Selain Actifed Merah, Ini Cara Redakan Batuk Kering

Batuk kering adalah jenis batuk yang tidak ditemani oleh lendir atau dahak di saluran pernapasan. Batuk kering sangat mengganggu, dan biasanya ditemani dengan sensasi gatal di tenggorokan. Batuk kering sering disebabkan karena penyakit virus seperti demam atau flu, namun kondisi ini juga bisa disebabkan karena alergi atau iritasi tenggorokan. Batuk yang disebabkan karena demam atau flu biasanya akan berlangsung selama satu atau dua minggu. Dalam kasus yang ringan, supresan batuk OTC seperti Actifed merah sudah cukup dapat melegakan gejala batuk.

Batuk kering bisa sangat terasa mengganggu. Untungnya, ada banyak solusi yang tersedia untuk mengatasi batuk kering, seperti menggunakan Actifed merah. Jika Anda tidak ingin mengunjungi dokter dan ingin merawat batuk di rumah, cobalah beberapa perawatan berikut di bawah ini. 

  • Dekongestan

Dekongestan adalah obat-obatan over-the-counter (OTC) yang merawat penyumbatan di hidung dan sinus. Ketika Anda tertular virus, seperti virus common cold, lapisan hidung akan membengkak dan menghambat saluran udara. Dekongestan bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah di hidung, mengurangi aliran darah ke jaringan yang membengkak. Setelah pembengkakan mulai mereda, seseorang akan dengan lebih mudah untuk bernapas. Dekongestan efektif dalam mengurangi tetesan post-nasal. 

Direkomendasikan untuk anak usia di bawah 12 tahun untuk tidak minum dekongestan. Ini disebabkan karena risiko efek samping berbahaya yang terlalu tinggi. Dekongestan jangan pernah diberikan pada anak usia di bawah 2 tahun karena komplikasi serius seperti kejang dan detak jantung yang cepat dapat terjadi. Jika Anda mencari obat demam untuk anak, jangan pernah berikat mereka obat yang dikhususkan untuk orang dewasa. Carilah obat OTC yang diformulasikan khusus untuk anak dan ikuti petunjuk dosis yang direkomendasikan yang tertulis di dalam kemasan. 

  • Supresan dan ekspektoran batuk

Ada dua jenis obat batuk yang tersedia dalam bentuk OTC di apotek, yaitu supresan seperti Actifed merah dan ekspektoran. Supresan batuk akan menghentikan batuk dengan cara menghambat refleks batuk. Hal ini sangat bermanfaat khususnya untuk batuk kering yang menyakitkan dan membuat Anda terjaga semalaman. Sementara itu, ekspektoran cocok untuk batuk berdahak. Ekspektoran bekerja dengan cara mengencerkan lendir di saluran udara sehingga Anda dapat dengan mudah mengeluarkannya saat batuk. 

Selain kedua obat tersebut di atas, Anda juga bisa mengatasi batuk kering dengan beberapa perawatan alternatif rumahan, misalnya dengan menggunakan humidifier. Humidifer adalah mesin yang menambah kelembapan di udara. Udara yang kering, yang mana cukup lazim pada saat musim kemarau, dapat memperburuk jaringan tenggorokan yang meradang. Cobalah untuk menggunakan humidifier di kamar tidur pada malam hari untuk membuat diri Anda lebih nyaman dan membantu sembuh dengan lebih cepat. 

Selain menggunakan Actifed merah, Anda juga dianjurkan untuk minum cairan hangat seperti teh dan sup untuk membantu menambah kelembapan sekaligus menyediakan rasa lega untuk tenggorokan yang nyeri atau gatal. Cairan yang hangat juga bisa membuat Anda tetap terhidrasi, yang mana sangat penting untuk proses pemulihan yang baik. Anda juga dianjurkan untuk menghindari iritan masuk ke dalam sistem pernapasan, karena iritan dapat memicu terjadinya refleks batuk dan memperlambat proses pemulihan.

Beberapa iritan yang sering dijumpai di antaranya adalah asap, parfum, serbuk sari, produk pembersih, dan bulu hewan peliharaan. Anda juga bisa menggunakan madu, yang mana memiliki sifat anti-peradangan yang dapat membantu mengurangi peradangan di tenggorokan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *