Hidup Sehat

Beberapa Alternatif Susu untuk Diabetes

Di dalam susu terdapat nutrisi penting yang berguna untuk tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, sampai kalsium. Kendati demikian, tak sekonyong-konyong susu bisa dan boleh dikonsumsi oleh siapa saja. Penderita diabetes adalah satu dari sekian banyak kelompok orang yang tak boleh sembarangan mengonsumsi susu. Fakta itu memacu para produsen untuk membuat susu untuk diabetes.

Akan tetapi, di dalam produk susu yang beredar di pasar banyak terkandung zat lain yang tak berguna dan malah bisa menimbulkan efek negatif bagi para penderita diabetes. Namun, bukan berarti pengidap diabetes sama sekali tidak boleh mengonsumsi susu, kok.

Ada semacam “cara aman” bagi para penderita diabetes dalam mengonsumsi susu. Beberapa metode alternatif di bawah ini merupakan satu titik terang agar mereka yang menderita diabetes tetap bisa mengonsumsi susu, di antaranya:

  • Susu Almond Tanpa Gula

Jika penderita diabetes sedang berusaha mengurangi asupan karbohidrat sebanyak mungkin, susu almond bisa menjadi pilihan. Sebab susu ini memiliki kandungan karbohidrat yang rendah, bahkan beberapa mengandung hampir nol karbohidrat. Kandungan lemaknya pun hanya sepertiga dari susu biasa yang umumnya memiliki minimal 8 gram kandungan lemak.

Berikut kandungan nutrisi dalam 1 gelas susu almond:

Kalori: 39

Lemak: 2,88 g

Karbohidrat: 1,52 g

Serat: 0,5-1 g (tergantung merk)

Protein: 1,55 g

Kalsium: 516 mg

  • Susu Kedelai Tanpa Gula

Kandungan karbohidrat dalam segelas susu kedelai memang lebih tinggi ketimbang susu almond, akan tetapi jumlahnya hanya sepertiga dari susu full cream ataupun susu skim yang mencapai 12 gram.

Berikut kandungan nutrisi dalam 1 gelas susu kedelai:

Kalori: 79

Lemak: 4,01 g

Karbohidrat: 4,01 g

Serat: 1

Protein: 7 g

Kalsium: 300 mg

  • Susu Rami Tanpa Gula

Susu yang terbuat dari biji rami ini mungkin belum populer di Indonesia. Namun, namanya sudah populer di negara barat karena khasiat sehatnya. Sama seperti susu almond, susu rami memiliki kandungan karbohidrat dan lemak yang rendah. Justru sebaliknya, susu rami kaya akan omega 3, kalsium, zat besi, serta magnesium. Sehingga susu rami ini bisa menjadi pilihan susu diabetes terbaik yang bisa dikonsumsinya.

Berikut kandungan nutrisi dalam 1 gelas susu rami:

Kalori: 24

Lemak: 2,5 g

Karbohidrat: 1,02 g

Serat: 0

Protein: 0

Kalsium: 300 mg

  • Susu Grass-Fed

Selain jumlah kadar lemaknya, sumber susu juga perlu diperhatikan. Susu dari sapi yang diberikan makanan alami berupa rumput, memiliki kadar asam alfa linoleat yang lebih tinggi. Asam alfa linoleat sendiri adalah sejenis asam lemak omega-3 yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Jadi, saat membeli susu di pasar swalayan, pilihlah produk yang di kemasannya tertera tulisan ‘grass-fed’.

  • String Cheese

Keju adalah makanan yang dihasilkan setelah mengubah bentuk susu. Keju ini bisa menjadi pilihan yang baik untuk camilan, karena kaya protein dan rendah lemak. Keju ini juga memiliki kadar karbohidrat yang rendah (sekitar 1 gram per ons), sehingga tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara signifikan.

  • Yogurt Yunani

Produk susu fermentasi seperti yogurt merupakan pilihan yang baik untuk penderita diabetes, karena memiliki kandungan probiotik yang tinggi. Probiotik bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan bisa meningkatkan kadar insulin dan gula darah dalam tubuh. Menurut penelitian yang dipublikasikan di European Medical Journal pada Oktober 2017, probiotik bisa menurunkan kadar insulin dan gula darah puasa.

Yogurt yunani juga menyediakan kombinasi karbohidrat dan protein yang ideal. Pada umumnya, yogurt yunani digunakan sebagai bahan makanan dan kue yang dipanggang.

***

Sebenarnya, ada fakta unik di balik hubungan susu dan diabetes ini. Beberapa penelitian mengungkap bahwa minum susu malah dapat mengurangi risiko diabetes 2. Namun, kita belum tahu apakah fakta ini bisa dipatahkan nantinya.

Di balik itu semua, jika para penderita diabetes ingin mengonsumsi susu, disarankan untuk mengecek kondisi kesehatan mereka sendiri dalam rangka menciptakan “batasan” dalam masalah ini. Segera hentikan minum susu untuk diabetes jika setelah mengonsumsi susu dan produk olahannya kadar gula darah Anda melonjak.