Penyakit

Daftar Penyebab Osteoporosis yang Perlu Diwaspadai

Osteoporosis merupakan penyakit bersinggungan sama kepadatan tulang. Mereka yang mengalami penyakit itu, kerap kali ditandai dengan penurunan kepadatan tulang. Berbagai sumber menjelaskan, osteoporosis cenderung dialami oleh perempuan. Namun demikian, para lelaki juga berisiko, meski tingkatnya tak lebih tinggi daripada perempuan. Berkaitan dengan penyakit ini, tentu salah satu yang menjadi pertanyaan kita semua adalah apa saja penyebab osteoporosis. 

Oleh karena itulah, kemudian artikel ini ditulis dengan poin utamanya adalah menjabarkan penyebab penyakit. Adapun penyebab osteoporosis yang pertama adalah berkaitan dengan gaya hidup. Oleh beberapa sumber kesehatan dikatakan, kebiasaan merokok dan meminum minuman beralkohol merupakan salah satu penyebab munculnya penyakit tersebut. 

Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol ini pada beberapa orang mungkin baru dirasakan saat sudah tua karena osteoporosis kerap terjadi di usia senja. Namun demikian, banyak sumber yang mengatakan orang yang masih di usia produktif ternyata bisa juga menjadi rentan mengalami osteoporosis kalau punya kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol. 

Adapun rokok dan alkohol dapat menjadi penyebab osteoporosis karena keduanya mengandung zat yang bisa menghambat penyerapan kalsium. Padahal, kita sudah tahu bersama kalau tulang kita membutuhkan kalsium. 

Lantaran kalsium merupakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tulang, maka orang yang kekurangan kalsium jadi rentan mengalami osteoporosis. Adapun kurang kalsium bisa menjadi penyebab osteoporosis karena kalsium adalah mineral yang amat dibutuhkan dalam pembentukan tulang. Sehingga, kekurangan kalsium membuat orang menjadi rentan mengalami osteoporosis di usia tuanya. 

Menjaga kesehatan adalah hal penting. Salah satu yang bisa dilakukan adalah olahraga. Berkaitan dengan hal itu, ternyata penyebab lain munculnya osteoporosis adalah kurang olahraga. Perlu kita ketahui, olahraga ialah aktivitas yang bagus untuk melatih kekuatan tulang. Apabila seseorang jarang berolahraga, maka itu malah meningkatkan risiko tulang menjadi mudah keropos. Oleh karena itulah, jarang olahraga menjadi penyebab osteoporosis. 

Selain hal di atas, ternyata penyebab osteoporosis yang lain adalah adanya gangguan pada hormon. Adapun kondisi hormon yang bisa meningkatkan risiko osteoporosis adalah berkurangnya hormon estrogen dan testosteron, gangguan kelenjar adrenal, hiperparatiroidisme, hipotiroidisme, dan gangguan kelenjar di bawah otak. 

Selain gangguan hormon, gangguan pada kesehatan juga bisa menjadi penyebab osteoporosis. Gangguan yang bisa meningkatkan risiko penyakit tersebut ialah gangguan pencernaan, fibrosis kistik, dan lain sebagainya. Adapun untuk penyebab lain adalah kurang asupan vitamin D. Hal itu karena vitamin D memiliki peran penting untuk membantu tubuh menyerap kalsium. Sehingga, kalau kurang vitamin D, maka tubuh tidak optimal dalam menyerap kalsium dan itu sangat berpengaruh pada tulang. 

Sementara penyebab osteoporosis yang terakhir adalah efek samping dari penggunaan obat. Berbagai sumber menjelaskan, salah satu efek samping dari obat jenis kortikosteroid dan antikejang adalah memicu terjadinya osteoporosis. Oleh karena itu, dalam penggunaan obat kita harus lebih bijak, ya. Tentunya juga jangan sampai obat yang dikonsumsi tidak sesuai anjuran atau resep dokter. 

Demikianlah beberapa penyebab osteoporosis yang bisa disampaikan. Terlepas dari penjelasan di atas, bukan tak mungkin masih ada penyebab lainnya. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya pembaca mencari lagi referensi tambahan atau langsung bertanya kepada dokter. 

Di sisi lain, lantaran kita sudah tahu beberapa penyebab osteoporosis, maka mulai sekarang kita bisa memulai pola hidup sehat agar di usia senja terhindar dari penyakit tersebut. Akhir kata, semoga artikel ringkas ini dapat membantu pembaca sekalian. Tentunya harapan terbesar adalah kita semua selalu dalam keadaan sehat.

Osteocal untuk osteoporosis
Uncategorized

Tips Cegah Osteoporosis, Osteocal Salah Satunya

Osteoporosis erat kaitannya dengan pertambahan usia. Kebanyakan penderita penyakit yang menyebabkan tulang lemah dan rapuh ini adalah para orang tua. Namun tidak menutup kemungkinan, Anda yang masih berada di usia produktif pun bisa tertimpa masalah pengeroposan tulang yang satu ini. 

