abixa
Uncategorized

9 Gejala Awal Alzheimer yang Dapat Dibantu Abixa

Alzheimer merupakan masalah kerusakan kognitif otak yang serius. Orang dengan penyakit ini bisa kesulitan melakukan aktivitas harian dan mudah melupakan sesuatu. Pada tahap yang sudah serius, Alzheimer bisa merenggut seluruh ingatan penderitanya, hingga orang tersebut bahkan dapat tidak mengenali dirinya sendiri. 

Saat berobat ke dokter, tidak jarang pemberian resep berupa Abixa sering diberikan. Ini merupakan obat keras untuk mempertahankan kemampuan otak bagi penderita demensia ataupun Alzheimer. Pemberian Abixa kerap diberikan kepada penderita Alzheimer dengan tingkatan sedang sampai berat. 

Pemberian obat keras untuk mengurangi kecepatan kerusakan otak pada penderita Alzheimer memang akhirnya kerap menjadi pilihan tim medis. Ini karena pasien yang datang cenderung sudah memasuki tingkat lanjut. Padahal jika ditangani selagi masih awal, kerusakan otak karena Alzheimer lebih mudah ditangani. Berikut Ini adalah beberapa gejala awal Alzheimer yang bisa dibantu pengobatannya dengan Abixa. 

Malas Beraktivitas 

Penderita Alzheimer awalnya mungkin tidak merasa ada masalah terkait kinerja otaknya. Pasalnya mereka hanya menjadi kurang tertarik dengan berbagai aktivitas sosial maupun pekerjaan. Kegiatan menonton televisi, duduk santai, ataupun tidur menjadi pilihan favorit bagi orang-orang yang memiliki masalah kognitif otak yang mengarah ke Alzheimer. 

Kehabisan Energi 

Anda mungkin tidak habis melakukan sesuatu yang berat. Namun, Anda merasa tubuh selalu merasa lelah sehingga menjadi lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur. Hati-hati, ini juga merupakan gejala awal dari Alzheimer. 

Mudah Melupakan Sesuatu 

Ketika mengalami gejala ini, mungkin seseorang baru akan pergi ke dokter untuk meminta penanganan medis. Tidak jarang dokter pun akan memberikan resep Abixa. Kondisi yang sering dilupakan oleh penderita Alzheimer adalah perkataan atau percakapan dengan seseorang atau kegiatan yang mungkin sebenarnya baru dilakukan.

Menjadi Mudah Tersesat 

Menemukan suatu tempat atau daya ingat spasial sangat berhubungan dengan kinerja otak. Pada penderita Alzheimer ringan, otak menjadi kurang mampu untuk menilai tempat atau menemukan suatu objek. Karena alasan inilah, penderita Alzheimer pada tahap awalnya akan mudah tersesat ketika pergi ke suatu tempat. Mengemudi pun menjadi hal sulit yang memusingkan. 

Sulit Mengungkapkan Perasaan 

Ini tidak ada hubungannya dengan kepribadian ekstrovert ataupun introvert. Penderita Alzheimer cenderung mengalami masalah dalam hal bahasa sehingga sulit mengungkapkan perasaannya. Masalahnya, mereka menjadi kesulitan menuangkan pikiran dalam bentuk kata-kata untuk disampaikan dan dimengerti oleh orang lain. Alhasil, penderita masalah ingatan ini pun menjadi cenderung mudah kesal karena merasa orang-orang tidak memahaminya. 

Kebingungan Terkait Waktu 

Anda sering bingung mengenai hari yang sudah malam atau pagi atau justru sering lupa tanggal berapa hari ini? Hal ini juga patut diwaspadai sebab gejala Alzheimer yang lain adalah kebingungan terkait waktu. 

Kesulitan Tidur 

Dokter akan segera memberikan resep berupa Abixa atau obat lainnya kepada penderita Alzheimer yang kerap mengalami kesulitan tidur. Soalnya, ini termasuk gejala Alzheimer lanjutan yang mesti ditangani agar tidak semakin parah. Kesulitan tidur terjadi karena adanya gangguan pada fungsi otak. 

Delusi 

Tidak jarang ada cerita di mana penderita Alzheimer menyerang keluarga mereka sendiri. Hal ini timbul karena penderita penyakit tersebut mengalami delusi. Beberapa orang dengan Alzheimer sedang sering merasa kehilangan kendali atas hidup mereka yang dapat membuat mereka semakin frustrasi atau tertekan. Pasalnya, tidak jarang mereka mengalami delusi yang mengarah ke tindakan orang lain yang hendak mencelakakan mereka. Untuk hal ini, pemberian obat seperti Abixa menjadi sulit dihindarkan untuk mempertahankan kualitas hidup penderita agar tidak semakin menurun.