Hidup Sehat

Rehabilitasi Adalah Solusi Pasca Terkena COVID-19

rehabilitasi adalah

Rehabilitasi adalah salah satu solusi yang dapat dilakukan oleh seseorang pasca terkena COVID-19. Seperti yang kita tahu, pandemi COVID-19 telah melanda berbagai wilayah di seluruh negara di berbagai belahan dunia. Banyak orang yang terkena penularan infeksi COVID-19, tak sedikit pula yang jatuh sakit hingga meninggal dunia. 

Banyak orang yang bisa pulih sepenuhnya pasca terkena COVID-19, tetapi ada juga yang mengalami komplikasi. Rehabilitasi adalah berfokus untuk membantu orang-orang yang mengalami komplikasi agar mereka bisa mengembalikan kemampuan fisik dan kognitif setelah sakit.

Virus SARS-CoV-2 yang merupakan penyebab dari COVID-19, bisa menyebar dengan mudah dari orang ke orang. Gejala COVID-19 berkisar dari ringan hingga berat, meskipun tidak semua orang mengalaminya.

Rehabilitasi adalah hal yang diperlukan karena terdapat bukti awal yang menunjukkan bahwa ada beberapa komplikasi seperti kerusakan jantung atau paru-paru, dapat membaik seiring waktu, terutama jika mereka menerima perawatan rehabilitatif segera.

Siapa yang Harus Menerima Rehabilitasi COVID-19

COVID-19 dapat memengaruhi tubuh dalam berbagai cara. Orang mengalami penyakit ringan hingga sedang dapat sembuh tanpa pengobatan, tetapi ada yang mengalami gejala parah yang dapat berlangsung beberapa minggu atau bulan.

Beberapa orang juga terus mengembangkan gejala Long COVID, yang terjadi ketika gejala COVID-19 bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah terkena infeksi awal.

Orang yang baru pulih dari penyakit parah, atau yang telah lama menderita COVID, kemungkinan besar memerlukan rehabilitasi untuk mengelola efek lanjutan dari COVID-19. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), efek lanjutan dari COVID-19 ini termasuk:

  • kerusakan paru-paru
  • kerusakan jantung atau peradangan, seperti miokarditis atau perikarditis
  • gangguan kognitif yang memengaruhi memori atau konsentrasi
  • kondisi yang memengaruhi pembuluh darah, seperti pembekuan
  • efek jangka panjang dari komplikasi, seperti serangan jantung, stroke, atau emboli paru
  • kecemasan, depresi, atau trauma
  • nyeri otot atau sendi
  • kelelahan kronis

Orang yang membutuhkan alat ventilator saat menderita COVID-19 dapat mengalami komplikasi lebih lanjut, seperti delirium atau cedera pada saluran udara. Kelelahan yang berkepanjangan atau tinggal lama di unit perawatan intensif (ICU) juga dapat melemahkan otot karena harus istirahat yang lama.

Rehabilitasi Fisik

Beberapa orang yang telah pulih dari COVID-19 memerlukan rehabilitasi fisik untuk membantu mereka melanjutkan aktivitas normal setelah tinggal di rumah sakit, atau setelah periode isolasi yang berkepanjangan.

Terapi fisik juga dapat membantu orang-orang yang mengalami penurunan kekuatan untuk mulai bergerak lebih banyak, dengan secara bertahap membangun stamina mereka. Terapi fisik bagi orang-orang yang pulih dari COVID-19 bertujuan untuk:

  • mengembalikan fungsi otot
  • mengurangi kemungkinan penurunan kualitas kondisi kesehatan mental yang mungkin terjadi akibat mobilitas terbatas
  • memungkinkan orang-orang untuk kembali ke kehidupan normal mereka

Terapi fisik bervariasi metode perawatannya, jika pasien masih di rumah sakit, hal seperti berikut ini dapat dilakukan yaitu:

  • belajar mengubah posisi di tempat tidur
  • melakukan gerakan sendi pasif, yang bisa dilakukan dengan cara terapis menggerakkan tubuh seseorang
  • peregangan yang dapat dilakukan di tempat tidur atau di samping tempat tidur mereka
  • berlatih berjalan tanpa bantuan

Setelah seseorang meninggalkan rumah sakit, ahli terapi fisik dapat merekomendasikan hal-hal sebagai berikut:

  • latihan aerobik yang dapat dilakukan orang di sekitar rumah, seperti berjalan naik turun tangga
  • pelatihan resistensi intensitas rendah, seperti jongkok atau membawa benda
  • latihan keseimbangan

Rasa Tidak Nyaman Setelah Beraktivitas 

Penting untuk dicatat bahwa banyak orang yang menderita COVID-19 yang lama melaporkan bahwa olahraga dapat memperburuk gejala mereka untuk sementara. Hal ini dikenal sebagai malaise post exertional (PEM).

Jika Anda justru mengalami gejala yang memburuk selama atau setelah berolahraga, maka harus segera menghentikan aktivitas dan beristirahat. Penting bagi siapa pun yang pulih dari COVID-19 untuk mengatur kecepatan latihan atau olahraga dengan hati-hati sehingga mereka tidak mengalami PEM, cedera, atau efek samping lainnya. Rehabilitasi adalah suatu metode agar tubuh penderita COVID-19 yang baru saja sembuh bisa ikut pulih dan beraktivitas seperti biasanya, namun jika salah satu kegiatan ketika melakukan rehabilitasi justru menimbulkan reaksi tubuh yang negatif, maka lebih baik segera dihentikan dan langsung berkonsultasi kepada dokter agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Referensi:

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/covid-19-rehabilitation

Diakses pada 13 Juni 2021

Physiopedia. https://www.physio-pedia.com/COVID-19:_Post-Acute_Rehabilitation

Diakses pada 13 Juni 2021

Hidup Sehat

3 Restoran Makanan Sehat yang Bisa Dipesan di Grabfood

restoran makanan sehat

Makanan sehat saat ini udah banyak tersedia di restoran mana saja. Namun akibat dari pandemi yang sedang terjadi, banyak restoran baik restoran biasa maupun restoran makanan sehat yang harus buka setengah hari dari biasanya dan bahkan harus tutup sementara. Belum lagi dengan aturan pembatasan pelanggan yang makan di tempat. Mau tidak mau, restoran harus mengakalinya dengan memberikan fasilitas delivery order.

Kini sudah banyak platform penyedia delivery order, salah satunya ialah Grabfood. Grabfood merupakan salah satu jasa delivery food yang disediakan oleh Grab. Lantas, restoran makanan sehat apa saja yang bisa dipesan melalui Grabfood, terutama untuk kamu yang tinggal di Jakarta? Berikut daftarnya.

Restoran Makanan Sehat di Grabfood

  1. The Good Habit

Restoran ini menawarkan makanan dengan porsi kalori seimbang, menyesuaikan kebutuhan tubuh dengan menu rendah karbohidrat seperti Japanese Sesame Tofu Salad dan Basil Double Proteins Salad Bowl. Ada pula menu berbagai salad wrap, keistimewaan restoran ini adalah pembeli bisa meracik sendiri dengan lebih dari tiga jenis topping berbeda, berikut beberapa menunya.

  • Indonesian Spicy Beef Bowl

Terdiri dari selada, nasi merah, daging sapi, edamame pedas, jagung dan sambal matah, merupakan salah satu menu dengan rasa khas daging lembut dan membuat seseorang lupa untuk menerapkan diet.

  • Japanese Shoyu Tofu Bowl

Bahan dari menu ini terdiri dari selada, nasi merah, bayam dan kismis, wortel, tofu, keripik, ubi kayu dengan soy dressing.

  • Indonesian Spicy Dory Bowl

Ikan dori segar ditambah dengan sambal matah gurih, dengan edamame pedas dan nasi merah disertai kacang polong keripik ubi. Menu ini membuat seseorang kembali bersemangat menjalani hari.

  1. Fitfut

Restoran ini memiliki banyak varian bowl dan wrap, menggunakan bahan-bahan organik pilihan seperti telur omega 3, garam himalaya, beras merah dan tepung ubi kayu. Adapula saus pedas dan mayonaise yang dibuat sendiri, Fitfut juga menyediakan smoothie dengan bahan dasar sayur dan buah yang dipadu dengan susu rendah lemak tanpa pemanis dan pengawet.’

  1. Yellowfit Express

Restoran dengan makanan sehat yang bisa dipesan di GrabFood selanjutnya adalah Yellowfit Express, memiliki menu makanan cepat saji seperti burger, ayam goreng dan pizza. Menariknya semua menu yang disediakan dibuat rendah kalori dengan roti gandum, saus racikan sendiri, putih telur dan daging rendah lemak.

Pentingnya Asupan Makanan Sehat

Masyarakat terkadang tidak sadar betapa pentingnya mengonsumsi makanan sehat, padahal selain menjadi sumber energi yang baik, makanan sehat juga mampu menurunkan risiko terkena penyakit parah. Seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, obesitas hingga kanker. Sangat direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan sehat setiap hari, seperti berikut.

  • Sayuran Hijau

Karena mengandung banyak nutrisi penting seperti vitamin, magnesium, kalsium, zat besi, folat dan kalium yang sangat baik untuk kesehatan.

  • Buah-buahan

Banyak beberapa jenis buah-buahan yang mengandung vitamin, seperti apel, jeruk, pisang, alpukat, beri-berian seperti blueberry dan stroberi.

  • Daging dan Telur

Daging juga merupakan sumber nutrisi, terlebih daging sapi tanpa lemak, banyak mengandung protein dan zat besi paling tinggi ketimbang jenis daging lainnya.

  • Kacang-kacangan

Tak hanya mengandung protein dan serat yang tinggi, biji-bijian seperti kacang tanah, kacang mete, kacang almond hingga biji wijen kaya akan vitamin dan mineral.

  • Ikan dan Hasil Laut Lain

Kaya akan asam lemak omega 3 dan yodium, sering konsumsi ikan laut cenderung lebih panjang umur dan memiliki risiko lebih rendah terhadap banyak penyakit.

  • Susu

Ketika memesan di restoran makanan sehat pastikan membeli susu, karena mengandung vitamin, mineral, protein berkualitas dan lemak sehat, susu merupakan salah satu sumber kalsium terbaik.