Penyakit

4 Terapi Pengobatan Vertigo yang Harus Anda Ketahui

Vertigo merupakan suatu gejala di mana seseorang akan merasakan sensasi berputar hingga sulit menjaga keseimbangan tubuh dan melakukan aktivitas sehari-hari. Serangan vertigo bisa saja terjadi secara tiba-tiba, dalam waktu beberapa detik, atau bahkan bertahan cukup lama. Jika  Anda mengalami vertigo yang cukup parah, gejala ini akan muncul selama beberapa hari dan dapat terjadi secara berulang. Oleh sebab itu, Anda penting melakukan pengobatan vertigo untuk mengatasinya, sehingga dapat melakukan aktvitas kembali dengan normal.

Apa yang menyebabkan gejala vertigo?

Umumnya, vertigo disebabkan oleh masalah di bagian otak tertentu atau gangguan keseimbangan pada telinga bagian dalam. Penyebab vertigo lainnya adalah :

  1. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV), yaitu gerakan keseimbangan perifer memicu vertigo.
  2. Migrain atau sakit kepala hebat.
  3. Labyrinthitis, yaitu adanya infeksi telinga bagian dalam.
  4. Vestibular neuronitis, yaitu radang saraf vestibular yang menjalar ke telinga bagian dalam dan mengirim pesan ke otak yang membantu mengendalikan keseimbangan tubuh.

Penyebab vertigo setiap orang bisa saja berbeda-beda, sehingga pengobatan vertigo akan disesuaikan pula dengan penyebabnya. Selain itu, mungkin saja Anda akan mengalami gejala tambahan lainnya, seperti suhu tubuh tinggi, telinga berdenging (tinnitus), dan gangguan pendengaran.

Pengobatan vertigo apa yang bisa dilakukan?

Sebagian besar, kasus ini dapat sembuh dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan vertigo. Namun, ada sebagian penderita yang mengalami vertigo secara berulang selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, sehingga butuh cara untuk mengatasinya. Beberapa pengobatan vertigo yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut.

Rehabilitasi vestibular.

Pengobatan vertigo dengan terapi fisik ini bertujuan membantu memperkuat sistem vestibular. Fungsi sistem vestibular adalah untuk mengirim sinyal ke otak tentang gerakan kepala dan tubuh relatif terhadap gravitasi. Rehabilitasi vestibular bisa dilakuakn jika Anda mengalami vertigo berulang. Terapi ini akan membantu melatih panca indera Anda yang lain untuk mengkompensasi gejala vertigo.

Canalith repositioning Manuver.

American Academy of Neurology merekomendasikan serangkaian gerakan kepala dan tubuh spesifik untuk mengatasi Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). Gerakan ini dilakukan untuk mengeluarkan cadangan kalsium yang bergerak bebas kembali ke ruang telinga bagian dalam, sehingga dapat diserap oleh tubuh. Gejala vertigo selama terapi berlangsung bisa saja muncul, tetapi dokter akan membimbing gerakan agar tetap aman dan efektif.

Obat-obatan.

Di sisi lain, pengobatan vertigo melalui obat-obatan dapat diberikan untuk meringankan gejala, seperti mual atau mabuk karena vertigo. Jika vertigo Anda disebabkan oleh infeksi atau peradangan, maka dokter akan meresepkan obat antibiotik atau steroid untuk mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan infeksi.

Jika Anda memiliki penyakit Meniere, dokter bisa saja meresepkan obat diuretik (pil air) untuk mengurangi tekanan akibat penumpukan cairan. Selain itu, mungkin Anda akan diberikan obat-obatan, seperti meclizine, glikoprolrolat, atau lorazepam untuk membantu meringankan pusing karena kondisi ini.

Operasi.

Tindakan ini adalah pilihan terakhir jika dengan dengan terapi non-bedah tidak mampu membuat kondisi Anda lebih baik. Selain itu, jika kasus vertigo disebabkan oleh masalah mendasar yang serius, seperti tumor atau cedera pada otak atau leher, maka operasi dapat membantu meringankan vertigo.

Itulah 4 terapi pengobatan vertigo yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi vertigo. Jika Anda gejala vertigo muncul secara tiba-tiba, maka segera ambil posisi yang nyaman sambil bantuan medis datang. Diskusi dan konsultasikan ke dokter untuk menentukan terapi mana yang tepat dan sesuai dengan kondisi Anda saat ini.