Karena itu, penting melakukan tindakan pencegahan dengan memperkuat tulang lewat asupan vitamin D dan kalsium yang cukup. Anda pun bisa mengandalkan suplemen seperti Osteocal yang mengandung 1.250 kalsium karbonat. Dengan demikina, Anda bisa menimalkan risiko mudah terjatuh maupun patah tulang akibat pengeroposan tulang yang tidak diharapkan. 

Tentunya pengonsumsian Osteocal hanyalah salah satu cara mencegah osteoporosis. Masih banyak cara lain yang dapat Anda lakukan untuk menghindari pengeroposan tulang yang terlalu cepat. Beberapa cara di bawah ini bakal sangat efektif. 

Konsumsi Makanan Kaya Kalsium dan Vitamin D 

Kalsium dan vitamin D yang memadai adalah kunci untuk menjaga kesehatan maupun kepadatan tulang. Anda bisa mendapatkan kalsium dan vitamin D dari berbagai makanan. Jika memang ingin mencegah osteoporosis, perbanyaklah mengonsumsi ikan laut berlemak, seperti ikan salmon, tuna, maupun ikan sarden. Mengonsumsi sayuran hijau tua, seperti kangkung maupun brokoli juga bisa membantu pemerolehan kalsium maupun vitamin D bagi tulang Anda. Pilihan lainnya, Anda bisa sarapan dengan sereal yang dilengkapi susu rendah lemak untuk mencukupi kebutuhan vitamin D maupun kalsium. Pasalnya, makanan-makanan untuk sarapan tersebut umumnya sudah diperkaya dengan kedua nutrisi tersebut. 

Lakukan Olahraga Pendukung Tulang 

Sama seperti otot, Anda perlu melatih tulang jika ingin menjaga kekuatan dan kepadatannya. Biasakanla melakukan olahraga secara rutin minimal 150 menit dalam seminggu. Ada beberapa olahraga yang memang bisa sangat mendukung kekuatan tulang. Untuk mencegah pengeroposan tulang, Anda disarankan melakukan olahraga yang berhubungan dengan menahan beban, baik beban tubuh maupun beban dari luar. Contohnya adalah melakukan olahraga angkat beban maupun squats

Pertimbangkan Suplemen Penunjang 

Harus diakui belum tentu makanan yang Anda konsumsi tiap hari bisa memenuhi kebutuhan vitamin D maupun kalsium untuk mencegah osteoporosis datang lebih cepat. Karena alasan inilah, tidak jarang dokter akan menyarankan Anda mengonsumsi suplemen guna pemenuhan kedua nutrisi tersebut yang optimal. Saat ini sudah banyak suplemen pendukung tulang yang bisa membantu Anda terhindar dari pengeroposan tulang yang terlalu cepat, seperti Osteocal maupun lainnya yang ramai di pasaran. Suplemen-suplemen tersebut aman dikonsumsi, namun jika Anda memiliki masalah penyakit yang berhubungan dengan ginjal, konsultasikan terlebih dahulu pemakaiannya kepada dokter. 

Tidak untuk Merokok 

Hapuskan rokok dala hidup Anda atau jangan pernah mengenalnya sama sekali. Rokok hanya mendatangkan masalah untuk kesehatan Anda karena menjadi sumber berbagai penyakit. Rokok juga rentan menimbulkan peradangan di tubuh, tidak terkecuali tulang, yang lambat laun bisa memicu osteoporosis. Jadi, teguhkan hati untuk selalu mengatakan tidak pada kebiasaan merokok. 

Batasi Asupan Alkohol 

Kebiasaan lainnya yang rentan membuat tulang keropos adalah terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Sama seperti rokok, alkohol akan memicu peradangan ekstrem pada tubuh Anda, tidak terkecuali di tulang maupun otot. Jika hal ini terus terjadi, masalah pengeroposan pun akan menjadi isu yang sulit Anda hindari. Bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi alkohol sama sekali, namun idealnya untuk jenis asupan ini Anda hanya boleh mengonsumsinya sebanyak 14 gelas dalam seminggu atau maksimal 2 gelas dalam sehari. 

Jangan Lupa Berjemur 

Bersyukurlah karena tinggal di Indonesia karena artinya cara untuk mencegah osteoporosis sebenarnya tersaji tiap pagi. Berada di kisaran garis khatulistiwa, Indonesia sangat kaya akan sinar matahari. Sinar ini bisa memicu produksi vitamin D pada tubuh Anda sekaligus membantu tubuh menyerap kalsium. ANda hanya perlu berjemur tiap hari pada jam-jam tertentu—disarankan pukul 11.00—13.00—dengan kisaran waktu cukup 15 menit. Proses berjemur ini bisa sangat membantu memperkuat gigi dan tulang, yang pada gilirannya membantu mencegah kondisi seperti osteoporosis.

Tidak sulit bukan melakukan pencegahan agar tulang tidak cepat keropos? Yuk, mulai rajin berolahraga dan rutin mengonsumsi Osteocal serta makanan penunjang lainnya untuk kondisi tulang yang senantiasa kuat dan padat.