga terasa kram atau kontraksi pada rahim.

Dokter spesialis akan melakukan pemeriksaan fisik disertai pemeriksaan penunjang seperti USG, guna memastikan ibu hamil dan janin dalam keadaan baik-baik saja. Apabila ditemukan masalah pada janin atau rahim, dokter akan menentukan langkah perawatan selanjutnya yang disesuaikan dengan kondisi dan janin.

Selain itu, dokter akan menyarankan ibu hamil untuk beristirahat di tempat tidur dengan membatasi aktivitas  sehari-hari, aktivitas fisik seperti mengangkat benda berat dan menjaga konsumsi air putih agar tetap terhidrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *