Waspada 5 Gejala Stroke Iskemik yang Membahayakan

Stroke iskemik dan stroke hemoragik sama-sama berbahaya namun beda penyebabnya

Sampai saat ini stroke masih menjadi penyakit mematikan yang menjadi salah satu sumber kematian terbesar di dunia. Di Indonesia sendiri berdasarkan Riset Kesehatan Dasar, sebanyak 10,9% dari total penduduk nusantara ternyata terindikasi mengidap stroke. Kebanyakan dari para para penderita stroke dinyatakan mengidap stroke iskemik. 

Stroke iskemik merupakan jenis penyakit stroke yang terjadi karena ada penyumbatan aliran darah ke otak. Pemicunya biasa disebabkan oleh lemak yang menggumpal dan membeku. Kondisi ini pada khirnya membuat sel-sel jaringan otak mati secara perlahan bahkan ada yang secara mendadak sebab kekurangan oksigen. 

Kematian perlahan sel jaringan otak tentunya tidak bisa dibiarkan begitu saja. Tindakan cepat dan tepat perlu segera dilakukan agar kondisi stroke ini tidak sampai tahap mematikan. Karena itu mengetahui gejala stroke iskemik sangat diperlukan agar tingkat kewaspadaan meninggi dan bisa segera mengambil penanganan yang tepat guna. Berikut ini adalah beberapa gejala stroke iskemik yang perlu Anda waspadai. 

  • Mati Rasa Mendadak 

Gejala yang paling mudah disadari dari serangan stroke iskemik adalah mati rasa mendadak. Kondisi mati rasa ini membuat bagian tertentu di tubuh Anda tiba-tiba terasa sangat lemah sampai tidak mampu digerakkan. 

Mati rasa yang merupakan gejala stroke umumnya terjadi di bagian wajah, tangan, ataupun kaki. Uniknya, kondisi mati rasa tersebut biasanya hanya terjadi di salah satu sisi bagian tubuh, seperti bagian kiri saja atau kanan saja. 

  • Penglihatan Kabur 

Kalau Anda tiba-tiba merasa penglihatan menjadi bermasalah, jangan pandang remeh. Cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter. Pasalnya, penglihatan yang tiba-tiba kabur merupakan salah satu gejala ada bagian sel otak yang mati perlahan sehingga berpengaruh ke mata Anda. 

Khususnya bagi Anda yang selama ini tidak ada masalah penglihatan, penglihatan yang tiba-tiba terasa kabur sangat mungkin menjadi gejala stroke iskemik. Cobalah untuk segera memeriksakan diri ke dokter mata. Jika tidak ada masalah terkait mata minus, silinder, ataupun plus; sangat mungkin itu adalah gejala stroke yang benar-benar nyata. 

  • Kesulitan Berbicara 

Orang yang terserang stroke iskemik juga kerap mengalami masalah awal di bagian alat bicara. Tiba-tiba saja, ia akan mendadak cadel atau kesulitan mengucapkan kata-kata yang sebenarnya umum dia ujarkan tiap harinya.  Tidak hanya itu, orang yang menderita kematian sel otak karena penyumbatan darah juga akan sulit mengerti apa yang sedang orang lain bicarakan. 

Kesulitan berbicara ini dikarenakan respons dari otak ke bagian alat wicara menjadi terganggu akibat adanya sel yang mati perlahan. Kondisi kesulitan berbicara ini bisa jadi akan terus menjangkiti penderita stroke iskemik, walaupun masalah utama strokenya sudah ditangani. Perlu alat latihan bicara secara khusus agar masalah kesulitan berbicara ini bisa teratasi. 

  • Kebingungan 

Kondisi penyumbatan di otak pada pasien stroke juga kerap menimbulkan masalah di bagian pola pikirnya. Tidak jarang pada pasien yang belum terdiagnosis, masalah pikiran yang menjadi sulit sinkron menjadi gejala yang harus diwaspadai. 

Salah satu masalah pikiran itu terlihat dari sikap penderita stroke yang kerap mengalami kebingungan. Karena itu, ketika Anda merasa kebingungan mendadak yang tiba-tiba, cobalah untuk memeriksakan diri ke medis secara total. Jangan-jangan itu gejala stroke iskemik. 

  • Sakit Kepala Parah

Jangan remehkan sakit kepala! Bisa jadi itu juga merupakan gejala stroke iskemik yang perlahan sedang menyerang Anda. Cobalah untuk menganalisis sendiri pada tahap awal bagaimana kondisi sakit kepala yang Anda rasakan. 

Apabila Anda terlalu sering merasa sakit kepala secara keseluruhan, itu patut dicurigai. Sakit kepala parah yang tidak kunjung mereda dengan istirahat juga tidak boleh disepelekan. Memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah itu berhubungan dengan penyumbatan aliran darah di otak bisa menjadi penyelamat Anda agar tidak langsung terserang stroke iskemik yang sudah masuk tahap parah. 

Dengan pengetahuan yang mumpuni mengenai gejala stroke iskemik, Anda bisa meminimalkan risiko dari penyakit ini. Anda pun bisa lebih cepat pulih dan kembali beraktivitas secara optimal jika sudah mendapatkan perawatan yang tepat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *