ferriz drop
Uncategorized

Jenis Anemia pada Anak dan Manfaat Ferriz Drop

Anemia adalah masalah yang sering dialami oleh anak-anak. Jika seorang anak menderita anemia, maka tubuh anak tersebut tidak memiliki sel darah merah atau hemoglobin secara cukup. Hemoglobin sendiri merupakan sejenis protein yang memungkinkan sel darah merah membawa oksigen dan mendistribusikannya ke seluruh sel lain di dalam tubuh. Salah satu cara untuk mengatasi anemia pada anak yaitu dengan mengonsumsi obat seperti Ferriz Drop.

Jenis Anemia pada Anak

Anemia pada anak memiliki beberapa jenis, yaitu sebagai berikut.

Anemia Defisiensi Zat Besi

Anemia ini terjadi ketika tidak ada cukup zat besi dalam darah. Padahal, zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin yang berfungsi untuk mengangkut oksigen. Hal ini adalah penyebab paling umum dari anemia.

Anemia Megaloblastik

Jenis anemia ini terjadi ketika sel darah merah terlalu besar karena kekurangan asam folat atau vitamin B-12. Salah satu jenis anemia megaloblastik adalah anemia pernisiosa. Pada tipe anemia megaloblastik, terjadi masalah atau gangguan dalam penyerapan vitamin B-12 yang penting dalam proses pembuatan sel darah merah.

Anemia Hemolitik

Anemia jenis ini merupakan kondisi saat sel darah merah dihancurkan. Ada banyak penyebab yang berbeda, seperti terdapat infeksi serius atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Anemia Sel Sabit

Jenis anemia sel sabit adalah jenis hemoglobinopati, yaitu anemia yang diturunkan dengan kondisi sel darah merah berbentuk tidak normal.

Anemia Cooley (Talasemia)

Kondisi ini merupakan anemia turunan lainnya yang membuat ukuran atau bentuk sel darah merah menjadi abnormal.

Anemia Aplastik

Anemia jenis ini disebabkan karena kegagalan sumsum tulang untuk membuat sel darah.

Cara Mengobati Anemia pada Anak

Pengobatan anemia pada anak akan tergantung pada gejala, usia, dan kondisi kesehatan anak Anda. Hal ini juga bergantung seberapa parah kondisinya. 

Pengobatan anemia juga tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Ada beberapa jenis anemia yang tidak memerlukan perawatan atau pengobatan lebih lanjut. Akan tetapi, ada beberapa jenis anemia yang tetap memerlukan obat-obatan, transfusi darah, pembedahan hingga transplantasi sel induk. Penyedia layanan kesehatan atau dokter nanti akan merujuk anak ke ahli hematologi, yang dapat mengobati kelainan darah pada anak.

Perawatan atau pengobatan lain yang bisa dilakukan termasuk:

  • Mengubah pola makan anak
  • Menghentikan konsumsi obat yang menyebabkan anemia
  • Obat
  • Operasi untuk mengangkat limpa
  • Transfusi darah
  • Transplantasi sel induk
  • Mengonsumsi tetes atau pil vitamin dan mineral
  • Konsumsi suplemen seperti Ferriz Drop

Cara Mencegah Anemia pada Anak

Beberapa jenis anemia merupakan kondisi yang diturunkan dan tidak dapat dicegah. Sedangkan untuk anemia defisiensi besi yang merupakan suatu bentuk anemia umum, masih dapat dicegah dengan memastikan anak mendapat cukup zat besi dalam makanannya.

Berikut cara mencegah anemia pada anak:

  • Susui bayi secara cukup. Hal ini karena bayi akan mendapatkan cukup zat besi dari ASI.
  • Berikan susu formula dengan zat besi. Jika anak Anda mengonsumsi susu formula, berikan susu formula yang memiliki kandungan tambahan yaitu zat besi.
  • Jangan berikan susu sapi sampai setelah usia 1 tahun. Susu sapi tidak mengandung zat besi, oleh karena itu sebaiknya tidak diberikan kepada bayi sampai setelah usia 1 tahun, ketika dia cukup makan makanan lain.
  • Beri makan anak Anda makanan yang kaya akan zat besi. Saat anak makan makanan padat, pilihlah makanan yang merupakan sumber zat besi, termasuk biji-bijian dan sereal yang diperkaya zat besi, kuning telur, daging merah, kentang, tomat, dan kismis. 

Anda juga dapat mengatasi gejala anemia pada anak dengan memberikan suplemen seperti Ferriz Drop. Ferriz Drop merupakan suplemen yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan zat besi yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan anak. Ferriz Drop memiliki kandungan sodium feredetate dan elemen besi sehingga dapat memenuhi kebutuhan zat besi pada anak sehingga dapat tumbuh sehat dan normal. Anda bisa mendapatkan Ferriz Drop varian rasa strawberry dengan harga Rp 36.000 untuk kemasan ukuran 15 mL.

Hidup Sehat

Ini Alasan Harus Mengunjungi & Tanya Dokter Bedah Anak!

Ini Alasan Harus Mengunjungi  & Tanya Dokter Bedah Anak!

Seorang ahli bedah anak mengkhususkan diri dalam pengobatan cacat lahir dan kondisi medis masa kanak-kanak melalui prosedur pembedahan dan perawatan berkelanjutan. 

Namun, selain beberapa hal tadi, kira-kira kondisi seperti apakah yang mengharuskan seseorang mengunjungi atau tanya dokter bedah anak? Yuk, cari tahu kira-kira kondisi seperti apa saja yang dilakukan dokter bedah anak. Berikut penjelasannya!

Apa itu dokter bedah anak?

Ahli bedah anak adalah dokter atau spesialis yang memiliki spesialisasi dalam merawat anak. Dokter bedah anak biasanya melakukan operasi pada bayi, anak-anak, dan dewasa muda. Dokter bedah anak mungkin mengkhususkan diri pada salah satu dari empat jenis perawatan utama, meliputi:

  • Prenatal. Ahli bedah anak yang bekerja dengan ahli radiologi untuk menemukan masalah saat anak berada di dalam rahim dan merencanakan operasi korektif setelah lahir. Operasi prenatal, atau operasi pada janin, adalah praktik baru yang tidak terlalu umum. 
  • Neonatal. Operasi neonatal melibatkan perbaikan cacat bawaan, atau cacat lahir, pada bayi baru lahir. 
  • Trauma. Operasi trauma terjadi ketika seorang anak mengalami cedera sedang hingga parah seperti patah tulang, luka bakar, atau cedera internal. Inilah salah satu alasan utama mengapa anak-anak mendapatkan perawatan medis yang intensif. 
  • Onkologi anak. Pediatric onkologi mengobati anak-anak yang menderita kanker atau tumor. 

Kapankah Anda harus mengunjungi atau tanya dokter bedah anak?

Dokter spesialis bedah anak bertugas merawat, mengobati, dan mengelola kebutuhan bedah anak termasuk:

  • Pembedahan untuk kelainan selangkangan di masa kanak-kanak dan remaja yang meliputi testis yang tidak turun, hernia, hidrokel, dan varikokel
  • Perbaikan cacat lahir secara bedah
  • Cedera serius yang memerlukan pembedahan (misalnya luka pisau, atau cedera lainnya)
  • Diagnosis dan perawatan bedah tumor
  • Operasi transplantasi
  • Prosedur endoskopi, seperti bronkoskopi-pemeriksaan yang dilakukan untuk mengecek bagian dalam paru-paru dan saluran napas menggunakan alat bernama bronkoskopi yang biasanya dilakukan untuk mendiagnosa adanya infeksi, tumor atau penyakit pada paru-paru, esophagogastroduodenoscopy-merupakan prosedur endoskopi yang memperlihatkan saluran pencernaan atas dan usus dua belas jari dan prosedur ini biasanya dilakukan untuk mendiagnosis bagian sistem pencernaan, kolonoskopi-adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi perubahan atau abnormalitas usus besar dan rektum).
  • Semua prosedur bedah lainnya untuk anak-anak

Ahli bedah anak mungkin melakukan operasi untuk bayi kecil yang lahir pada usia kehamilan 25 minggu atau untuk remaja setinggi enam kaki. Jenis pembedahannya pun sangat luas dan meliputi:

  • Perut 
  • Toraks (anomaly esophagus, paru-paru, dan bronkial)
  • Operasi trauma
  • Transplantasi
  • Endoskopi
  • Laparoskopi
  • Urologi

Bedah spesialis anak meliputi:

  • Operasi neonatal (seringkali untuk kelainan kongenital seperti cacat pada dinding perut dan hernia diafragma)
  • Operasi usus besar
  • Operasi trauma besar
  • Operasi onkologi

Faktanya, hanya 11% operasi pada anak-anak yang dilakukan oleh ahli bedah anak. Sisanya dilakukan oleh ahli bedah spesialis lain, beberapa diantaranya mengkhususkan diri pada kasus anak. Ini pun termasuk bedah umum, ortopedi, plastik, mulut dan mata serta THT dan urologi. Spesialis dewasa dapat bekerja dan bermitra dengan ahli bedah anak untuk mengobati gangguan masa kanak-kanak yang tidak umum seperti tiroid dan kondisi gastrointestinal tertentu. 

Jadi, jika Anda memiliki pertanyaan seputar masalah bedah anak atau si kecil mengalami beberapa gejala yang tidak biasa ada baiknya untuk mengkonsultasikan hal tersebut pada dokter bedah anak pilihan Anda. Anda pun dapat tanya dokter bedah anak dengan membuat janji terlebih dahulu.