loperamide
Obat

Perhatikan Aturan Mengonsumsi Loperamide, Obat Pereda Diare yang Ampuh

Loperamide adalah obat yang berfungsi untuk membantu meredakan diare. Penggunaannya akan membantu mengurangi gejala diare yang muncul. Akan tetapi penyebab diare seperti infeksi bakteri tidak dapat disembuhkan dengan loperamide. Obat ini akan membuat feses menjadi lebih padat dan memperlambat gerak usus. Dengan melambatnya gerakan usus, maka penyerapan cairan dan nutrisi makanan pun bisa lebih maksimal.

Aturan untuk mengonsumsi loperamide

Agar bisa mendapat manfaat maksimal, Anda perlu mengonsumsi loperamide dengan cara yang tepat. Obat ini memiliki sediaan dalam bentuk tablet, kapsul, dan liquid. Ikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi loperamide. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi loperamide.

  • Minum obat loperamide setelah Anda Buang Air Besar (BAB).
  • Konsumsi air yang cukup untuk menghindari terjadinya dehidrasi selama menggunakan obat loperamide.
  • Konsumsi makanan yang lunak dan tidak melukai lambung selama proses mengunakan obat loperamide.
  • Dosis yang diberikan oleh dokter akan disesuaikan dengan kondisi tubuh, berat badan, dan usia pasien.
  • Tablet loparamide perlu langsung ditelan (jangan dihancurkan, dibelah, atau digerus) kecuali pada tablet kunyah.
  • Untuk loperamide dalam bentuk tablet kunyah perlu diminum ketika perut kosong. Anda juga perlu mengunyah hingga lembut sebelum menelan obat ini agar khasiatnya maksimal.
  • Loperamide sediaan liquid hanya diberikan pada anak usia 2-6 tahun.

Efek samping loperamide

Obat loperamide juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Efek samping yang umum terjadi dan tergolong ringan setelah mengonsumsi loperamide yaitu:

  • Mengantuk
  • Pusing
  • Sembelit
  • Lelah
  • Ruam kulit
  • Gatal ringan
  • Nyeri perut ringan

Efek samping parah juga mungkin muncul. Jika berbagai gejala berupa efek samping parah muncul maka Anda perlu menghentikan penggunaan obat segera hubungi dokter.

  • Diare semakin memburuk
  • Nyeri perut semakin kuat
  • Diare berdarah atau cair seperti air
  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Bengkak di wajah atau lidah
  • Nyeri kulit
  • Ruam keunguan dan melepuh
  • Rasa terbakar pada mata


Kondisi khusus yang perlu diperhatikan

Kondisi khusus berupa riwayat penyakit tertentu bisa berpengaruh pada penggunaan loperamide. Penting bagi Anda untuk konsultasi terkait riwayat penyakit pada dokter sebelum mengonsumsi loperamide. Beberapa kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai yaitu:  

  • Kerusakan hati
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Sakit perut tanpa diare
  • Penyakit radang usus akut
  • Distensi abdomen

Interaksi loperamide dengan obat lain

Selain kondisi medis seseorang, interaksi obat juga perlu diperhatikan guna mengurangi risiko efek samping yang mungkin muncul. Anda perlu menghindari mengonsumsi loperamide bersamaan dengan obat tertentu. Berikut ini merupakan beberapa obat lain yang dapat menimbulkan interaksi jika digunakan bersamaan dengan loperamide serta efek samping interaksi yang ditimbulkan.

  • Inhibitor P-glikoprotein (quinidine, ritonavir) yang digunakan bersama dengan loperamide akan meningkatkan kadar plasma.
  • Obat-obatan berupa antikolinergik, antispasmodik, morfin, antidepresan trisiklik, dan antihistamin yang digunakan bersama dengan loperamide akan membuat efek samping berupa sembelit.

Satu hal yang perlu diingat bahwa loperamide tidak dapat  mengatasi infeksi bakteri yang seringkali menjadi penyebab terjadinya diare. Obat ini lebih cocok digunakan untuk pasien diare dengan penyakit radang usus. Penggunaan loperamide sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sehingga bisa mendapatkan dosis yang tepat dan sesuai. Selain itu, dengan pengawasan dokter maka risiko efek samping obat juga dapat ditekan. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter secara online malalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.